Review Komik Lollipop Kids #3 (AfterShock, 2019)

Di cerita sebelumnya, banyak fakta sejarah terkait The Lollipop Kids yang dipelajari oleh Nick. Namun Nick tetap tidak bergeming pada pendiriannya, tidak berminat untuk bergabung dengan mereka. Ia pun memilih untuk melanjutkan kembali pencariannya terhadap kakaknya, Mia. Apa yang akan terjadi selanjutnya? Simak jawabannya di sinopsis komik The Lollipop Kids #3 berikut ini.

Sinopsis Komik *SPOILER*

Review Komik Lollipop Kids #3 (AfterShock, 2019)

Nick not only finds out he’s a legacy but that both his parents were also Lollipop Kids! How did he not know that? Well, because once you turn eighteen, you forget that you were ever a part of the Lollipop Kids. Well, that sucks…or does it?

Now, Nick must now learn everything on the fly to take his ancestral place amongst the Lollipop Kids, battle the monsters and save his city. Only one problem: he’s scared to death and the leader of the Lollipop Kids is ready to send him home for it. Who says being a hero is easy?

Story: Adam Glass & Aidan Glass
Art: Diego Yapur
Color: DC Alonso
Letter: Sal Cipriano
Judul Edisi: The Wheels On The Bus
Tanggal Rilis: 13 Februari 2019

WARNING! Tulisan di bawah ini mengandung spoiler!

Begitu menyadari yang ada di hadapannya adalah monster (atau hantu / ghoul lebih tepatnya), Nick segera berlari sekencang-kencangnya. Tak lama kemudian ia sampai kembali di tempat Fresno dan Expo berada. Fresno yang sudah tahu apa yang terjadi pada Nick dengan santai membasmi hantu-hantu yang mengejar Nick sembari memberi penjelasan tentang ghoul pada Nick yang masih ketakutan.

Usai mengalahkan semua hantu yang ada, Fresno mengajak Nick mengikutinya ke Ramble Cave, markas The Lollipop Kids. Terdapat tembok dengan foto-foto para anggota The Lollipop Kids sejak jaman dahulu kala hingga jaman now. Yang mengejutkan, foto kedua orang tua Nick ternyata juga ada di sana.

Setelah mampir ke ruang kontrol utama, seorang anggota Lollipop Kids yang lain, Cosmo, menemani Nick menuju Zion Sanctuary, kuburan leluhurnya. Setibanya di sana, Cosmo mempersilahkan Nick untuk masuk sendiri karena hanya keturunan leluhur yang bersangkutan saja yang bisa memasuki tempat tersebut.

Setelah sukses membuka pintu masuk dengan darahnya, Nick mendapati semacam altar dengan patung gajah raksasa serta dua patung penjaga di samping gajah tersebut. Arwah Ibu Nick tiba-tiba muncul di hadapannya. Setelah mengucapkan selamat dan mendoakan agar Nick bisa menjalankan tugasnya dengan baik, arwah ibunya hilang dan berganti dengan sebuah peti, Arca of Zion.

Perlahan Nick membuka peti tersebut. Cahaya terang menyeruak dari dalam peti. Dan di dalamnya terdapat sebuah rantai yang berkilauan. Nick mencoba menggunakan rantai tersebut dan menghantamkannya ke tembok. Ternyata mampu membuat tembok tersebut hancur.

Meski masih merasa kurang pede, namun kini Nick bertekad untuk menghormati apa yang selama ini dilakukan oleh kedua orang tuanya dengan mengikuti jejak mereka. Di sisi lain, ia sedikit penasaran. Ibunya memang seorang Zion, tapi ayahnya adalah keturunan Stuyvesant. Itu membuatnya berpikir, jangan-jangan ia bakal punya dua senjata.

Di luar sudah ada Fresno, Cosmo, dan seorang anak lain menunggunya. Nick memilih untuk mencari kuburan leluhur Stuyvesant terlebih dahulu sebelum bergabung dengan mereka. Ia berhasil menemukannya, dengan kondisi yang berbanding terbalik dengan kuburan leluhur Zion. Peti yang seharusnya berisi senjata juga kosong.

Saat sedang kebingungan, sebuah kapak melayang dan menancap di samping Nick. Orang yang melemparkannya mengaku bahwa senjata leluhur Stuyvesant sudah berada di tangan orang yang tepat, alias keturunan yang merupakan darah dagingnya. Dan orang tersebut ternyata adalah Mia, kakak Nick sendiri, yang tidak lain dan tidak bukan adalah pemimpin The Lollipop Kids.


Oke, bukan sesuatu yang terlalu mengejutkan karena alur cerita yang serupa sudah sering terjadi, namun saya kaget juga begitu mengetahui bahwa Mia adalah pemimpin dari The Lollipop Kids. Kalau benar hanya akan ada 4 episode cerita, rasanya kok jadi ilfil, sudah tidak ada lagi gregetnya. Nick sudah menerima ‘kewajibannya’ sebagai anggota The Lollipop Kids, sementara Mia yang selama ini ia cari juga sudah diketemukan. Mungkin di bagian akhir keduanya akan bertarung bersama-sama melawan musuh yang dulu mengalahkan kedua orang tuanya?

OK Google, tema artikel yang berhubungan: , ,

Reply