Review Komik Superman #51 (2016)

The start of a new era begins. Dari bocoran DC Rebirth beberapa waktu lalu, terlihat bahwa tokoh utama Superman berubah kembali menjadi versi Pre New-52. Pertinyiinnya, apa yang terjadi dengan Superman New-52? Apakah ia maju menjadi bakal calon gubernur DKI? Wow wow wow, tentu tidak. Dan jawabannya juga tidak ada ujung langit, melainkan di event “Super League” yang dibuka oleh komik Superman #51 ini. Penasaran? Sama, saya juga, karena bahkan baru halaman pertama saja sudah ada fakta yang bikin syok. Ah, biar gak tambah bertele-tele, cekidot langsung deh sinopsis dan spoilernya di bawah ini. Jangan sedih ya pokoknya.

Sinopsis Komik *SPOILER

05_00

His time without powers made Kal-El realize that the world is in need of more protectors…more super-powered beings like himself. But where will he find such beings?

Story: Peter J. Tomasi
Art / Color: Mikel Janin
Judul Edisi: The Final Days of Superman Part 1: This Mortal Coil
Tanggal Rilis: 6 April 2016

“I’m dying”. Oke, sebuah pembuka halaman yang cukup menohok dari si manusia besi kita. Faktanya memang demikian. Rangkaian kejadian mulai dari Darkseid Wars (yang akhirnya diketahui terjadi sebelum event Truth) hingga Savage Dawn yang demikian memforsir kemampuan dan kekuatan Superman mulai memberikan efek negatif bagi tubuhnya. Ia sekarat dan entah berapa lama lagi, yang jelas Superman tahu bahwa waktunya di bumi tidak lama lagi.

Meanwhile, di China, seseorang sedang mencoba menerobos masuk ke dalam sistem komputer Fortress of Solitude yang kondisinya belum 100% pulih pasca ‘merger’ dengan WatchTower dan Stormwatch sebelumnya. Meski sistem Solitude sudah mengetahui adanya aktivitas hacking tersebut, namun mereka gagal menghentikannya (karena mengira yang terjadi barusan adalah semacam glitch belaka). Dan seseorang di negeri Panda tersebut berhasil mengambil ‘sesuatu’ dari sistem Fortress of Solitude.

Superman kemudian mengunjungi Lana Lang di Smallville dan memberitahukan apa yang terjadi pada dirinya, di depan kuburan kedua orang tuanya. Clark juga menitipkan wasiat pada Lana, untuk menguburkannya tepat di samping makam kedua orang tuanya tersebut.

Di North Branch, Minnesota, seorang penjahat yang kabur dari kejaran polisi tiba-tiba terkena sambaran petir. Mobilnya terpelanting dari jembatan dan terjatuh ke sungai. Tanpa diduga, laki-laki tersebut keluar dari mobil dan mengatakan bahwa ia adalah Superman, dengan tubuh menyala berwarna merah (seperti saat Superman mengeluarkan jurus solar flare).

Di Metropolis, Superman berkunjung ke apartemen Lois Lane dan mengajaknya terbang ke angkasa.


Meski tidak banyak adegan dramatis di edisi ini, saya merasakan muatan emosi yang dalam di setiap frame Superman. Suer, membaca lembar demi lembarnya hingga usai membuat saya merasa ada sesuatu yang bakal hilang. Agak aneh juga, mengingat hampir selama setahun ini saya lebih banyak gemesnya dengan polah Superman versi New 52 ini. Giliran mau ‘hilang’, baru kerasa sedihnya…

Tema artikel yang berhubungan: , , ,

Reply