Review Komik Grimm Fairy Tales Presents: Neverland #4 (Zenescope, 2010)

Di cerita sebelumnya, usaha Nathan Cross, Wendy Darling, dan dokter Harlow untuk menyelamatkan Michael dan John Darling di Neverland belum apa-apa sudah mendapat halangan. Nathan terjatuh ke laut sementara Wendy dan Harlow, yang disangka anak buah Pan, ditawan oleh suku Indian. Apa yang akan terjadi selanjutnya? Dapatkan Wendy dan Harlow selamat dari suku Indian? Temukan jawabannya dalam sinopsis komik Grimm Fairy Tales Presents: Neverland #4 berikut.

Sinopsis Komik *SPOILER*

Pan learns that Wendy has come to Neverland and been captured by the islands natives. He unleashes his terrifying army of Lost Boys to rescue her from her captors, laying waste to their village in the process. Meanwhile Cross meets an ally that may hold the key to defeating Pan and saving Michael and John but Neverland itself.

Story: Joe Brusha
Art: Jean-Paul Deshong
Color: Jason Embury
Letter: Jim Campbell
Judul Edisi: –
Tanggal Rilis: 21 Juli 2010

WARNING! Tulisan di bawah ini mengandung spoiler!

Sekelompok peri laut berusaha menarik Nathan ke dasar laut untuk memangsanya. Bersusah payah Nathan mencoba melepaskan diri. Untung tak lama bantuan datang. Sebuah kapal tiba dan langsung memberondong peri laut-peri laut tersebut dengan tembakan. Sebagian di antaranya tewas, sisanya melarikan diri.

Seseorang lantas menarik Nathan yang kehabisan energi ke atas kapal. Terlihat ada 4 orang awak kapal. Salah satunya menyapa Nathan, seolah sudah mengenalinya.

Nob mengabarkan tentang Wendy yang ditawan oleh suku Indian pada Pan. Juga tentang adanya prajurit tangguh yang datang bersama Wendy. Pan penasaran mendengarnya. Terlebih karena Wendy ternyata bisa berpindah lintas dunia seperti yang ia inginkan. Pan lalu meminta Nob mempersiapkan Princess Tiger Lily sebelum mereka bersama-sama menuju kampung suku Indian.

Sepeninggal Nob, Tinker Belle datang menghampiri Pan. Seperti sebelumnya, ia mengungkapkan rasa cemburunya sekaligus kekecewaannya terhadap Pan yang telah berubah. Tidak seperti dulu lagi.

Seseorang yang sepertinya kapten kapal memperkenalkan dirinya sebagai Barr. Tanpa disangka, dulunya ia ternyata adalah penguasa Neverland, dunia yang sebenarnya diciptakan khusus bagi anak-anak. Salah seorang anak yang kala itu beranjak dewasa tidak ingin meninggalkan Neverland. Ia adalah Pan. Dengan kekuatan yang ia miliki, ia lantas mengkudeta Barr dari kedudukannya.

Menurut Barr, Nathan juga memiliki kekuatan tersembunyi seperti halnya Pan. Hal itu membuat Nathan teringat, bahwa saat dulu Timmy diambil oleh Nob, ia mampu membobol jeruji sel besi seorang diri. Sayangnya, kala itu ia tidak berhasil menyelamatkan Timmy karena dihadang oleh buaya raksasa Pan.

Pan bersama anak buahnya tiba dengan membawa Tiger Lily. Tanpa banyak basa basi, Pan menggunakan kekuatannya untuk membangkitkan pasukan mayat hidup miliknya, The Lost Boys, dan memerintahkan mereka membasmi suku Indian. Ayah Tiger Lily, sang kepala suku, sendiri ia hisap energinya hingga tewas. Dengan santai ia kemudian memerintahkan Nob untuk membawa Wendy ke istananya.

Barr ternyata adalah orang yang membukakan portal bagi Nathan untuk kembali ke dunianya. Ia yakin Nathan adalah orang baik yang suatu saat nanti bisa menyelamatkan Neverland. Dan itulah yang ia harapkan dari Nathan sekarang. Menjadi bagian dari kekuatannya untuk menghancurkan Pan.

Sesaat kemudian kapal mereka tiba di dalam markas rahasia Barr. Nathan terkejut menyaksikan sejumlah kapal bersenjata yang bisa melayang di dalam gua.


Tidak sabar untuk menyaksikan seperti apa sebenarnya kekuatan dari Nathan. Apa sekedar kekuatan fisik atau ada kekuatan lainnya mengingat kemampuan Pan sendiri bukan abal-abal. Wendy tidak banyak berkontribusi dalam cerita di edisi kali ini. Juga tidak jelas nasib Harlow serta Tiger Lily pasca pembantaian suku Indian oleh Pan. Harus menunggu edisi berikutnya untuk tahu jawabannya.

Last modified on April 5, 2021 5:08 pm

Share
Cosa Aranda

Cosa Aranda adalah blogger profesional dari kota Surabaya yang sudah berkecimpung di dunia bisnis online sejak tahun 2005. Sempat beberapa kali menjadi pembicara seminar dan mengadakan workshop pada periode tahun 2007-2010. Saat ini lebih banyak menghabiskan waktu untuk menggeluti hobi dan passionnya di bidang travelling, hiburan, serta permainan arcade. Bisa ditemui di Facebook jika ingin berkenalan.