Review Komik Detective Comics #959 (2017)

Di cerita sebelumnya, seorang rekan lama Azrael (Jean-Paul Valley) dari Order of St. Dumas yang bernama Nomoz tiba-tiba muncul di Gotham City dalam keadaan terluka parah. Ia memberitahu Azrael bahwa telah muncul sosok bernama Ascalon, kostum penghabisan yang memiliki misi untuk menghabisi seluruh anggota Order of St. Dumas. Termasuk Nomoz dan juga Azrael. Di tempat lain, Bruce Wayne (Batman) yang berniat menemui Zatanna, justru tak sengaja berhadapan dengan Ascalon, yang hendak membunuh salah satu anggota Order of St. Dumas yang kebetulan berada di tempat yang sama dengan Bruce. Untunglah kemudian Zatanna muncul dan untuk sementara waktu berhasil menyingkirkan Ascalon. Apa yang akan terjadi selanjutnya di sinopsis komik Detective Comics #959 berikut ini?

Sinopsis Komik *SPOILER

“Intelligence” part two! While his team comes to grips with Azrael’s past, Batman is on the trail of the shocking secret he learned at the end of last month’s epic BATMAN/FLASH crossover, “The Button”—and it’s brought him directly to the Mistress of Magic, Zatanna!

Story: James T Tynion IV
Art: Alvaro Martinez (Pencils) / Raul Fernandez (Inks)
Color: Brad Anderson
Letter: Sal Cipriano
Judul Edisi: Intelligence Part Two – Transcendence
Tanggal Rilis: 28 Juni 2017

Beberapa tahun sebelumnya. Zatanna menemui Bruce Wayne yang sedang berada di sebuah rooftop di Las Vegas. Bruce menceritakan bahwa ia hendak berguru sihir pada Zatara, ayah Zatanna, namun Zatara belum mau melakukannya sebelum Bruce bisa menguasai sihir sederhana. Dan permasalahannya, hingga saat itu Bruce belum juga dapat melakukannya.

Masa kini. Di Iceberg Lounge, Gotham City. Bruce meminta Zatanna untuk membantunya berubah kostum menjadi Batman mumpung yang lain sibuk berlari ketakutan pasca munculnya Ascalon. Zatanna melakukannya. Sesaat kemudian Ascalon muncul kembali dan hendak melanjutkan misinya untuk membunuh Brother Kodo. Kali ini serangan sihir Zatanna tidak mempan kepadanya. Untunglah rekan-rekan Batman segera tiba. Dengan sigap Batman menginstruksikan pada BatWoman untuk mengevakuasi Brother Kodo dengan Orphan dan Clayface melindunginya, sementara BatWing dan Azrael tetap berada di TKP untuk membantu dirinya dan Zatanna menghadapi Ascalon.

Melihat Ascalon, Azrael maju seorang diri sembari menyatakan bahwa ini adalah pertarungannya. Sebaliknya, saat melihat Azrael, Ascalon justru terlihat kebingungan. Ia lantas memegang pundak Azrael yang tampak kesakitan begitu tersentuh oleh Ascalon. Batman mencoba menolongnya, tapi Ascalon dengan mudah menyingkirkannya. Untunglah, kebingungan Ascalon membuatnya memutuskan untuk pergi meninggalkan tempat tersebut untuk mencari jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang mendadak muncul di pikirannya. Sementara itu, brother Kodo tanpa diduga telah terekspos oleh sianida dan meninggal sebelum sempat ditolong oleh BatWoman.

Di The Belfry, Dr. Victoria October didatangkan guna menangani Nomoz. Sayangnya, ia tidak secara jelas menyatakan bagaimana kondisi Nomoz sebenarnya, apakah bisa bertahan atau tidak. Clayface terlihat mengagumi paras cantik Victoria.

Di Foxtech, BatWing dan BatWoman sedang berusaha meneliti dan mencari informasi mengenai Ascalon. Sedangkan Batman menemui Zatanna di sebuah rooftop. Batman kemudian menyinggung soal tawaran Zatanna di masa lalu, tentang sebuah cara untuk mendapatkan jawaban dari pertanyaan yang tidak mungkin terjawab. Zatanna kaget mengetahui Batman masih ingat akan hal tersebut. Pun begitu, ia mengingatkan Batman bahwa ia mungkin harus ‘membayar mahal’ apabila hendak melakukan hal tersebut. Sebaliknya, dengan mengungkit soal kematian Red Robin, Batman memastikan bahwa ia 100% siap terhadap segala konsekuensinya karena tidak ingin tragedi kematian Red Robin terulang kembali.

Sementara itu, Azrael sedang melakukan meditasi karena ia sempat melihat penampakan yang mengerikan ketika sebelumnya Ascalon menyentuh tubuhnya. Pikirannya tampak tidak bisa berkonsentrasi sepenuhnya. Dan tiba-tiba saja, muncul sesosok monster dengan kostum yang mirip dengan miliknya di hadapannya.


Yah, beberapa bagian cerita masih agak sulit untuk dicerna, tapi tidak terlalu membuat kepala pusing. Cuma bikin penasaran aja. Seperti tentang penampakan yang dialami Azrael, serta apa yang dimaksud oleh Batman tentang cara untuk mendapatkan jawaban dari pertanyaan yang tak mungkin terjawab. Di sisi lain, walau kecil kemungkinannya, saya bakalan hepi banget kalau Zatanna bergabung dengan tim Batman di serial Detective Comics ini. Tapi yah, kayaknya sih gak mungkin terjadi…

Tema artikel yang berhubungan: , , ,

Reply