Review Komik Justice League #13 (2017)

Edisi Justice League kali ini kembali merupakan tie-in dari event Justice League vs. Suicide Squad. Setelah sebelumnya diceritakan tentang asal usul Max Lord, kali ini akan berkisah tentang tersebarnya efek Eclipso Diamond ke dunia, dari mata Steve Trevor, mantan kekasih Wonder Woman yang juga pimpinan A.R.G.U.S. Bagaimana cerita selengkapnya? Simak deh di sinopsis (dan spoiler) komik Justice League #17 berikut ini. Oh ya, disarankan untuk membaca Justice League vs. Suicide Squad #5 dulu sebelum membaca tie-in ini, biar gak gagal paham dengan ceritanya.

Sinopsis Komik *SPOILER*

A “JUSTICE LEAGUE VS. SUICIDE SQUAD” tie-in! It’s the day no one saw coming when Harley Quinn finds herself the protector of Gotham City, repelling a brutal assault from the super-villain threat of [REDACTED].

Story: Tim Seeley
Art: Scott Eaton (Pencils) / Wayne Faucher (Inks)
Color: Gabe Eltaeb
Letter: Richard Starkings & Comicraft
Judul Edisi: Welcome To Eclipso
Tanggal Rilis: 18 Januari 2017

Steve Trevor hendak pulang ke rumah saat ia mendapat laporan tentang Superman yang menyerbu White House. Tidak itu saja, di lokasi yang berbeda, Aquaman, Wonder Woman, Green Lantern, dan The Flash juga membuat kekacauan. Melihat tanda di wajah mereka, Trevor segera menyadari bahwa para anggota Justice League tersebut sedang dikontrol oleh sesuatu.

Tidak butuh waktu lama hingga orang-orang di sekitar Trevor ikut terkontrol oleh eclipso diamond. Untungnya Trevor masih bisa melarikan diri meski kakinya sempat terluka. Ia pun mengunci markasnya dari luar agar orang-orang yang ada di dalam tidak membuat kekacauan di luar.

Dalam perjalanan menuju rumahnya, Trevor melihat dampak eclipso yang sudah meluas. Karena jalanan yang semakin gelap, ia mengambil sebuah senter dari truk yang berhenti di pinggir jalan. Keputusannya terbukti tepat karena ternyata, orang-orang yang terjangkit eclipso itu tidak tahan dengan sinar yang terang. Tiba di rumahnya, Trevor melihat saudari dan dua orang keponakannya sudah pula terkontrol oleh eclipso. Ia hendak membunuh mereka yang hendak menyerangnya, namun kemudian ia tidak tega, dan memilih untuk menutup mata. Saat terbangun, ia sempat melihat penampakan kondisi rumahnya yang kembali seperti semula. Namun ternyata itu palsu karena sesungguhnya ia sudah pula terjangkit oleh eclipso.


Yah, saya tidak terlalu melihat hubungan cerita ini dengan cerita utama Justice League vs. Suicide Squad, selain penampakan Superman di layar CCTV saat ia menyerang Gedung Putih. Ceritanya memang tidak jelek, tapi tidak terlalu ada artinya kalau menurut saya pribadi. Saya lebih tertarik dengan ‘zombie-zombie’ eclipso di sini yang kalau diamati mirip banget dengan ‘zombie-zombie’ di serial komik populer Crossed. Memang tanda di wajahnya berbeda, tapi perubahan sikapnya dan raut wajah mereka sama persis loh. Coba deh diperhatikan kalau tidak percaya.

Tema artikel yang berhubungan: , , ,

Reply