Review Komik Midnight Vista #1 (Aftershock, 2019)

Duh, kenapa serial komik sebagus ini bisa terlewat dari radar saya. Setelah memasuki edisi ketiga baru saya sadari eksistensinya. Nyesel banget karena sebagai penggemar misteri dan teori konspirasi seputar alien dan UFO, saya rasa wajib hukumnya untuk membaca “Midnight Vista” terbitan Aftershock. Jika teman-teman punya hobi yang serupa, cuss deh simak sinopsis komik Midnight Vista #1 berikut ini.

WARNING! Tulisan di bawah ini mengandung spoiler!

Midnight Vista #1 *SPOILER*

Review Komik Midnight Vista #1 (Aftershock, 2019)

Oliver Flores and his stepfather, Nomar Perez, were turning right onto Midnight Vista Road when they were both abducted by aliens.

To Oliver’s mother, they were both just missing. To the police, they were declared legally dead. And to everyone else growing up in Albuquerque, Oliver Flores was the “Milk Carton Kid.” His life was the cautionary tale of an eight-year-old who was kidnapped and killed by his stepdad while out for some ice cream.

But now — years later — a fully grown adult Oliver walks back into town. He has been returned…and he remembers everything.

Story: Eliot Rahal
Art: Clara Meath
Color: Mark Englert
Letter: Taylor Esposito
Judul Edisi: Lost Time
Tanggal Rilis: 4 September 2019

Tahun 2002, Albuquerque. Di sebuah rumah bernomer 612 di jalan Midnight Vista.

Seorang wanita terlihat sedang marah-marah kepada seseorang di ujung telpon. Dari percakapan mereka, sepertinya orang yang diajak bicara adalah mantan suaminya, yang hendak pergi meninggalkan Albuquerque dan pindah ke Phoenix. Wanita tersebut memastikan akan menuntut mantan suaminya itu jika ia benar-benar melakukan hal tersebut, karena putusan pengadilan mengharuskan mereka berdua tetap tinggal di area distrik sekolah yang sama dengan anak mereka, Oliver Florez.

Oliver sendiri, mencoba mengabaikan keributan itu, duduk di hadapan TV dalam kegelapan sembari memindah-mindahkan channel. Seorang pria lantas menghampirinya, Nomar Perez, ayah tirinya. Ingin menenangkan hati Oliver, Nomar mengajak Oliver pergi membeli es krim.

Dalam perjalanan kembali ke rumah, Nomar heran dengan radio di mobilnya yang sepertinya mengalami kerusakan. Tepat di persimpangan jalan Jefferson – Midnight Vista, terdengar suara keras yang memekakkan telinga Nomar dan Oliver. Tidak itu saja, lampu jalan yang ada di sekitar mobil mereka serta lampu mobil mereka tiba-tiba meledak begitu saja.

Suasana kemudian mendadak hening. Nomar menanyakan apakah Oliver baik-baik saja. Baru saja Oliver mengiyakan, sebuah cahaya terang menyorot dari atas. Bersamaan dengan itu, mobil mereka melayang ke angkasa, seolah terserap ke dalam sumber cahaya tersebut.

Tahun 2019, Albequerque. Seorang pria dengan rambut panjang dan tubuh telanjang bulat berdiri dengan kebingunan di perempatan jalan Jefferson – Midnight Vista. Setelah melihat sekeliling, ia bergegas menuju rumah nomer 612. Kepada pemilik rumah, pria tersebut mengaku tinggal di rumah tersebut. Namun melihat yang datang adalah pria telanjang, si pemilik rumah langsung mengusir dan mengejarnya dengan senjata api. Apes bagi pria tersebut, saat berlari menghindar, sebuah mobil menabraknya hingga membuat kepalanya terluka.

Di ambulans, dalam perjalanan menuju rumah sakit, dua orang petugas menanyakan identitas pria tersebut. Mereka pun kaget begitu mendengar nama lengkap pria tersebut, Oliver Flores.

