Review Komik DCeased: Hope At World’s End #8 (DC Comics, 2020)

Di cerita sebelumnya, Wonder Woman dengan bantuan rekan-rekan superhero lainnya berhasil membantu Aerie menyelamatkan Wink, Rustam, dan anak buahnya di Benteng Jotunheim. Namun tidak dengan cuma cuma. Hawkman menjadi korban dan kini ikut bersama pasukan terinfeksi Black Adam. Apa yang akan terjadi selanjutnya? Simak kelanjutan kisahnya dalam sinopsis komik DCeased: Hope At World’s End #8 di bawah ini. Gasss.

Sinopsis Komik *SPOILER*

Review Komik DCeased: Hope At World's End #8 (DC Comics, 2020)

A little girl is trapped outside of The Garden in Gotham City…can the combined might of the Super Pets save her from the infected?!

Story: Tom Taylor
Art: Karl Mostert (Pencil) / Trevor Scott (Ink)
Color: Rex Lokus
Letter: Saida Temofonte
Judul Edisi: Chapter Eight
Tanggal Rilis: 25 Agustus 2020

WARNING! Tulisan di bawah ini mengandung spoiler!

Seorang anak perempuan bernama Amy berusaha berlari menuju bus bersama teman-temannya yang lain. Karena terburu-buru, mainan kuda putih miliknya terjatuh dan pecah. Begitu sadar mainannya hilang, Amy berusaha mencarinya dan ujung-ujungnya malah ketinggalan bus.

Tiba-tiba muncul zombie di belakangnya. Untunglah, ada seekor anjing German Shepherd berwarna hitam yang menyelamatkannya. Anjing tersebut bernama Ace. Seolah paham kondisi di sekitar tidak aman, Ace menarik Amy agar mengikutinya ke sebuah bangunan.

Beberapa waktu kemudian, Detektif Chimp aka Bobo tiba di bangunan yang sama. Mereka pun berkenalan. Setelah tahu tujuan mereka adalah hutan perlindungan milik Poison Ivy di Gotham City, ketiganya memutuskan untuk pergi bersama.

Bobo mengatakan bahwa ada seseorang yang mungkin bisa membantu mereka. Ia berniat untuk berbicara dahulu dengannya. Sebelum pergi, Bobo menginstruksikan pada Amy untuk mengikuti Ace jika Ace bergerak. Ace sendiri, dengan kemampuan pendengarannya, bisa mendengar perkataan Bobo dari jarak jauh.

‘Orang’ yang dimaksud Bobo ternyata adalah seekor kuda putih bernama Comet. Pemiliknya sudah terlebih dahulu tewas di tangan para zombie. Melihat tidak ada bahaya mengancam, Bobo memanggil Ace untuk datang menemuinya bersama Amy.

Setelah menyiapkan pelana kuda di punggung Comet, Bobo menaikkan Amy ke atas Comet. Di saat hampir bersamaan, sekelompok zombie datang menyerang. Walau Bobo sempat terkena cakaran salah satu di antaranya, mereka semua berhasil lolos dari TKP.

Saat ditanya oleh Amy, Bobo mengaku bahwa virus tersebut tidak mempengaruhinya.

Melanjutkan perjalanan, lagi-lagi mereka dihadang sekelompok zombie. Kali ini situasi tidak berpihak. Dalam kondisi terjepit, datanglah Krypto, anjing milik Superman, menyelamatkan mereka. Dengan sekali pancaran heat vision, zombie-zombie tersebut langsung tak berdaya.

Pada akhirnya, Amy, Ace, Comet, Bobo, dan Krypto bisa tiba dengan selamat di hutan perlindungan Poison Ivy.


Saya harus memberi acungan jempol pada Tom Taylor. Di edisi ini, ia dengan cerdas ‘menggunakan’ karakter Amy sebagai benang merah. Jika tidak ada karakter tersebut, sebagus-bagusnya cerita di edisi ini hanya akan terasa sebagai filler. Kesan filler tersebut teredam dengan adanya Amy PLUS detil bus yang hendak ia naiki. Jika teman-teman lupa atau tidak menyadari, Amy adalah salah satu anak panti asuhan yang sebelumnya diselamatkan oleh Red Hood dkk dalam DCeased: The Unkillables.

Kendati demikian, saya berharap edisi berikutnya sih melanjutkan cerita utamanya saja. Jangan yang receh seperti di edisi ini lagi. Setuju?

OK Google, tema artikel yang berhubungan: , , ,

Reply