Review Komik 1001 Arabian Nights: The Adventures of Sinbad #7 (Zenescope, 2009)

Di cerita sebelumnya, Sunfury Amulet akhirnya berhasil didapatkan oleh Sinbad secara utuh. Kabrit Amud pun juga sudah ditaklukkan oleh Wilhelm, salah satu anak buah Sinbad. Artifak apalagi yang bakal dicari oleh Sinbad dkk? Simak kelanjutan kisahnya dalam sinopsis komik 1001 Arabian Nights: The Adventures of Sinbad #7 di bawah.

Sinopsis Komik *SPOILER*

Review Komik 1001 Arabian Nights: The Adventures of Sinbad #7 (Zenescope, 2009)

Zenescope presents the very first Grimm Fairy Tales/1001 Arabian Nights summer crossover event! In 1001 Arabian Nights: The Adventures of Sinbad #7, Wilhelm claims that an ancient curse is the reason for his gruesome appearance. What he failed to reveal is that he brought the curse upon himself. The true story behind Wilhelm’s transformation is wrapped up in greed, magic, and the powers of a beautiful genie. Guest staring everyone’s favorite sorceress, not to mention one of the sexiest comic babes around, Grimm Fairy Tales’ Belinda! Then in Grimm Fairy Tales #33, a man searching for a cure to his dying wife’s illness may find that the remedy is far worse than the disease itself as he discovers a little known fairy tale courtesy of Belinda. ‘The Three Snake Leaves’ tells the story of a man who is willing to do anything to bring back his dead wife, and the dire price he must pay. Revealing the full origin of Wilhelm from The Adventures of Sinbad, this crossover is one not to be missed!

Story: Joe Brusha
Art: Ron Adrian
Color: Kieran Oats
Letter: Crank!
Judul Edisi: –
Tanggal Rilis: Januari 2009

WARNING! Tulisan di bawah ini mengandung spoiler!

Melihat Ashcroft yang asyik bercengkrama dengan kekasihnya, Samelia, Wilhelm jadi teringat dengan masa lalunya.

Baghdad. Wilhelm, sebelum dikutuk seperti sekarang, dulunya bekerja sebagai pembantu seorang juragan kaya. Juragan tersebut menjual beraneka hewan. Mulai dari ular, burung kakaktua, hingga monyet. Wilhelm acap bermain-main dengan binatang-binatang tersebut saat sedang tidak ada pelanggan yang datang.

Suatu hari, seorang wanita cantik diantarkan ke tempat majikan Wilhelm. Melihatnya, Wilhelm langsung jatuh cinta pada pandangan pertama.

Beberapa waktu kemudian, Wilhelm mendengar suara tamparan dari ruang sebelah. Ternyata majikannya hendak memaksa wanita tersebut berhubungan intim. Wilhelm berusaha melindungi wanita tersebut. Sang majikan lantas membiarkannya. Tidak terlalu ada bedanya karena besok rencananya wanita tersebut bakal dijual dengan harga tinggi ke siapa saja yang berminat. Sepeninggal sang majikan, Wilhelm pun berkenalan dengan wanita tersebut yang diketahui bernama Zahra.

Wilhelm mendatangi rumah seseorang yang dikenal sebagai ahli sihir. Yang ada di sana ternyata Belinda. Setelah memastikan bahwa Wilhelm siap menanggung resiko, Belinda menanyakan apa yang diinginkan oleh Wilhelm. Wilhelm menjawab bahwa ia ingin memiliki semua kekayaan dan kekuasaan majikannya. Belinda mengabulkannya.

Esok paginya, Wilhelm terbangun dan mendapati dirinya ternyata ada di tempat tidur mewah milik majikannya. Dan sesuai keinginannya, ia kini menjadi orang kaya yang berkuasa, menggantikan posisi si majikan.

Bergegas Wilhelm menuju ke pasar dan menyatakan bahwa Zahra adalah miliknya, tidak untuk dijual. Anehnya, saat dibawa ke dalam, Zahra ternyata tidak menyukainya. Ia menampar Wilhelm dan berlari meninggalkannya menuju mantan majikan Wilhelm.

Dengan kesal Wilhelm mendatangi Belinda dan mempertanyakan hal tersebut. Belinda tidak merasa salah karena yang diminta Wilhelm sebelumnya adalah harta dan kekuasaan. Wilhelm pun merevisi permintaannya dan menyatakan bahwa yang ia inginkan adalah cinta Zahra.

Kembali ke pasar, Zahra langsung menyambut Wilhelm dengan penuh cinta kasih sesuai harapan Wilhelm. Wilhelm lantas mengajak Zahra untuk menuju rumah mewahnya.

Beberapa waktu kemudian, giliran mantan majikan Wilhelm yang mencari Zahra. Begitu tahu Zahra sekarang tinggal di rumah Wilhelm, diam-diam mantan majikan Wilhelm menemui Zahra di kamarnya. Namun Zahra menolak kehadirannya mentah-mentah. Ia tidak berminat untuk menjalin hubungan asmara dengan orang rendahan seperti mantan majikan Wilhelm.

Mantan majikan Wilhelm mendatangi rumah Belinda dan meminta sesuatu yang bisa ia gunakan untuk membalas dendam. Belinda memberikan sebuah botol berwarna hijau kepadanya.

Malam harinya, mantan majikan Wilhelm menyusup ke kamar tidur Wilhelm dan menghampiri Wilhelm serta Zahra yang tengah memadu kasih. Sembari tersenyum keji, mantan majikan Wilhelm menuangkan cairan dari dalam botol hijau Belinda. Adalah monster api yang keluar dari dalam botol tersebut. Tanpa ragu, mantan majikan Wilhelm memerintahkan monster tersebut untuk membunuh Wilhelm.

Di luar dugaan, ketika monster tersebut hendak menyerang Wilhelm, Zahra mendorong Wilhelm menjauh. Akibatnya, Zahra yang kemudian tewas di tangan monster api tersebut. Mantan majikan Wilhelm syok melihatnya. Pun begitu dengan Wilhelm, yang lantas berjanji akan mencari cara untuk menghidupkan kembali Zahra.


Kisah masa lalu Wilhelm bakal berlanjut di Grimm Fairy Tales #33. Kebetulan edisi tersebut memang sengaja saya tahan dulu sinopsisnya hingga The Adventures of Sinbad #7 ini dibahas. Yang penasaran dengan kisah akhir Wilhelm dan Zahra bisa standby di hari Senin tanggal 9 besok, ya.

OK Google, tema artikel yang berhubungan: , , ,

Reply