Di Bernalillo County Sheriff Department. Seseorang bernama Jerry menghubungi detektif Aldo Martinez, memberitahunya tentang diketemukannya Oliver, yang selama 17 tahun terakhir telah dinyatakan hilang. Meski kaget, dengan sigap detektif Martinez meminta Jerry untuk segera mengambil sampel darah dan mengeceknya di lab untuk memastikan identitas Oliver.

Beberapa waktu kemudian, detektif Martinez tiba di rumah sakit Lovelace Medical Center. Melihat Oliver yang masih belum siuman, detektif Martinez memutuskan untuk duduk dan menunggunya.

Di dalam ketidaksadarannya, Oliver teringat kembali dengan apa yang telah terjadi kepadanya. Ternyata, ia benar-benar telah diculik oleh alien. Tidak itu saja, para alien bahkan mengoperasi dirinya dan memeriksa satu demi satu organ di dalam tubuhnya. Perasaan takut membuat Oliver tiba-tiba terbangun.

Agar Oliver tidak panik, detektif Martinez segera memperkenalkan dirinya. Ia kembali memastikan apakah benar nama lengkap Oliver adalah Oliver Flores. Oliver mengiyakan. Tak lama seorang dokter datang dan menunjukkan hasil lab pada detektif Martinez, yang mana hasilnya adalah positif, bahwa orang yang ada di hadapan mereka adalah anak yang telah hilang misterius selama 17 tahun.

Detektif Martinez mengabarkan berita diketemukannya Oliver pada kedua orang tua Oliver. Sekilas ibunya terlihat biasa-biasa saja menanggapinya. Berbeda dengan suaminya (Nomar?), yang tampak sedang ketakutan dab berdiam diri dalam loteng yang gelap.

Setelah menyiapkan alat deteksi kebohongan, detektif Martinez mulai menginterogasi Oliver. Setelah pengecekan awal dengan proses identifikasi diri, detektif Martinez pun menanyakan hal yang paling utama. Kemana saja Oliver selama 17 tahun.

Dengan tenang Oliver menjawab bahwa ia dan ayah tirinya selama ini telah diculik oleh alien. Detektif Martinez pun kaget begitu petugas alat deteksi memastikan bahwa Oliver tidak berbohong.

Di Bernalillo County Sheriff Department, dua orang bertubuh tinggi besar dengan wajah pucat dan pakaian serba hitam mendatangi petugas yang sedang berjaga. Mereka mengaku agen FBI yang sedang menangani kasus orang hilang. Dan orang hilang yang dimaksud adalah Oliver Flores.


Awalnya saya ingin menggabungkan 3 edisi yang sudah rilis dalam satu artikel saja, tapi setelah membaca dengan lebih detil ternyata ceritanya cukup padat dan bakal panjang jika dijadikan satu. Jadi yah, dipisah aja deh seperti biasa.

Di edisi perdananya ini, kita dibawa ke dalam sebuah kisah seputar alien yang sangat klasik dan, bagi penggemar teori konspirasi, pastinya sudah tidak asing lagi. Tentang orang-orang yang hilang misterius dan bertahun-tahun kemudian muncul kembali sembari mengaku bahwa selama ini mereka diculik oleh alien. Apa yang dialami pun persis sama dengan yang diceritakan di edisi ini, yaitu mengalami pembedahan tubuh dalam kondisi sadar.

Jangan keburu menuduh ceritanya tidak orisinil karena Eliot Rahal memang mengaku serial komik ini ia buat berdasarkan ‘kisah nyata’. Dan bagi penikmat misteri-misteri alien dan UFO seperti saya, sama sekali tidak ada masalah dengan hal itu. Justru malah berterimakasih, karena jadi ada visualisasi atau penggambaran yang lebih jelas mengenai kasus-kasus misterius di masa lalu.

Sinopsis edisi selanjutnya tunggu minggu depan ya 🙂

OK Google, tema artikel yang berhubungan: , ,

Reply