Review Komik Detective Comics: Fall Of The Batmen (2018)

Absen baca serial komik Detective Comics beberapa bulan, saya langsung syok bin baper begitu baca arc Fall Of THe Batmen yang ada di edisi #969 hingga #973. Belum lagi ditambah puncak cerita plus konsekuensinya di Knights Fall (Detective Comics #974) dan The Trial of Batwoman (Detective Comis #975). Era DC Rebirth memang tidak jarang menghadirkan momen-momen yang ‘spesial’, tapi kali ini saya benar-benar speechless dibuatnya.

Eniwei, untuk artikel kali ini, saya akan langsung sekaligus merekap ketiga arc tersebut di atas, ya. Nanti kita lanjut bahas lagi kisahnya setelah sinopsisnya di bawah ini. Yukkk.

Sinopsis Komik Detective Comics: Fall Of The Batmen*SPOILER*

Review Komik Detective Comics: Fall Of The Batmen (2018)

“FALL OF THE BATMEN” part one! Everyone in Batman’s orbit is broken somehow—some more than others. For Clayface, keeping the pieces of his psyche together has been a years-long struggle…and it’s a war he may be about to lose! And as the team tries to pull itself back together, their enemies have learned something from Batman’s newfound spirit of cooperation…and have formed a cabal of their own!

Story: James T Tynion IV
Art: Joe Bennett (Pencils) / Sal Regla (Inks)
Color: Jason Wright (Colors)
Letter: Sal Cipriano
Judul Edisi: Fall Of The Batmen Part 1-4
Tanggal Rilis: 22 November 2017 – 24 Januari 2018

Pasca berhasil lolos dari penjara Mr. Oz di arc A Lonely Place of Living, Red Robin (Tim Drake) akhirnya menemui Spoiler (Stephanie Brown). Pertemuan Red Robin dengan dirinya sendiri yang menjadi Batman di masa depan membuat Red Robin mulai sedikit terobsesi untuk memperbaiki sistem kerja mereka dan mencegah dirinya menjadi future Batman yang kalap. Stephanie sendiri sebelumnya pergi menemui Lonnie Machin (Anarky) yang dipenjara di dalam Arkham Asylum. Di sana, Lonnie kembali berusaha mempengaruhinya untuk bergabung dalam kubu Victim Syndicate. Sebelum berpisah, Lonnie memberinya sebuah alamat dan meminta Stephanie untuk mendatanginya beberapa minggu lagi.

Tiga minggu berlalu. Mayor Akins, walikota Gotham City yang baru, mempertanyakan keberadaan super-villain Clayface dalam tim Batman. Ia memastikan bahwa publik akan goncang jika mereka mengetahuinya. Batman tidak bergeming. Sementara itu, di Arkham Asylum, terlihat bahwa First Victim dan anggota Victim Syndicate lainnya mulai bersiap untuk melancarkan gerakan mereka yang selanjutnya.

Obsesi Red Robin terlihat semakin parah. Ia berencana untuk mengekspansi tim guna memperluas jaringan patroli mereka. Hari demi hari ia lalui dengan terus-terusan memikirkan tentang sistem yang terbaik untuk mewujudkannya. Spoiler yang mengetahuinya mulai khawatir terhadapnya.

Sementara itu, Doctor Victoria October masih berusaha untuk mencari obat penyembuh bagi Clayface (Basil Karlo). Clayface yang agak pesimis meminta October untuk nantinya juga membantu menyembuhkan Glorry Griffin (salah anggota Victim Syndicate) jika seandainya mereka berhasil menyembuhkan dirinya.

Di markasnya, Batwoman (Kate Kane) ditemui oleh ayahnya, Colonel Jacob Kane. Ia meminta maaf atas insiden penyerangan war drone The Colony terhadap Kate (dan anggota tim Batman lainnya). Kane memastikan bahwa Ulysses Armstrong, sang pelaku, telah dipecat dari The Colony. Tidak itu saja, Kane mengingatkan bahwa aktivitas Batman dengan timnya belakangan ini sudah mulai menggelisahkan banyak pihak. Tidak sedikit yang sedang mencari celah untuk menjatuhkan mereka. Permasalahannya, diam-diam Red Robin ternyata menghubungi Kane dan mengajaknya untuk bergabung demi mewujudkan obsesi ekspansinya. Batwoman terkejut mengetahuinya.

Red Robin memanggil Spoiler untuk menemuinya di The Belfry. Dari hasil analisanya, beredarnya foto-foto anggota tim Batman ternyata berasal dari ponsel milik Spoiler. Spoiler membantahnya dan setelah dicek jeroan sistem ponsel tersebut, ada nama Anarky di sana. Spoiler yang terlanjur kesal dengan tuduhan Red Robin plus perubahan pada diri Red Robin belakangan ini memutuskan untuk pergi menemui Anarky seorang diri.

