Review Komik 1001 Arabian Nights: The Adventures of Sinbad #2 (Zenescope, 2008)

Di cerita sebelumnya, Sinbad dan kru menuju kepulauan Ma’rut dan Ka’tan untuk mencari artifak Sunfury Amulet. Artifak tersebut diperlukan untuk membuat Jericho Visor, alat yang diyakini bisa membantu Sinbad kembali ke kampung halamannya di Baghdad. Dalam petualangannya, Sinbad bertemu dengan Ratu Penyihir Alorana, pemimpin Ma’rut. Akankah Alorana membantu Sinbad dalam pencariannya? Simak jawabannya dalam sinopsis komik 1001 Arabian Nights: The Adventures of Sinbad #2 berikut. Gassken.

Sinopsis Komik *SPOILER*

sinbad2

From the company that brought you smash indie hits Grimm Fairy Tales and Return To Wonderland comes an exciting new series you absolutely cannot miss. The awe-inspiring tales from 1001 Arabian Nights have entertained and enchanted audiences for hundreds of years. Now Zenescope brings you a bold reinterpretation of a classic. Samelia has been left behind with the Witch Queen Alorana while Sinbad and the rest of his crew journeys to Ka’tan in search of half of the magical Sunfury Amulet. But unfortunately for Sinbad, the Queen failed to mention the terrifying dragon that awaits his arrival.

Story: Dan Wickline
Art: Paolo Pantalena
Color: Kieran Oats
Letter: Alphabet Soup’s Michael De Lepine
Judul Edisi: Sinbad And The Eyes of Fire Part Two
Tanggal Rilis: Juli 2008

WARNING! Tulisan di bawah ini mengandung spoiler!

Sementara Sinbad mencumbu Alorana, Mahdu mengkonfrontasi Wilhelm. Sinbad baru menghentikan aksinya begitu melihat Wilhelm dalam kondisi terpojok. Dengan cepat ia mengambil bros Alorana dan melemparkannya ke arah Mahdu. Hal itu membuat Mahdu lengah dan Wilhelm bisa membalikkan keadaan.

Mahdu memberitahu Alorana bahwa Wilhelm tengah memata-matai dirinya. Alorana justru berbalik menyalahkan Mahdu yang tidak bisa mengalahkan Wilhelm dan menganggu ‘pertemuannya’ dengan Sinbad. Pun begitu, Alorana mengampuni Mahdu dan memintanya untuk besok ikut bersama Sinbad dan kru menuju Ka’tan. Sinbad sendiri meminta Wilhelm untuk bergabung dengan rekan-rekannya yang lain karena ia hendak menyelesaikan ‘bisnisnya’ dengan Alorana. Ia menambahkan agar Wilheml menyapaikan pada Pots agar malam ini tidak usah memasak.

Alorana memberitahu Sinbad bahwa potongan amulet tersimpan di leher patung Kabrit Amud. Sayangnya hanya itu informasi yang ia punya. Sebelum pergi, sebagai tanda itikad baik, Alorana minta agar Sinbad meninggalkan Samelia di istana. Ashcrof sempat tidak setuju, namun Sinbad mengiyakan. Ia berjanji bakal kembali untuk menjemput Samelia setelah urusannya di Ka’tan usai.

Di kapal, Sinbad segera membagi tugas antara krunya dengan pasukan Mahdu yang terdiri dari 6 orang. Saat tengah mengatur strategi, Mahdu tiba-tiba menanyakan apakah ratunya sudah memberitahu akan adanya naga. Sinbad terkejut mendengarnya.

Sementara itu, di istana Ma’rut, Alorana membawa Samelia untuk dibuatkan baju baru yang lebih cocok untuk penghuni istana. Ia ternyata tidak yakin Sinbad dan Mahdu bakal kembali karena selama ini sudah ratusan orang yang ia utus untuk mengambil pecahan amulet tersebut. Semuanya gagal.

Naga yang dimaksud Mahdu kini sudah berada di hadapan Sinbad, menghadang laju kapal Al Da’rab. Bersusah payah Sinbad mengatur strategi untuk mengalahkan naga tersebut. Sebuah serangan membuat beberapa orang, termasuk Sinbad dan Mahdu, terlempat ke laut. Dan kini si naga bersiap untuk kembali menyerang Al Da’rab.


Lumayan seru sih ini. Apalagi baru memasuki edisi kedua. Kalau tensinya bisa dijaga, atau ditingkatkan lagi, sepertinya gak bakal ada penyesalan ‘selingkuh’ dari seri Grimm Fairy Tales untuk menyelesaikan The Adventures of Sinbad terlebih dahulu.

rk sinbad2

Leave a Reply