Review Komik Remains (IDW, 2004)

“Remains” adalah komik miniseri bertemakan zombie dengan latar dunia pasca-apokaliptik. Diterbitkan oleh IDW Publishing pada tahun 2004 silam, kisahnya sudah pernah diadaptasi ke dalam film layar lebar dengan Grant Bowler dan Evalena Marie sebagai bintang utamanya. Ada sedikit pengembangan cerita di versi bioskopnya, wajar mengingat versi aslinya yang ada di komik memang terlalu to the point. Seperti apa ceritanya? Simak sinopsis dan review singkatnya di bawah ini.

Sinopsis Komik *SPOILER*

Review Komik Remains (IDW, 2004)

When the world goes mad, a blackjack dealer and an exotic dancer are mysteriously spared. But now they’re trapped in Reno, surrounded by a veritable army of the undead – and with no idea what might wait for them beyond the city limits if they can escape. Are they the last man and woman on Earth? And if so, how long can they last?

Story: Steve Niles
Art: Kieron Dwyer
Judul Edisi: –
Tanggal Rilis: Mei – Agustus 2004

WARNING! Tulisan di bawah ini mengandung spoiler!

Tahun 2005. Presiden AS yang baru berhasil mengajak seluruh penguasa dunia untuk melakukan perdamaian dan memusnahkan senjata-senjata nuklir mereka. Untuk memfasilitasinya, diciptakan sebuah alat bernama Nuke Oven yang bisa menetralisir kekuatan nuklir tersebut. Alat tersebut dibuat di Nevada dan proses aktivasinya akan disaksikan oleh ribuan orang tamu undangan.

Salah satu di antaranya membawa putra mereka yang bernama Spaulding. Spaulding yang bandel nekat menyusup masuk ke ruang kontrol dan, tanpa sempat dicegah oleh yang lain, menekan tombol aktivasi nuklir. Dengan seluruh senjata nuklir di dunia yang sudah sebelumnya dikumpulkan di tempat tersebut, efek ledakannya tidak hanya menghancurkan Nevada, melainkan juga seluruh dunia.

Sebagian yang terkena ledakan tentu saja tewas. Sebagian lagi, terpengaruh oleh radiasi nuklir, berubah menjadi zombie pemangsa manusia. Nyaris tidak ada umat manusia yang selamat.

Beberapa saat sebelum insiden nuklir, Tom Bennett, pegawai kasino Silver Star Hotel and Casino di Reno, Nevada, menyusup ke dalam brankas untuk bercumbu mesra dengan Tori, pelayan kasino. Tanpa disangka, perbuatan mesum mereka justru menyelamatkan keduanya dari radiasi nuklir. Keluar dari brankas, tidak ada satu orang pun yang tersisa. Hanya mereka berdua.

Waktu berlalu. Tom dan Tori sudah beradaptasi dengan kondisi dunia saat ini. Dengan sumber daya yang ada, mereka menjaga kota mereka tidak hanya dari zombie, melainkan juga dari orang-orang lain yang berniat menjarah bahan makanan yang tersisa di kota.

Hingga suatu ketika, Spaulding bangkit kembali sebagai zombie dengan sinar radiasi berwarna hijau di sekujur tubuhnya. Kemampuannya ternyata di atas zombie-zombie lain. Selain lebih kuat, ia juga bisa berbicara sepatah dua patah kata. Tak butuh waktu lama, ia membangkitkan zombie-zombie lain di sekitarnya dan memimpin mereka menuju perkemahan pengungsi terdekat.

Di perkemahan pengungsi, Colonel Glenn Ramsey yang mendapat kabar bahwa tim patroli tidak kunjung kembali segera meminta putrinya, Cindy Ramsey, untuk bersiap-siap. Kekhawatirannya terbukti. Sesaat kemudian, Spaulding dkk datang dengan mengendarai mobil patroli dan langsung menerjang pagar perkemahan pengungsi. Aksi mereka diikuti oleh sekelompok zombie lainnya.

Kalah jumlah, seluruh penghuni perkemahan pengungsi menjadi korban. Seluruhnya, kecuali Cindy yang berhasil meloloskan diri.

Tom dan Tori mendapati fakta bahwa zombie-zombie kini bisa berbicara terbata-bata. Tidak itu saja, mereka juga mulai bisa berpikir untuk menggunakan peralatan.

Kedatangan Cindy ke Reno membuat Tori kesal karena bisa memancing zombie-zombie lainnya untuk datang. Tom sendiri, yang jatuh hati pada Cindy, menerimanya dengan tangan terbuka.

Apes, sesuai perkiraan Tori, para zombie, yang dipimpin oleh Spaulding, benar-benar membuntuti Cindy dan menyerbu Reno. Berniat menyelamatkan diri, Tori mengunci Tom dan Cindy di brankas, berharap hal itu bisa mengalihkan fokus para zombie. Tanpa disangka, kala Tori hendak mengaktifkan detektor bom, Spaulding menyerangnya dan melemparkannya ke kawanan zombie.

Spaulding, yang gatel melihat detektor bom, malah menekan tombol aktivasi. Alhasil seluruh kota meledak, bersama dengan zombie-zombie yang ada di sana. Hanya Tom dan Cindy yang selamat. Keduanya pun lantas pergi menuju kota lain.

Tak lama setelah keduanya pergi, Tori, yang sudah menjadi zombie, bangkit kembali bersama zombie-zombie lainnya. Berberda dengan Spaulding dkk, zombie Tori bisa berbicara dengan lancar layaknya manusia biasa.


Saya memang belum menonton versi adaptasinya, namun jika dilihat sinopsisnya, saya kok lebih suka dengan versi aslinya. Tidak ada percabangan cerita yang tidak penting dan fokus pada aksi para survivor versus para zombie. Apalagi “Remains” mengusung konsep per-zombie-an yang berbeda dengan teori umum zombie, dimana mereka semakin lama bisa semakin cerdas seperti layaknya manusia. To be fair, ada janggalnya juga sih. Di edisi satu misalnya, ada ibu anak yang aman dari hawa panas radiasi nuklir karena berada di dalam mobil. Apa ya mungkin, radiasi yang kekuatannya digambarkan mampu menyelimuti seluruh dunia ternyata kalah dengan rangka mobil.

OK Google, tema artikel yang berhubungan: ,

Reply