Sepeninggal Spoiler, Red Robin mengecek tayangan CCTV di Arkham Asylum. Tidak hanya sel Anarky yang kosong, hampir semua ruangan dan lorong di sana juga terlihat tidak ada tanda-tanda kehidupan.

Di Arkham Asylum, Clayface menemui Gloria. Ia memberitahunya bahwa Doctor October esok hari akan datang ke Arkham Asylum untuk mencoba menyembuhkannya. Gloria menolak. Tidak itu saja, beberapa penjaga kemudian muncul dan melumpuhkan Clayface. Sembari melangkah mendekati Clayface, First Victim menyatakan bahwa keberadaan Clayface dalam tim Batman sudah disebarluaskan ke media dan publik akan segera mengetahuinya.

Insiden dikuasainya Arkham Asylum oleh Victim Syndicate sudah diketahui oleh pihak kepolisian maupun media. Pun begitu dengan keberadaan Clayface di dalam tim Batman. Victim Syndicate menuntut Batman untuk membuka identitasnya di depan publik dan berhenti beraksi sebagai Batman. Spoiler menambahkan, dari hasil ‘kunjungannya’ ke alamat yang diberikan Anarky beberapa minggu sebelumnya, pihak Victim Syndicate juga telah berhasil mempengaruhi serta mengorganisir massa untuk melakukan aksi demo di jalanan di hari itu juga.

Batwoman lantas memberi opsi untuk memanggil pasukan The Colony untuk membantu mereka menyelesaikan insiden tersebut, dengan tujuan untuk menyindir Red Robin. Red Robin tidak membantah dan menegaskan bahwa ia hanya akan mempertimbangkan The Colony untuk bergabung apabila mereka tidak lagi menggunakan senjata mematikan mereka. Adu argumen kemudian berhenti saat Orphan (Cassandra Cain) mengingatkan bahwa mereka harus segera membantu Clayface.

Ponsel Batman berbunyi. Mayor Akins yang menghubunginya, meminta agar Batman menyelesaikan urusan di Arkham Asylum seorang diri. Tidak itu saja, ia juga memerintahkan Batman untuk membubarkan timnya pasca urusan dengan Victim Syndicate usai.

Di dalam Arkham Asylum, Gloria terus-terusan menyiksa Clayface untuk memancing sosok aslinya agar kembali keluar. Sementara itu, Batman memasuki Arkam Asylum seorang diri sesuai permintaan Mayor Akins. Sudah ada para tahanan, penjaga, dan juga anggota Victim Syndicate menunggunya di sana. Tanpa buang waktu, pertarungan pun dimulai.

Di tempat lain, Red Robin, Spoiler, dan Orphan mengawasi aksi massa pendukung Victim Syndicate. Tak butuh waktu lama bagi mereka untuk menyadari bahwa ada sesuatu yang aneh dengan pemilihan lokasi demo. Red Robin meyakini bahwa sepertinya mereka sengaja didatangkan ke sana untuk melihat sesuatu yang bakalan terjadi.

Waktu berlalu, pertarungan Batman melawan Victim Syndicate dan seisi Arkham Asylum berakhir dengan kemenangan Batman. Tiba-tiba tubuh Gloria terlempar dari balik pintu sebuah ruangan. Batman menyadari ada yang tidak beres dengan Clayface. Dugaannya benar. Tepat setelah komisaris Jim Gordon dan anak buahnya masuk ke dalam, Clayface yang sudah kembali ganas muncul dari balik ruangan dan bersiap untuk menyerang mereka semua.

Sosok yang menyerang Batman ternyata hanya bagian dari tubuh Clayface. Begitu menyadarinya, tanpa ragu Batman menghancurkan sosok Clayface yang menyerangnya. Tidak hanya Clayface, First Victim dan Anarky juga berhasil kabur dari Arkham Asylum.

Dari laboratoriumnya, Doctor October memberitahu Red Robin, Spoiler, dan Orphan bahwa Victim Syndicate sudah berhasil memaksimalkan pikiran-pikiran buruk Clayface sehingga ia kembali ke sosok aslinya. Sayangnya, serum penyembuh buatannya baru bisa siap dalam waktu 1-2 jam ke depan. Itu pun belum tentu mampu menyembuhkannya dengan sempurna karena masih dalam tahap uji coba.

Red Robin tiba-tiba teringat pesan Batman dari masa depan yang menemuinya, tentang Batwoman yang akan mengacaukan tim mereka dalam waktu dekat. Di saat bersamaan, Batwoman menerima sebuah senjata mematikan dari ayahnya, yang diklaim mampu untuk melumpuhkan Clayface selama-lamanya.

