Review Komik Quincredible #1 (Catalyst Prime, 2018)

Akhirnya ada lagi komik tentang superhero yang menarik dan yang terpenting, bukan berasal dari major publisher semacam DC atau Marvel. Diterbitkan oleh Lion Forge sebagai bagian dari jagat Catalyst Prime mereka, serial komik Quincredible besutan Rodney Barnes (cerita) dan Selina Espiritu (artwork) ini bagi saya menyajikan premis yang menjanjikan di edisi perdananya. Yaitu tentang anak SMA yang memiliki kekuatan super yang tidak biasa: invulnerability alias kekebalan tubuh. Ia tidak bisa terluka, tidak bisa merasa sakit, bahkan tidak pernah sakit. Keren, ya?

Seperti apa ceritanya? Yuk, simak deh sinopsis komik Quincredible #1 berikut ini.

Sinopsis Komik *SPOILER*

Review Komik Quincredible #1 (Catalyst Prime, 2018)

Quinton, a high school sophomore, is looking to live his best life by moonlighting as a superhero. The catch? His power is invulnerability . . . and that’s the only power he has.

Story: Rodney Barnes
Art: Selina Espiritu
Color: –
Letter: –
Judul Edisi: –
Tanggal Rilis: 28 November 2018

Quinton adalah pelajar SMA kelas 2. Ia lebih suka menyendiri dan mengutak-atik sistem keamanan rumah rancangannya sendiri di kamarnya. Bukan tanpa alasan. Sejak kota tempat tinggal mereka, New Orleans, terkena badai katrina serta hujan meteor, ia merasa perlu untuk sebisa mungkin melindungi keluarganya. Namun siapa sangka, musibah yang terakhir membuat dirinya berubah. Ia kini memiliki kekuatan super: tidak bisa terluka dan tidak pernah merasa sakit.

Kendati demikian, di dunia nyata Quinton tetap merasa dirinya bukan apa-apa. Bahkan hari ini ia kembali di-bully oleh sekelompok anak gang. Yang juga merampas headset kesayangannya.

Kejadian tersebut tidak membuat Quinton mengurungkan niatnya pagi itu, bertemu dengan sahabatnya Brittany Barnes di taman tempat Dr. Davis, idolanya, melakukan orasi masal. Dr. Davis meyakini bahwa musibah-musibah yang terjadi di kota mereka adalah suatu hal yang aneh kalau dianggap hanya sekedar kebetulan. Ia percaya bahwa ada campur tangan pihak pemerintah Amerika Serikat di balik semua itu.

Tak lama, salah seorang superhero ternama, Noble, datang ke panggung. Ia tidak secara langsung mengamini pernyataan Dr. Davis. Hanya menyemangati para warga yang datang untuk bersama-sama membangun kembali kota mereka.

Sepeninggal Noble, keadaan menjadi ricuh. Pihak kepolisian membubarkan kerumunan massa secara paksa. Melihat Brittany diperlukan kasar oleh salah seorang polisi, Quinton tidak mau tinggal diam. Ia melemparkan sebuah batu untuk mengalihkan perhatian si polisi, yang lantas mengejarnya dengan penuh semangat.

Baca juga  Review Komik Regression #1 (2017)

Aksi kejar-kejaran keduanya berlanjut hingga rooftop sebuah bangunan. Tiba-tiba muncul cahaya terang yang menyilaukan dari langit, yang membuat keduanya lengah dan terjatuh. Pak polisi luka parah, namun Quinton baik-baik saja.

Ia bahkan disambut dengan hadirnya Glow, superhero lainnya. Setelah menceritakan kemampuannya pada Glow, Glow mengatakan bahwa kekuatan yang dimiliki oleh Quinton kemungkinan besar dapat menjadikannya sebagai superhero terhebat yang pernah ada. Ia pun meminta Quinton untuk memikirkannya: apakah ingin tetap menjadi manusia biasa atau menjadi superhero.

Sebelum kembali ke rumah, Quinton mendatangi markas gang perampas headsetnya. Setelah berhasil mengambil kembali barang miliknya, Quinton bergegas kabur. Salah seorang anggota gang menembaknya dengan pistol. Tembakannya tepat sasaran, mengenai bagian punggung Quinton. Tentu saja, Quinton tidak luka sedikit pun dan tetap berhasil kabur. Hanya tertinggal butir peluru yang penyok di TKP, membuat para anggota gang kebingungan.

Malam harinya, Quinton memikirkan kembali perkataan Glow. Pada akhirnya ia memutuskan untuk bergabung sebagai superhero, demi mengubah dunia menjadi tempat yang lebih baik.

Sementara itu, di suatu tempat, seseorang menyaksikan berita kejadian di taman sambil tersenyum licik.


Jika teman-teman sudah bosan dengan cerita-cerita superhero yang (sebenarnya) begitu-begitu saja dari jagat DC Comics dan Marvel, mungkin Quincredible ini bisa menjadi penyegar yang cocok. Artworknya rapi dan jelas, sedang ceritanya pun menarik. Dialog-dialognya tepat sasaran, tidak bertele-tele. Beberapa detil menarik juga diselipkan tanpa membuang-buang waktu. Seperti keluarga Quinton yang ternyata adalah keluarga muslim.

Belakangan baru saya tahu kalau Lion Forge dalam jagat Catalyst Prime mereka ini sudah banyak mendulang pujian dari pengamat komik. Catalyst Prime bisa dibilang merupakan jagat khusus yang diciptakan oleh Lion Forge untuk mengangkat kisah-kisah para superhero, termasuk dua di antaranya yang muncul di edisi pertama Quincredible — Noble dan Glow. Selain itu ada pula Accell, Superb, Incidentals, Asthonisher, Kino dan Summit.

Sepertinya harus mulai membaca komik-komik terbitan Lion Forge nih.

Tema artikel yang berhubungan: , ,  curcol co comic.

Reply