Review Komik Grimm Fairy Tales #65 (Zenescope, 2011)

Di cerita sebelumnya, Sela dan Belinda akhirnya berdamai. Sayangnya, setelah itu Belinda menghembuskan nafas terakhirnya.

Ia sempat berpesan agar Sela membalaskan dendamnya pada The Dark One dan juga mencaritahu keberadaan kedua anak mereka yang diculik oleh sosok antagonis tersebut.

Dapatkah Sela mewujudkan wasiat Belinda?

Yuk simak kelanjutan kisahnya dalam sinopsis komik Grimm Fairy Tales #65 berikut.

WARNING! Tulisan di bawah ini mengandung spoiler!

Tentang Grimm Fairy Tales #65

cover grimm fairy tales #65

cover grimm fairy tales #65

Once upon a time in the fairy tale realm of Myst the earth shook with the footsteps of Giants. Their power was unmatched and for an age they went unchallenged. Then the Giant Killer came to Myst and before long the giants were just a memory. Grimm Fairy Tales presents a new twist on the classic fairy tale Jack the Giant Killer.

Story: Joe Brusha
Art: Carlos Granda
Color: Guillermo Gustavo Ucha
Letter: Bernie Lee
Judul Edisi: Jack The Giant Killer
Tanggal Rilis: 9 November 2011

Alur Cerita / Sinopsis Komik

Druanna menemui Sela yang tengah berdiri di hadapan nisan Belinda.

Ia mengajak Sela untuk mendengarkan sebuah cerita dari seorang kakek terlebih dahulu sebelum mereka berdua melakukan perjalanan untuk menyelamatkan jiwa Erik di limbo esok harinya.

Kakek tersebut rupanya bercerita tentang keadaan di masa lalu, saat The Dark One belum menyerang Myst.

Dahulu kala, ras raksasa tinggal bersama manusia. Mereka cinta damai dan acap membantu melindungi warga Myst.

Jumlah mereka sendiri tidak terlalu banyak.

Sayangnya, ada seorang raja yang justru memanfaatkan raksasa sebagai penjaga. Penjaga untuk warganya yang ia jadikan budak.

Jack, salah seorang warga yang kebetulan adalah sepupu dari sang ratu, menemui raja. Ia meminta ijin untuk pergi ke kota lain dan mencari obat bagi istrinya yang tengah sakit keras.

Alih-alih mengizinkan, raja justru memerintahkan tentara kerajaan untuk menangkap Jack.

Jack berhasil lolos. Tidak itu saja. Ia juga mengajak warga untuk melakukan revolusi. Ia berjanji akan mengurus raksasa yang menjadi anak buah raja.

Esok harinya, dengan dibantu warga, Jack sukses menghadang raksasa, yang kemudian kabur kembali ke istana.

Dengan pede Jack lantas memimpin warga menyerbu istana. Revolusinya membuahkan hasil. Tentara kerajaan mampu ditaklukkan.

Saat hendak membunuh raja, ratu memohon agar Jack tidak melakukannya. Jack luluh.

Tanpa disangka, raja rupanya telah terlebih dahulu memerintahkan raksasa untuk meluluhlantakkan kampung halaman Jack. Ia juga sudah melaporkan Jack pada dewan dengan tuduhan tindak kriminal.

Setibanya di kampung halaman, Jack mendapati keluarganya telah tewas.

Emosi, Jack menyerang raksasa tersebut dan membunuhnya. Ia pun kabur setelahnya.

Berita tentang Jack didengar oleh The Dark One. Ia mengajak Jack untuk bergabung dengannya. Jack menerima dan mendapat kekuatan yang setara raksasa dari The Dark One.

Dengan kekuatan tersebut, Jack memburu para raksasa dan membunuh mereka satu persatu.

Pun begitu, ada rumor bahwa hingga saat masih tersisa kaum raksasa yang bersembunyi di suatu tempat di pegunungan.

Usai kakek tersebut bercerita, Druanna memberitahu Sela bahwa Jack yang dimaksud kini adalah tangan kanan dari ratu penguasa limbo.

Simpulan

Lega. Ternyata serial ini tidak lupa akan jati dirinya. Yaitu menghadirkan versi twisted dari dongeng populer.

Perjalanan Sela menyelamatkan Erik sendiri jauh lebih panjang dan bertele-tele dari yang saya bayangkan semula. Yah semoga saja bisa segera tuntas dalam waktu dekat.

rk grimm65

Leave a Reply