Clayface menyerang tim Batman yang sedang berkumpul di The Belfry. Orphan sempat berhasil menenangkannya dan mengembalikannya ke sosok Basil. Tanpa diduga, kerusakan akibat pertarungan mereka di sana membuat wadah lumpur bocor dan jatuh tepat menimpa Basil. Hal itu tidak hanya membuatnya kembali ke sosok Clayface, melainkan juga membuatnya lebih besar dan lebih kuat lagi.

Baca juga  Review Komik Cyborg #6 (2016)

Batman mengatur strategi bersama timnya. Ia meminta Orphan dan Spoiler untuk membawa Red Robin (yang saat itu mendadak pingsan) ke laboratorium Doctor October di Monstertown dan mempersiapkan apapun yang ada di sana yang bisa membantu menetralisir kondisi Clayface. Batwoman ia minta untuk mengawasi keadaan dari bangunan tertinggi, sementara Azrael (Jean-Paul Valley) dan Batwing (Lucas Fox) ia perintahkan untuk kembali ke markas mereka dan mengirimkan pasukan robot Batwing untuk membantunya melawan Clayface, yang akan dipancing oleh Batman untuk mendekati Monstertown.

Sementara itu, Anarky baru menyadari rencana mobilisasi massa First Victim yang berpotensi menimbulkan korban jiwa akibat amukan Clayface. Ia pun mulai menyerang First Victim.

Doctor October memberikan serum yang bisa mengembalikan kondisi Clayface ke Basil untuk sementara waktu. Harapannya, Orphan nanti bisa mengajak bicara Basil dan menghilangkan rasa emosinya saat ia kembali ke sosok Clayface.

Tiba-tiba Anarky muncul dan menyerahkan tubuh First Victim yang telah ia lumpuhkan pada mereka. Sebelum pergi, Anarky menyerahkan flash disk yang berisi informasi mengenai para anggota Victim Syndicate, khususnya First Victim.

Melihat pasukan robot Batwing tidak berdaya di hadapan Clayface, Batwoman menghubungi Batman dan memintanya untuk mempertimbangkan solusi lain yang lebih permanen. Mendengar Batwoman barusan menerima senjata dari The Colony, Batman menolaknya mentah-mentah.

Tak lama Orphan berhasil menyuntikkan serum ke dalam otak Clayface. Basil kembali. Namun dalam waktu singkat ia sudah mulai berubah kembali ke sosok Clayface. Di saat itulah Batwoman mengambil keputusannya sendiri untuk menembakkan senjata yang ia miliki tepat ke arah kepala Basil.

Sinopsis Komik Sinopsis Komik Detective Comics: Knights Fall *SPOILER*

Review Komik Detective Comics: Fall Of The Batmen (2018)

“KNIGHT’S FALL”! Can Tim Drake piece his dreams back together after Batwoman’s fateful decision, or will the Gotham Knights go their separate ways?

Story: James T Tynion IV
Art: Philippe Briones
Color: Allen Passalaqua
Letter: Sal Cipriano
Judul Edisi: Knights Fall
Tanggal Rilis: 14 Februari 2018

Doctor October datang ke lokasi bersama Red Robin dan Spoiler. Ia memastikan bahwa Clayface sudah meninggal. Tidak ada lagi tanda-tanda kehidupan dalam sisa-sisa lumpur yang ada di tangan Orphan, yang menangis meratapinya. Red Robin langsung menyadari pelaku penembakan tersebut.

Batman menemui Batwoman, merebut senjatanya, dan menghancurkannya. Ia mengkonfrontir keputusan Batwoman untuk melakukan hal tersebut. Batwoman membalas bahwa yang ia pertimbangkan adalah keselamatan ribuan penduduk kota Gotham.

Tak lama Red Robin, Orphan, dan Spoiler bergabung. Red Robin menyatakan bahwa seharusnya mereka bisa mencari solusi yang lain, tidak dengan membunuh. Batwoman mengulangi perkataannya, bahwa ia tetap akan mengambil keputusan yang sama jika hal serupa terjadi lagi.

Orphan tidak bisa lagi menahan emosinya. Sembari merobek lambang kelelawar yang ada di dada Batwoman, ia menyatakan bahwa lambang itu spesial dan berarti untuk tidak pernah membunuh.

Untuk menghindari keributan lebih lanjut, Batman meminta mereka semua untuk bubar. Batwoman sendiri ia putuskan untuk sementara waktu ‘diistirahatkan’ dari tim. Batwing dan Azrael yang baru saja datang tidak bisa memahami keputusan Batman tersebut. Mereka memahami keputusan yang telah diambil oleh Batwoman. Dengan tegas Batman mempersilahkan mereka berdua untuk ikut pergi dengan Batwoman jika tidak setuju dengan keputusannya.

3 hari kemudian. Doctor October menyuntikkan serum penyembuh pada Gloria yang ternyata berhasil dengan sempurna. Doctor October memberitahunya bahwa Basil-lah yang telah meyakinkannya untuk mau membantu Gloria. Gloria sendiri terlihat masih belum bisa memaafkan Basil.

