Review Komik Grimm Fairy Tales Presents: Neverland #5 (Zenescope, 2010)

Di cerita sebelumnya, Nathan bertemu dengan Barr, mantan penguasa Neverland sekaligus orang yang dulu menyelamatkan Nathan. Ia berharap kini Nathan mau membantunya mengalahkan Pan. Wendy sendiri sudah beralih dari tangan suku Indian ke tangan Pan. Apa yang akan terjadi selanjutnya? Simak kelanjutan kisahnya dalam sinopsis komik Grimm Fairy Tales Presents: Neverland #5 berikut ini. Cekidot!

Sinopsis Komik *SPOILER*

As Cross plans an assault on Pan’s castle Wendy finds herself forming an uneasy alliance with Tinker Belle. Tink promises to help Wendy find her nephews and escape Pan’s fortress but here jealous streak and allegiance to her master win out. Instead of finding herself free from Pan’s bonds Wendy finds herself in the dark depths of his fortress…where something sinister lurks. Featuring two separate covers!

Story: Joe Brusha
Art: Jean-Paul Deshong
Color: Jason Embury
Letter: Jim Campbell
Judul Edisi: –
Tanggal Rilis: 29 September 2010

WARNING! Tulisan di bawah ini mengandung spoiler!

Di Neverland. Pada jaman dahulu kala. Pan mendapati Tinker Belle yang tengah bersedih. Belle mengaku telah diusir dari kerajaannya karena mempertanyakan kewenangan ratu peri. Pan bersimpati kepadanya dan mengajak Belle untuk ikut dengannya, menjadi satu-satunya peri yang penting baginya.

Saat ini. Pan memaksa Wendy untuk menjadi ratunya. Jika Wendy menolak, maka John dan Michael akan ia bunuh. Karena Wendy belum mau menerima, Pan memberinya waktu semalam untuk berpikir.

Di markas rahasia Barr. Barr menginformasikan pada Nathan bahwa Wendy telah dibawa ke kastil Pan. Sementara untuk Harlow tidak ada tanda-tanda bahwa ia masih hidup walau tubuhnya tidak diketemukan di kampung suku Indian. Menurut rencana, mereka akan menyerang kastil Pan di waktu subuh. Nathan bersemangat untuk itu.

Ia lantas mengajarkan Nathan untuk mengingat kembali kemampuan yang ia miliki. Ternyata, tangan palsu Nathan bisa berubah menjadi senjata berkekuatan dahsyat. Barr mengaku menciptakan tangan palsu itu berdasarkan sains dan teknologi yang ada di bumi.

Belle mendatangi sel Wendy. Setelah mendengar cerita Belle bahwa ia kehilangan cintanya gara-gara dirinya, Wendy mengajak Belle untuk bekerjasama. Yang ia inginkan hanyalah membebaskan kedua keponakannya dan pergi meninggalkan Neverland. Belle lalu mengajak Wendy mengikutinya.

Suara keras terdengar dari luar kastil. Pan yang tengah bersiap untuk menikahi Wendy memeriksa kondisi di luar bersama Nob. Pun begitu, ia tampak tenang melihat kedatangan pasukan kapal Barr beserta Nathan. Sembari tersenyum, Pan mulai menyerang satu persatu armada kapal Barr.

Nathan melompat turun, berniat untuk menyerang Pan dari sana. Tak disangka, Nob bersama anak buah Pan keluar dari kastil. Mau tidak mau Nathan harus menghadapi mereka terlebih dahulu. Hingga akhirnya ia berhadapan dengan Pan.

Setelah beberapa saat bertarung, Pan mengingat Nathan. Tidak itu saja, nyawa Nathan kini berada di ujung tanduk karena terbukti kemampuan bertarung Pan jauh lebih handal.

Sementara itu, Belle membawa Wendy menyusuri terowongan bawah tanah. Ia berdalih John dan Michael sudah ia bebaskan terlebih dahulu dan kini menunggu Wendy di ujung terowongan. Wendy curiga ada yang tidak beres. Dan kecurigaannya berdasar karena di hadapannya kini muncul Croc, buaya raksasa Pan.


Well, saya berekspektasi perang pasukan Barr dengan Pan bisa berlangsung lebih seru daripada ini. Ternyata keburu usai sebelum ada tegang-tegangnya, hehehe. Tapi kini fokus saya teralihkan pada Croc. Perasaan ukurannya lebih besar dari edisi-edisi lalu. Atau itu monster yang berbeda lagi? Entahlah.

gambar #23672

Leave a Reply