Review Komik Shazam! #3 (DC Comics, 2019)

Di cerita sebelumnya, Billy Batson dan sahabat-sahabatnya sesama keluarga Shazam akhirnya memutuskan untuk pergi menuju Funlands. Tempat tersebut ternyata adalah taman bermain super besar yang meriah dan dipenuhi anak-anak. Lebih mengagetkan lagi, di sana mereka bertemu dengan King Kid, yang mengaku sebagai anggota ketujuh dari Shazam Family. Apa yang sebenarnya terjadi? Benarkah King Kid adalah bagian dari keluarga Shazam? Temukan jawabannya di sinopsis komik Shazam! #3 berikut ini.

Sinopsis Komik *SPOILER*

Review Komik Shazam! #3 (DC Comics, 2019)

“SHAZAM! AND THE SEVEN REALMS” continues! Billy Batson’s world is turned upside down by a figure from the past while Mary, Freddy and the rest of the Shazam Family enter a realm of endless amusements, candy factories and friends in the Funlands! But what’s the catch? Plus, a shocking development within the Library of Eternity!

Story: Geoff Johns
Art: Dale Eaglesham, Marco Santucci, Mayo “Sen” Naito
Color: Mike Atiyeh
Letter: Rob Leigh
Judul Edisi: The Seventh Champions Chapter 3
Tanggal Rilis: 27 Februari 2019

WARNING! Tulisan di bawah ini mengandung spoiler!

Sembari menceritakan tentang Magiclands dan masa lalunya — dimana Funlands merupakan hasil ciptaan imajinasinya — King Kid meminta pada yang lain agar ia ditasbihkan menjadi anggota keluarga yang ketujuh. Darla sempat hendak membocorkan kata rahasia mereka, namun Mary mencegahnya karena ia belum benar-benar percaya pada King Kid.

Mary mengajak yang lain untuk mendiskusikan hal tersebut di rumah. Begitu mengetahui bahwa Billy dkk memiliki rumah, bahkan tinggal bersama orang dewasa, King Kid memerintahkan anak buahnya, para badut-badut kecil, untuk menyergap mereka semua. Tidak ketinggalan mulut mereka sebisa mungkin disekap supaya tidak bisa berubah.

Dengan Mary, Darla, dan Freddy tertangkap, tersisa Billy, Eugene, dan Pedro. Tanpa membuang waktu mereka segera berubah wujud menjadi dewasa dengan mengucapkan kata ajaib “Shazam”. Sayangnya, usaha mereka sia-sia. Billy yang hendak menangkap King Kid terlebih dahulu mampu dilumpuhkan oleh King Kid. Sedangkan Eugene dan Pedro, yang berusaha mengejar para badut yang membawa Freddy dan Darla, justru terlempar masuk ke area Gamelands.

Sementara itu, Freddy dan Darla sendiri ternyata ‘dibuang’ oleh para badut ke area Wildlands.


Dari semua seri komik Shazam, mungkin yang sedang berjalan ini yang paling menyenangkan buat diikuti. Sejauh ini perpaduan unsur dunia anak-anak dan dewasa (superhero) terasa pas. Dialognya mudah diikuti meski terkadang padat. Dan yang paling perlu diacungi jempol adalah artworknya. Bukan menakjubkan, tapi sekali lagi, menyenangkan untuk dilihat.

Yang bikin deg-degan adalah cliffhanger dari alur Freddy dan Darla. Di area dimana terlihat binatang bisa bertingkah layaknya manusia itu, si polisi kucing mengatakan bahwa mereka hendak mengumpankan keduanya pada macan. Apakah bakal ada twist dimana si macan ternyata Tawky Tawny? Patut ditunggu kelanjutannya.

OK Google, tema artikel yang berhubungan: , ,

Reply