Stephanie menemui Tim di The Robin’s Nest, markas Red Robin. Ia memberitahunya tentang keputusannya untuk pergi dari kota Gotham dan tidak lagi menyandang kostum Spoiler.

Sepeninggal Stephanie, Batman muncul di hadapan Tim. Tim menyadari apa yang sudah terjadi pada dirinya, tapi ia juga tidak kuasa menghentikannya.

Sementara itu, di markas Batwoman, Kane mendatanginya dan memberinya logo baru untuk dipasang di dada kostum Batwoman… logo The Colony.

Di suatu tempat, Ulysses dengan girang mengawasi semua yang terjadi pada tim Batman. Terlihat bahwa ia sudah menguasai atau memegang kendali dari Brother Eye.

Sinopsis Komik Sinopsis Komik Detective Comics: The Trial of Batwoman*SPOILER*

Review Komik Detective Comics: Fall Of The Batmen (2018)

“THE TRIAL OF BATWOMAN”! In a 30-page anniversary story, Batwoman faces scrutiny from Batman and Red Robin but stands up for her actions. Will Batman allow her to continue bearing his symbol after everything she has done?

Story: James T Tynion IV
Art: Alvaro Martinez (Pencils) / Raul Fernandez (Inks)
Color: Brad Anderson
Judul Edisi: The Trial of Batwoman
Tanggal Rilis: 28 Februari 2018

Bertahun-tahun yang lalu. Bruce Wayne kecil menghadiri upacara pemakaman ibu Kane, Gabrielle Kane, yang tewas di tangan teroris. Setelah sempat berbincang dengan Bruce dan merasakan hal yang sama terhadap para pembunuh keluarga mereka, Kate mengungkapkan idenya untuk memburu mereka dan membunuhnya.

Batman meminta rekan-rekannya untuk berkumpul di Bat Cave. Selaim Red Robin, juga ada Nightwing (Dick Grayson), Robin (Damian Wayne), Red Hood (Jason Todd), dan Batgirl (Barbara Gordon). Tujuannya adalah untuk membahas apa yang akan mereka lakukan terhadap Batwoman pasca insiden dengan Clayface beberapa waktu yang lalu.

Batwoman sendiri sedang beraksi melawan penjahat di suatu tempat sembari berkomunikasi dengan Lucas. Lucas menyatakan bahwa ia dan Jean-Paul tidak keberatan untuk bekerjasama dengan Batwoman apabila ia memang memutuskan untuk tidak lagi bergabung dengan tim Batman. Batwoman mengaku belum bisa memutuskannya karena hingga sekarang ia masih terbayang-bayang wajah Cassandra yang tampak sangat berubah semenjak meninggalnya Basil.

Dimulai dari Red Robin, satu demi satu anggota ‘pertemuan’ Batman mengungkapkan pendapat mereka mengenai insiden Batwoman. Untuk bagian ini dibaca sendiri aja ya, cukup menarik soalnya meski dialog-dialognya lumayan panjang. Trust me, it’s a good read.

Setelah mendatangi makam ibunya, Kate menemui ayahnya dan menyatakan bahwa ia sudah memutuskan untuk bergabung dengan The Colony.


Seperti disebutkan di awal, nyesek saya bacanya. Jujur, saya termasuk pengagum karakter maupun cerita, baik fiktif maupun nyata, yang berkaitan dengan survival. Perjuangan seseorang yang acap dibully atau direndahkan hingga berhasil membuktikan bahwa dirinya sukses atau setidaknya lebih baik dari mereka-mereka yang telah melecehkannya termasuk di antaranya. Dan dalam seri komik Detective Comics era Rebirth ini, kisah semacam itu saya temukan dalam karakter Clayface / Basil Karlo. Jika pada akhirnya harus berakhir dengan kematiannya, entah apa yang harus saya komentari.

Faktanya, dalam dunia nyata kejadian serupa juga biasa terjadi. Orang yang kita cap jelek terus saja kita bully, sementara tanpa kita ketahui, di belakang ia terus-terusan berusaha untuk memperbaiki dirinya. Duh.

Saya pribadi bingung juga kalau ditanya bakal mendukung keputusan Batwoman atau tidak. Di satu sisi saya berempati terhadap sosok Basil Karlo / Clayface, tapi di sisi lain saya selalu gemas dengan aturan “no kill”-nya Batman dkk. Itu sebabnya arc “Fall Of The Batmen” ini bikin saya tidak bisa berkata apa-apa…

P.S.: Yang bingung dengan maksud perkataan Damian, kuncinya ada pada kata ‘family’ ya. Keluarga. Bisa dipahami lebih jelas dari perkataan Barbara selanjutnya.

Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.