Review Komik Naomi #1 (DC Comics, 2019)

Setelah satu persatu mematikan anggota lini New Age of Heroes, DC Comics dan Brian Michael Bendis mulai menyajikan lini teranyar mereka, Wonder Comics. Untuk saat ini ada empat seri yang akan berada dalam imprint yang ditujukan pada pembaca remaja ini. Yaitu Young Justice (sudah mulai terbit di minggu pertama bulan Januari 2019), Wonder Twins (mulai terbit bulan depan), Dial H For Hero, dan Naomi. Mengingat di antara keempat judul tersebut hanya seri Naomi saja yang benar-benar orisinil, jadi kita fokus untuk review seri komik ini. Jadi, tanpa berpanjang lebar lagi, cuss nikmati sinopsis komik Naomi #1 di bawah ini yaa, gaes.

Sinopsis Komik *SPOILER*

Review Komik Naomi #1 (DC Comics, 2019)

When a fight between Superman and Mongul crashes into a small Northwestern town, Naomi (last name?) begins a quest to uncover the last time a super-powered person visited her home—and how that might tie into her own origins and adoption.

Follow Naomi’s journey on a quest that will take her to the heart of the DC Universe and unfold a universe of ideas and stories that have never been seen before. Join writers Brian Michael Bendis, David Walker and breakout artist Jamal Campbell in Wonder Comics’ massively ambitious new series and star…NAOMI.

Story: David F. Walker, Brian Michael Bendis
Art: Jamal Campbell
Color: Jamal Campbell
Letter: Josh Reed
Judul Edisi: –
Tanggal Rilis: 23 Januari 2019

WARNING! Tulisan di bawah ini mengandung spoiler!

Port Oswego. Portland. Kota kecil ini belum pernah sekalipun mengalami kejadian seru yang memancing superhero datang ke sana. Hingga kemarin, saat Superman bertarung melawan Mongul selama 17 detik, sebelum akhirnya mereka berdua pergi menjauh.

Kejadian singkat tersebut menghebohkan seluruh warga Port Oswego. Banyak yang menyesal karena tidak ada di TKP sehingga tidak bisa melihat aksi Superman secara langsung. Salah satunya adalah Naomi, yang amat sangat mengidolak sosok Superman.

Tanpa disangka-sangka, Superman datang kembali ke Port Oswego untuk membantu membereskan beberapa kerusakan akibat pertarungannya sehari sebelumnya. Ia juga sempat melepas senyum simpul pada warga kota yang menonton dengan takjub.

Baca juga  Review Komik Batman/Superman #31 (2016)

Sayangnya lagi-lagi Naomi ketinggalan kereta. Ia datang sesaat sebelum Superman terbang menjauh, sehingga hanya sempat melihat tubuhnya dari belakang saja.

Naomi berbicara dengan seorang wanita yang sepertinya adalah seorang psikiater. Si wanita yang tahu akan obsesi Naomi terhadap Superman tidak menyalahkannya. Baginya itu wajar saja karena banyak orang yang mengalaminya. Terutama anak kecil yang diadopsi. Bagi mereka, sosok Superman yang berasal dari planet lain dan diadopsi oleh manusia bumi secara tidak langsung menginspirasi mereka. Untuk menjadi manusia yang spesial (alias berguna) di kemudian hari.

Naomi mendengar gosip bahwa sebelumnya juga pernah ada superhero yang datang ke Port Oswego. Kendati demikian, hampir semua orang yang ia tanya menyangkalnya. Atau menganggapnya sebagai berita bohong.

Entah kenapa Naomi merasa Dee mengetahui sesuatu. Ia lantas menemui Dee di bengkel miliknya dan menanyakan hal tersebut. Awalnya Dee hanya terdiam, namun saat Naomi beranjak pergi, Dee memberitahunya. Bahwa memang ada superhero yang datang ke Port Oswego sebelumnya. Tepatnya pada tanggal 14 Maret, tujuh belas tahun yang lalu.

Naomi pun terkejut begitu menyadari bahwa itu adalah tanggal dimana ia diadopsi.

Dan ia lebih terkejut lagi saat mendengar pernyataan Dee bahwa ia juga tahu akan kesamaan tanggal itu.


Sebenarnya suka banget dengan cerita ini. Terasa berbeda dan fresh jika dibandingkan dengan seri-seri komik besutan DC Comics yang sebelumnya. Mungkin harus sedikit membiasakan diri dengan gaya penulisan dialog Bendis yang memenuhi frame, meski sebenarnya tidak banyak informasi yang disampaikan. Yang agak mengganggu adalah banyaknya karakter yang berinteraksi dengan si tokoh utama Naomi, namun hanya satu saja yang disebutkan namanya (Dee). Jadi masih kurang bisa masuk ke dalam ceritanya nih.

Untuk artworknya cukup menyenangkan untuk dilihat. Sepertinya jajaran Wonder Comics bakal punya artwork yang kurang lebih sama mengingat Young Justice #1 kemarin juga sekilas mirip. No complain sejauh ini.

OK Google, tema artikel yang berhubungan: , ,

Reply