Review Komik Nightwing #50 (2018)

Bulan lalu, dalam komik Batman #55 yang menjadi pembuka arc “Beasts of Burden”, tanpa disangka-sangka KGBeast menembak kepala Nightwing (Dick Grayson) dari kejauhan dengan menggunakan sniper. Yah, dia memang selamat. Tapi tentu saja bukan tanpa efek samping. Dan efeknya mungkin akan mengguncang dunia Batman seperti yang bisa disimak kelanjutan kisahnya di arc tersebut. Untuk kali ini, saya akan bahas mengenai komik Nightwing #50 yang fokus pada kisah Dick Grayson pasca kejadian tersebut. Cekidot!

Sinopsis Komik *SPOILER*

Review Komik Nightwing #50 (2018)

“Knight Terrors” begins here! The big issue #50 kicks off an epic four-part story that brings together critical moments of fear and doubt from the past and the present. A young Dick Grayson hopes to escape the shadow of the Bat and earn the title of Nightwing, while an older Dick Grayson must deal with a blow he did not see coming. A common enemy unites the timelines: the Scarecrow, as you’ve never seen him before! This story goes deep into the mythology and nightmarish development of Dr. Jonathan Crane.

Story: Benjamin Percy
Art: Travis Moore, Chris Mooneyham, Klaus Janson
Color: Tamra Bonvilain, Nick Filardi, John Kalisz
Letter: Carlos M. Mangual
Judul Edisi: Knight Terrors Part 1
Tanggal Rilis: 3 Oktober 2018

Cerita terdiri dari 2 bagian. Yang satu adalah momen setelah Dick Grayson terkena tembakan di kepalanya, sedang yang satu lagi adalah saat dulu ia masih beraksi bersama Batman sebagai Robin. Untuk lebih memudahkan, di sini sinopsis saya tulis bagian per bagian, tidak mengikuti alur cerita di komik yang melompat-lompat.

Bagian 1. Dick Grayson kini kembali ke Bludhaven. Insiden tembakan di kepalanya mengakibatkan dirinya mengalami amnesia dan sama sekali tidak ingat masa lalunya. Meski sempat panik layaknya orang yang terkena amnesia, namun sekarang ia lebih memilih untuk menjalani hidup sebagai orang baru. Teman-temannya pun kini memanggilnya Gray, bukan Dick.

Baca juga  Review Komik Superman #50 (2016)

Barbara Gordon (Batgirl) mencoba untuk mengajaknya kembali, tapi Gray menolak mentah-mentah. Di akhir halaman bahkan terlihat Gray membakar habis markas Nightwing. Sementara itu, kasus pembunuhan misterius terjadi di Bludhaven. Detektif Svoboda yang menanganinya. Korban ditemukan tewas di tempat tidurnya dalam kondisi seperti orang yang tenggelam. Terdapat sehelai bulu burung gagak di tangan kirinya.

Bagian 2. Batman dan Robin berhasil menangkap Scarecrow (Dr. Jonathan Crane) yang sedang menyekap beberapa orang. Robin sendiri saat itu sedang berusaha membuat Batman kagum terhadapnya sehingga ia bisa secepatnya ‘lulus’ dari sekedar pendamping Batman dan menjadi sosok yang ‘mandiri’. Sayangnya, dengan mengelabui penjaga selnya di Arkham Asylum, Scarecrow berhasil meloloskan diri. Dan sekarang ia mengkonfrontir Robin untuk membalaskan dendamnya.


Harus saya akui. Poin utama yang membuat saya tertarik untuk mereview komik ini adalah ilustrasinya. Artworknya keren parah! Untuk bagian Bludhaven (masa kini) lebih tepatnya. Yang bagian flashback dengan Batman sih biasa-biasa aja. Kalau seterusnya menggunakan ilustrasi semacam ini, bisa betah kayaknya ngikutin komik Nightwing ini.

Dari ceritanya sendiri, yah, rasanya tinggal menunggu waktu saja si Gray ini bakal kembali menjadi Nightwing. Saya pribadi berharap tidak. Sama seperti beberapa waktu lalu berharap Batman bakal sungguhan menikahi Cat Woman. Tapi harapan memang tidak selalu menjadi kenyataan, kan?

Tema artikel yang berhubungan: , ,

Reply