Pengalaman Menjemput Rejeki Bersama Vira

Meski peminatnya tidak sebanyak beberapa tahun lalu, ngeblog bagi saya adalah kegiatan yang menyenangkan. Saya bisa bercerita tentang berbagai hal yang memang relate dengan kehidupan saya sehari-hari. Di situs Curcol.Co ini misalnya. Hampir seluruh tema yang dibahas punya ikatan personal yang kuat. Review Komik karena saya gemar membaca komik, Drama Korea karena saya suka nonton drakor (kalau lagi ada waktu), Pajak Kendaraaan Bermotor karena saya suka bingung berapa biaya pajak yang harus dibayarkan setiap sudah waktunya, Pemburu Tiket Arcade karena saya doyan main di game center dan ngumpulin tiket. Bahkan tema Kamus Bahasa pun saya kembangkan karena saya suka mempelajari berbagai bahasa, baik bahasa daerah maupun bahasa asing.

Selain sebagai media untuk curcol, blog juga saya gunakan sebagai sarana untuk mengembangkan kemampuan menulis. Contoh yang paling dekat adalah seri Catatan Perjalanan Sri Lanka yang menggunakan gaya penulisan Disway-nya Dahlan Iskan. Jika dibaca secara berurutan dari bagian pertama hingga terakhir, akan terlihat proses transisi (atau mungkin lebih tepatnya proses ‘adaptasi’) dari gaya penulisan yang biasa saya lakukan menjadi ala ala Disway. Hasil akhirnya (di catper bagian terakhir yang dijadwalkan publish tanggal 6 Februari besok) memang tetap tidak bisa 100% mirip, tapi yah, tujuan saya bukan untuk menduplikasi, melainkan untuk belajar sesuatu yang baru.

Yang lebih menyenangkan lagi, sudah sejak lama pemilik blog bisa mendapatkan penghasilan tambahan dari situs yang mereka kelola. Sudah bukan rahasia lagi, banyak di antara mereka yang memiliki gaji hingga ratusan juta rupiah. Hanya dari ngeblog. Bukan aktivitas kaleng kaleng, bukan?

Dari sekian banyak alternatif memperoleh duit dari blog, ada satu yang ingin saya bahas di sini. Namanya Vira.ID, atau selanjutnya akan saya sebut Vira. Meski masih dalam tahap beta, namun sudah banyak penggunanya. Baik yang berstatus publisher (pemilik blog) maupun advertiser (pemasang iklan).

Sebelum dilanjut, seperti ini tampilan utama dari situs Vira (https://beta.vira.id/).

Tampilan utama situs Vira.ID

Jadi, pada dasarnya, Vira adalah situs yang mempertemukan antara pemilik blog dengan perusahaan atau pemilik produk yang ingin agar situs atau produk milik mereka diberitakan secara viral. Caranya adalah dengan membuat artikel mengenai produk yang bersangkutan — sesuai dengan ketentuan yang diberlakukan — di blog milik publisher.

Pemilik blog akan mendapatkan bayaran untuk setiap tugas yang mereka kerjakan. Besarnya bervariasi. Jika tidak salah lihat, paling murah adalah Rp 99.000,-, sedang yang termahal Rp 157.000,-. Nantinya, kita bisa mengajukan permohonan payout untuk meminta agar bayaran yang sudah kita kumpulkan ditransfer ke rekening bank kita.

Baca juga  Daftar High Paying Keyword (HPK) Indonesia Terbaru 2016

Agar tidak bingung, seperti ini langkah-langkah menjemput rejeki bersama Vira.

  1. Pemilik blog mendaftarkan diri sebagai Publisher.

  2. Pemilik blog mendaftarkan blog-blog yang dimiliki. Tunggu hingga disetujui. Biasanya dalam waktu 1×24 jam.

  3. Cari tugas yang ingin dikerjakan di bagian Find Task. Klik Bid Now untuk mengajukan proposal pengerjaan tugas. Tidak ada batasan di sini. Kita bisa melakukan penawaran sebanyak-banyaknya.

  4. Cek bagian Task Activities secara berkala. Proposal atau bid yang diterima akan ditampilkan di sini. TIDAK ADA notifikasi via email.

  5. Kerjakan tugas sesuai dengan syarat dan ketentuan yang diberlakukan. Jika sudah, Submit informasi mengenai tugas tersebut (URL artikel dan URL media sosial) melalui bagian Task Activities.

  6. Tunggu hingga ada pemberitahuan mengenai status tugas yang di-submit, apakah diterima atau tidak. Jika diterima, dana sesuai dengan biaya pengerjaan tugas akan masuk ke dalam ‘saldo’ kita.

  7. Jika ingin mengajukan payout, kita tinggal mengisi form yang tersedia di bagian Request Payout. Sepertinya tidak ada batasan minimal payout. Batas minimum payout per Februari 2019 adalah Rp 500.000,-. Hanya ada pemberitahuan bahwa ada biaya Rp 6.500,- apabila kita menggunakan bank selain BCA.

Seperti ini alurnya dalam bentuk grafis.

Alur menjemput rejeki di Vira.ID

Saya sendiri sudah mencobanya. Mulai dari pengajuan bid hingga dana cair ke rekening. Tidak perlu dijelaskan detilnya, biarkan bukti screenshot yang berbicara.

Pengalaman Menjemput Rejeki Bersama Vira

Pengalaman Menjemput Rejeki Bersama Vira

Pengalaman Menjemput Rejeki Bersama Vira

Sesuai ketentuan, pembayaran diproses dalam waktu 5 hari kerja. Pengiriman mereka lakukan melalui Jenius. Tidak ada potongan sama sekali karena saya menggunakan rekening BCA.

Kendati demikian, tidak semuanya manis di Vira.

Pertama, meski jumlah tugas cukup banyak, mencapai ratusan, namun susah sekali untuk memenangkan bid. Saya tidak tahu kriteria yang diterapkan oleh pihak Vira. Apakah first come first served, berdasarkan track record, kualitas blog, atau ada parameter lain di luar itu. Ini tidak saya alami sendiri. Teman-teman saya juga sama. Probabilitas mendapatkan tugas mungkin sekitar 5% saja. Atau bahkan kurang.

Kedua, tidak ada kejelasan apakah bid yang kita ajukan diterima atau tidak. Tidak jelas juga apakah suatu tugas sudah expired atau belum. Perlu diketahui, untuk masing-masing tugas biasanya hanya diterima beberapa blog saja. Dengan demikian, tugas-tugas lama sebenarnya sudah pasti expired semua. Seharusnya mereka ini disembunyikan saja dari daftar task. Atau setidaknya dibuat agar publisher tidak bisa melakukan bid. Agar tidak terlanjur berharap. PHP itu jahat loh.

Tapi secara keseluruhan, saya cukup terbantu dengan keberadaan Vira. Setidaknya ada satu alternatif mencari rejeki melalui blog yang (untuk saat ini) terbukti membayar.

Ada yang sudah mengikuti Vira juga?

OK Google, tema artikel yang berhubungan: ,

2 Comments - Add Comment

Reply