Review Komik Batman & The Outsiders #16 (DC Comics, 2020)

Di cerita sebelumnya, Batman dan kelompok Outsiders terbang ke Jepang untuk menggagalkan rencana Ra’s Al Ghul. Sesuai rencana, kekuatan Black Lightning yang sudah ditingkatkan oleh perangkat buatan Batman mampu menahan senjata rahasia Ra’s. Berhasilkah mereka kini mengalahkan Ra’s sepenuhnya? Simak kelanjutan kisahnya dalam sinopsis komik Batman & The Outsiders #16 berikut.

Sinopsis Komik *SPOILER*

Review Komik Batman & The Outsiders #16 (DC Comics, 2020)

It’s the last chance for the team to save the world-and to save Orphan and Signal from giving their allegiance to Lady Shiva! Plus, will Katana’s soultaker sword finally break for good? Will Black Lightning give off his last spark? And will Batman be able to destroy Ra’s al Ghul’s weapon?

Story: Bryan Hill
Art: Dexter Soy
Color: Veronica Gandini
Letter: Clayton Cowles
Judul Edisi: The Demon’s Fire Part Finale
Tanggal Rilis: 8 September 2020

WARNING! Tulisan di bawah ini mengandung spoiler!

Black Lightning (Jefferson Pierce) teringat masa lalunya. Sejak tahu punya kekuatan, ia selalu menyembunyikannya. Terkadang ia memang menggunakannya untuk membantu orang lain, namun tidak lebih dari itu. Sementara hati kecilnya sendiri berkata bahwa ia bisa jadi lebih daripada itu.

Selama ini Jeff tidak percaya. Hingga sekarang. Dimana ia harus menghadapi Ra’s Al Ghul. Dengan kekuatannya, ia yakin bisa mencegah Ra’s mewujudkan mimpinya dalam menguasai dunia.

Batman meminta Ra’s menyerah. Tentu saja Ra’s menolak. Dengan kekuatan senjata rahasianya, Ra’s langsung melumpuhkan Batman, Duke, Orphan, Katana, Sofia, dan Lady Shiva sekaligus. Setelah yakin Batman dkk tidak berdaya, Ra’s pergi untuk menghadapi Black Lightning.

Sepeninggal Ra’s, Lady Shiva menyemangati Orphan untuk bangkit dan menghadapi anak buah Ra’s. Orphan menyanggupinya.

Ra’s coba menghasut Black Lightning untuk berpindah ke pihaknya. Untungnya Black Lightning tidak gentar. Bahkan saat diancam bakal terus menerus dijadikan target oleh Ra’s. Alih-alih mundur, Black Lightning justru menggunakan kekuatan petirnya untuk menyerang dan menghempaskan Ra’s hingga ia tak lagi berdaya.

Seorang diri Orphan berhasil mengalahkan anak buah Ra’s. Lady Shiva dan rekan-rekannya menyaksikan kejadian tersebut. Batman lantas pergi untuk mencari Black Lightning. Lady Shiva lantas menghampiri Orphan dan mengatakan bahwa ia bangga terhadap putrinya itu.

Black Lightning memberitahu Batman bahwa ia merasa kekuatannya lebih besar dari itu. Meski tidak langsung mengiyakan, Batman menyatakan bahwa seharusnya Black Lightning ada di samping Superman dan Wonder Woman. Batman melanjutkan bahwa ia ingin agar Jeff tetap memimpin The Outsiders dan membimbing yang lain tanpa lagi ada campur tangan darinya.

Tak lama yang lain bergabung. Kepada mereka, Batman mengumumkan bahwa mereka sudah tidak lagi membutuhkan dirinya. Pun begitu, ia punya satu permintaan terakhir, yang baru akan diberitahu saat mereka kembali ke kota Gotham.


Perjalanan serial ini sudah mendekati titik akhir. Seperti yang sudah saya prediksi jauh-jauh hari, Ra’s Al Ghul jadi satu-satunya lawan mereka di sepanjang perjalanan Batman bersama kelompok The Outsiders. Agak menyebalkan sih. Sama menyebalkannya ketika pertarungan Ra’s melawan Black Lightning yang tensinya dibangun selama 16 edisi hanya berlangsung dalam beberapa panel gambar saja. Tapi yah, daripada ceritanya berputar-putar di tempat tanpa ada perkembangan yang berarti bagi canon, memang dihentikan adalah pilihan terbaik.

OK Google, tema artikel yang berhubungan: , ,

Reply