Review Komik Shazam! #14 (DC Comics, 2020)

Di cerita sebelumnya, dengan cerdik Billy Batson (Shazam) memanfaatkan salah satu mantra dalam Book of Champhions untuk mengecilkan dirinya sendiri sekaligus memindahkannya ke dalam otak C.C. agar bisa berhadapan langsung dengan Mr. Mind yang bersembunyi di sana. Akankah kali ini Billy berhasil mengalahkannya? Simak akhir kisahnya dalam sinopsis komik Shazam! #14 berikut. Cekidot!

Sinopsis Komik *SPOILER*

Review Komik Shazam! #14 (DC Comics, 2020)

After a night battling robots across the globe, Billy Batson finds out not everyone loves superheroes when one of his teachers unleashes a lecture on the ethics of unchecked power and privilege. It’ll take more than just the wisdom of Solomon for the teen hero to figure this one out.

Story: Geoff Johns
Art: Scott Kolins, Dale Eaglesham
Color: Michael Atiyeh
Letter: Rob Leigh
Judul Edisi: Shazam! And The Seven Magiclands Chapter 13
Tanggal Rilis: 1 September 2020

WARNING! Tulisan di bawah ini mengandung spoiler!

Di tengah-tengah pertarungan antara Shazam! Family melawan Monsters Society, Superboy Prime tiba-tiba nimbrung dan langsung membunuh Scape Goat dengan satu pukulan saja.

Billy mulai bertarung melawan Mr. Mind di dalam tubuh C.C. Di luar dugaan, Mr. Mind cukup sulit untuk dikalahkan. Apalagi ia berulangkali memprovokasi pikiran Billy dengan menyatakan bahwa ayahnya tidak pernah mempedulikannya. Hal itu membuat konsentrasi Billy terganggu.

Secara mengejutkan, Mr. Mind mengklaim bahwa ia sengaja menunjukkan kenyataan pahit itu karena ingin agar Shazam bergabung dengan Monsters Society. Billy menolak mentah mentah karena merasa tidak sama seperti mereka.

Di saat terdesak, Billy menyadari satu hal. Bahwa untuk merapal mantranya, Mr. Mind menggunakan sebuah speaker elektronik yang dikalungkan di lehernya. Ia pun lantas menghantam speaker tersebut.

Tubuh C.C. langsung mengeluarkan cahaya terang. Energi sihir berpencar dari dalam tubuhnya, menyerang para anggota Monsters Society. Superboy Prime sendiri merasa senang karena energi tersebut justru menambah kekuatannya.

Pasca kejadian tersebut, Tawny Tiger kembali ke wujud aslinya.

Sesaat kemudian Billy (masih dalam kondisi tubuh super mini) muncul dengan membawa Book of Champhion. Tanpa membuang waktu, ia merapal mantra untuk mengembalikan ukuran tubuhnya ke bentuk semula. Namun di saat hendak memisahkan kembali dunia Seven Magiclands, Superboy Prime menyerang saudara saudarinya tanpa basa basi.

Billy yang tidak mengenali Superboy Prime kebingungan dengan aksi ganas Superboy Prime itu. Hal itu membuat Superboy Prime makin emosi. Tak lama Black Adam bergabung dengan Billy. Ia meminta Billy untuk mengembalikan Seven Magiclands seperti semula sementara ia menghadapi Superboy Prime. Billy menolak. Ia ingin bersama-sama dengan Black Adam untuk menyelesaikan masalah mereka itu. Black Adam pun setuju.

Pertarungan Superboy Prime melawan kolaborasi Shazam dan Black Adam dimulai. Meski kebal terhadap sihir, pada dasarnya Superboy Prime tetap bisa tersakiti atau terluka olehnya. Menyadari hal itu, Billy berencana agar ia dan Black Adam mengucapkan kata rahasia mereka untuk mengalahkan Superboy Prime.

Black Adam sempat ragu. Ia bakal langsung berubah menjadi abu jika mengucapkan kata rahasianya. Billy meyakinkan bahwa sebelum itu terjadi, ia akan membagi kekuatannya dengan Black Adam. Dan Billy menepati janjinya.

Dengan berhasil ditaklukkannya Superboy Prime, Billy bisa dengan tenang merapal mantra untuk mengembalikan Seven Magiclands. Pun begitu, dalam hati ia berjanji akan membantu menyelesaikan masalah yang ada di masing-masing Magiclands.

Billy lantas menghampiri ayahnya yang sudah tidak lagi memiliki kekuatan Shazam. C.C. ternyata tidak ingat sama sekali dengan apa yang sudah terjadi selama ini. Ia juga tidak mengenali Billy dalam sosok Shazam. Saat ditanya mengenai Billy, C.C. mengaku bahwa ia tidak mempedulikannya dan tidak pernah berusaha mencarinya. Kenyataan itu membuat Billy sedih.

Sepeninggal C.C., saudara saudari Billy perlahan menghampiri Billy dan memeluknya. Black Adam kemudian mengatakan bahwa selama Billy dkk tidak datang ke Kahndaq maka hubungan mereka dengannya akan baik-baik saja. Superboy Prime sendiri belakangan diserahkan oleh Billy pada Justice League.

Tawny Tiger memutuskan untuk tinggal bersama Billy dan keluarganya. Mereka sempat dihukum oleh Victor dan Rosa, orangtua angkat mereka, untuk tidak menggunakan kekuatan Shazam selama 2 minggu. Setelahnya, satu persatu urusan di Magiclands mereka selesaikan. Mulai dari Wozenderlands, Darklands, hingga Gamelands.

Dari suatu tempat, Great Wizard memperhatikan aksi Billy dan rekan-rekannya. Ia kini percaya sepenuhnya kepada Billy. Termasuk anggota ketujuh keluarga Shazam pilihan Billy nantinya.

Di halaman terakhir, terlihat bahwa anggota ketujuh yang terpilih adalah Black Adam.


Dengan kekuatan Superboy Prime yang sedemikian dahsyat, agak aneh melihat pertarungannya melawan Shazam dan Black Adam terlihat begitu cemen. Dengan mengabaikan ketidakrapian naskah, kemungkinan terbesar alasannya adalah terkurungnya Superboy Prime di dalam kegelapan sehingga tidak mendapat asupan energi matahari yang cukup. Hal itu membuat kekuatannya untuk saat ini sudah jauh berkurang. Tapi setidaknya kini karakternya sudah dihadirkan kembali dalam canon. Kita lihat saja nanti bagaimana sepak terjang Superboy Prima di jagat DC setelah sekian lama vakum.

Oh ya, serial komik Shazam! ini bakal berakhir di edisi #15 mendatang. Bocorannya hanya akan ada cerita filler di edisi tersebut. Jika memang iya, maka ini adalah sinopsis terakhir dari serial tersebut. Tapi jika memang ceritanya menarik atau berhubungan dengan film “Shazam! 2” ya bakalan saya tulis sinopsisnya. Oke, ges?

OK Google, tema artikel yang berhubungan: , ,

Reply