Review Komik Batman/Superman #9 (DC Comics, 2020)

Di cerita sebelumnya, ada penutup dari mini arc mengenai usaha General Zod dalam mengembalikan penduduk Kandor dengan cara yang cukup ekstrim. Yaitu dengan memanfaatkan Lazarus Pit milik Ra’s Al Ghul. Usahanya bisa dikatakan agak berhasil karena kini sebagian isi botol Kandor ada di tangannya. Lantas cerita apa lagi yang bakal diusung oleh serial ini? Simak jawabannya dalam sinopsis komik Batman/Superman #9 di bawah ini.

Sinopsis Komik *SPOILER*

Review Komik Batman/Superman #9 (DC Comics, 2020)

“Atomic” part one! The Atomic Skull is dead. When Batman and Superman arrive on the scene of his explosive demise, they discover that this villain-turned-would-be hero was one of many people to be the subject of grisly-and sometimes fatal-experiments. But who is pulling the strings of these bizarre and unnecessary surgeries? Whom will they experiment on next? And what does one of Superman’s oldest foes, the Ultra-Humanite, have to do with this deadly mystery?

Story: Joshua Williamson
Art: Clayton Henry
Color: Alejandro Sanchez
Letter: John J. Hill
Judul Edisi: Atomic Part One
Tanggal Rilis: 2 Juni 2020

WARNING! Tulisan di bawah ini mengandung spoiler!

Dermaga Gotham. Dua orang polisi patroli menemukan mayat seorang pria dengan tubuh penuh selang yang sepertinya bekas eksperimen. Ternyata itu bukanlah mayat dengan kondisi serupa yang diketemukan dalam beberapa hari terakhir.

Sementara itu, di tempat lain, Batman tengah memburu Atomic Skull (Albert Michaels) yang dicurigai baru saja berbuat kekacauan. Saat dikonfrontasi, Atomic Skull menyatakan bahwa ia sendiri sudah berniat untuk bertobat dan menyendiri. Pun begitu, ada seseorang yang tidak ingin hal tersebut terjadi.

Sayangnya, akibat cuci otak (yang sebenarnya dilakukan oleh Teen Titans), Atomic Skull tidak bisa menjelaskan dengan gamblang apa yang telah terjadi. Ia hanya bisa memperingatkan Batman bahwa orang tersebut akan datang kepada Batman cepat atau lambat. Tidak itu saja, ia juga akan memanfaatkan Superman demi bisa mewujudkan niatnya itu. Atomic Skull sendiri sengaja sudah bersusah payah meloloskan diri dari sekapan orang tersebut agar bisa menginformasikan hal tersebut.

Sebelum menyelesaikan ucapannya, tubuh Atomic Skull meledak. Dashyatnya ledakan membuat Superman yang tengah berada di kota Metropolis memutuskan untuk mendatangi TKP dan membantu menyelamatkan penduduk sipil yang terperangkap puing-puing bangunan. Hingga akhirnya ia menemukan Batman di salah satu puing, yang untungnya dalam kondisi baik-baik saja.

Begitu tahu apa yang terjadi pada Atomic Skull, Superman yakin bahwa memang Atomic Skull berada di bawah tekanan. Ia pun memutuskan untuk menyelidiki hal tersebut lebih lanjut bersama Batman.

Kembali ke dermaga Gotham. Kedua polisi patroli memutuskan untuk memeriksa ke dalam saluran pembuangan air untuk mencari sumber mayat yang baru saja mereka temukan. Tiba-tiba saja muncul Ultra-Humanite yang langsung membunuh salah satu di antaranya, lantas menyeret polisi lainnya ke dalam kurungan. Rupanya Ultra-Humanite-lah yang telah sebelumnya menyekap Atomic Skull. Tujuannya satu, untuk membangun pasukan berkekuatan atom alias Atomic Army.


DC Comics sepertinya sudah menemukan formula khusus untuk men-treatment serial yang satu ini. Yaitu sebagai side story maupun pelengkap dari cannon yang berjalan di serial lainnya. Saya memang tidak mengikuti serial Teen Titans, tapi dari respon pembaca lain, arc Atomic ini punya hubungan yang erat. Bahkan bisa saja berujung pada perselisihan antara Batman dengan Robin. Jadi, yah, kita lihat saja bakal seperti apa kelanjutan ceritanya nanti.

OK Google, tema artikel yang berhubungan: , ,

Reply