Review Komik Grimm Fairy Tales Presents: Neverland #0 (Zenescope, 2010)

Sesuai dengan rencana, sebelum kembali ke serial utama Grimm Fairy Tales, kita akan mencicil menuntaskan salah satu spin-off-nya terlebih dahulu. Yaitu “Neverland”, yang terdiri dari 7 edisi (plus edisi #0 yang merupakan edisi ‘perkenalan’). Dengan demikian, keseluruhan 8 edisi bisa tuntas kita bahas dalam jangka waktu 4 minggu ke depan (2 edisi di setiap Senin). Nah, seperti apa ceritanya? Apa hubungannya dengan dunia dongeng Neverland dalam kisah Peter Pan? Simak sinopsis dan review singkatnya di bawah ini untuk tahu jawabannya. Cekidot!

Sinopsis Komik *SPOILER*

0

The creators of Grimm Fairy Tales and Return to Wonderland bring you a dark new addition to the Grimm Universe. Pan never wanted to grow up and now he’s found key to immortality and a way to rule the realm of Neverland forever. All he needs is a steady supply of children to complete his sinister plans. Once a magical paradise, Pan has reshaped Neverland into the ultimate nightmare for any child unlucky enough to visit. Only one child has ever been able to escape. Now as an adult, Hook may be the only person who can put a stop to Pan’s madness. Grimm Fairy Tales fans can’t afford to miss this special preview issue. Ships 50:50 with two covers by EBAS that form a wraparound.

Story: Joe Brusha
Art: Jean-Paul Deshong
Color: Jason Embury
Letter: Jim Campbell
Judul Edisi: –
Tanggal Rilis: 27 Januari 2010

WARNING! Tulisan di bawah ini mengandung spoiler!

New York. Billy Hitchcock berlari ketakutan dari satu rooftop ke rooftop yang lain. Terlihat ada seseorang yang mengejarnya. Hingga akhirnya ia terpojok dan orang tersebut menghampirinya.

Michael Darling terbangun dari tidurnya karena bermimpi buruk. Ia segera masuk ke kamar tantenya, Wendy Darling, dan memilih untuk tidur di sana. Wendy mengingatkan ia tidak akan lagi mau membacakan cerita seram sebelum tidur jika Michael terus-terusan bermimpi buruk.

Esok harinya, saat hendak berangkat sekolah, Michael melihat-lihat album foto keluarga mereka. Ia menanyakan sosok seorang anak yang tidak ia kenal di sana. Wendy menjawab bahwa itu adalah paman dari orang tua mereka, yang kebetulan, bersama dengan ibunya, merupakan 2 orang dari 7 orang yang berhasil selamat dari insiden Titanic.

Melihat foto tersebut, John Darling, saudara Michael, menduga ada kemungkinan pria tersebut masih hidup, walau jika iya usianya sudah benar-benar uzur. Wendy tidak membantah hal tersebut. Namun ia menambahkan, bahwa saat berusia 18 tahun, paman dari ortu mereka itu menghilang begitu saja tanpa ada lagi kabar berita hingga sekarang.

Orang tua Billy melaporkan hilangnya Billy ke pihak kepolisian. Opsir polisi yang memeriksa TKP kebingungan karena Billy dan keluarganya tinggal di kamar apartemen lantai 16. Sementara akses menuju tangga darurat hanya ada di kamar orang tua Billy. Satu-satunya petunjuk yang tertinggal di kamar Billy adalah setumpuk debu.

Wendy hendak mengantar John dan Michael ke sekolah. Seorang pria berjubah hijau dan bertangan kait besi tiba-tiba menghampiri mereka dan menanyakan apakah mereka punya uang koin. Ia mengaku butuh menelpon seseorang. Wendy tidak menghiraukannya, namun John kemudian memberinnya beberapa koin.

Sepeninggal mereka, pria tersebut, belakangan diketahui bernama Nathan Cross (Hook), menghubungi psikolognya, dokter Harlow. Nathan memberitahu dokternya bahwa ia tidak bisa datang memenuhi jadwal konsultasinya pada hari itu dengan alasan tidak terlalu ada gunanya. Harlow mencoba membujuknya tapi usahnya tidak mengubah keputusan Nathan.

Di Neverland. Seorang peri (kemungkinan adalah Tinker Bell) dan seorang pria yang sebelumnya mengejar Billy mendatangi istana tempat tinggal Pan dengan membawa karung (kemungkinan berisi Billy). Pan mempersilahkan mereka pergi sekaligus memerintahkan anak buahnya, Nob, untuk membawa isi karung tersebut ke penjara bawah tanah.

Tak lama datang Fenton. Ia memberikan selamat pada Pan yang sudah berhasil menguasai dunia tersebut. Hanya tinggal menemukan seorang ratu sebagai pelengkapnya. Fenton pun lantas menyerahkan selembar foto seorang wanita yang selama ini dicari-cari Pan. Wanita itu adalah Wendy.


Saya jelas bukan fans dari artwork di edisi ini. Lagipula agak membingungkan melihat wajah John dan Michael yang tampak dewasa sementara keduanya diceritakan masih anak-anak. Ceritanya sendiri, walau memang baru berupa perkenalan, sudah cukup untuk memancing rasa penasaran saya terhadap seri Neverland ini. Berbeda 180 derajat dengan dongeng aslinya, sepertinya di sini (Peter) Pan justru menjadi tokoh antagonis. Sebaliknya, tokoh protagonisnya adalah (Captain) Hook alias Nathan Cross. Mari kita ikuti bersama bagaimana perkembangan ceritanya di edisi-edisi selanjutnya.

gambar #23574

Leave a Reply