Review Komik Detective Comics #958 (2017)

Di edisi sebelumnya, kita hanya sekedar mendapat cerita filler yang mengisahkan aksi Spoiler pasca meninggalkan tim Batman dan kembali bersolo aksi. Tidak banyak yang menarik dalam cerita tersebut, selain kehadiran Anarky di penghujung halaman. Untunglah, Detective Comics #958 ini tidak lagi merupakan filler, melainkan akan lanjut mengeksplor salah satu anggota tim Batman, yaitu Jean-Paul Valley alias Azrael. Seperti apa ceritanya?

Sinopsis Komik *SPOILER

“Intelligence” part one! Azrael has found a new home in Gotham City…unfortunately, someone from his old home with the Order of St. Dumas has found him! The Order has unleashed a bizarre new evil on the world, and it’s convinced it must destroy Jean-Paul Valley!

Story: James T Tynion IV
Art: Raúl Fernández (Inks) / Alvaro Martinez (Pencils)
Color: Brad Anderson
Letter: Sal Cipriano
Judul Edisi: Intelligence Part 1
Tanggal Rilis: 14 Juni 2017

Jean-Paul Valley (Azrael), Lucas Fox (Batwing), dan Kate Kane (Batwoman) sedang menonton sebuah pertandingan basket saat Nomoz, teman Jean-Paul tiba-tiba muncul dalam kondisi berdarah-darah. Untuk mengalihkan perhatian publik, Jean-Paul segera meminta Lucas untuk mematikan lampu stadion dan membawa Nomoz ke The Belfry.

Sementara itu, Bruce Wayne mendatangi New Iceberg Lounge di Gotham Harbour dimana di sana sedang berlangsung sebuah pertunjukan. Entah apa Bruce memang sungguh ingin menonton pertunjukan tersebut atau tidak, namun sesaat kemudian ia bertemu dengan Oswald Cobblepot (Penguin) yang menawarkan untuk ikut dalam sebuah pertunjukan privat yang khusus dipertunjukkan bagi kaum papan atas. Bruce menyetujuinya.

Orphan dan Clayface sedang berlatih drama saat rekan-rekannya datang membawa Nomoz. Melihat kostum Suit of Sorrows milik Jean-Paul Valley yang berada tak jauh dari tempatnya berada membawa Nomoz sempat panik dan meminta agar dijauhkan darinya sebelum ia jatuh pingsan. Kate yang tidak mengetahui latar belakang kostum tersebut meminta Jean-Paul untuk menceritakan kepadanya.

Usai sekilas kisah latar belakang Jean-Paul sebagai Azrael, Nomoz yang tersadar nimbrung dengan memberitahunya tentang Ascalon, kostum (ingat, kostum Azrael dapat bergerak sendiri dan memiliki sistem AI tingkat tinggi) ‘penghabisan’ yang memiliki misi untuk menghabisi seluruh anggota Order of St. Dumas, termasuk Nomoz dan juga Jean-Paul sendiri. Tidak itu saja, Nomoz menambahkan bahwa Ascalon juga sudah mengetahui keberadaan mereka di kota Gotham plus adanya anggota Order of St. Dumas lainnya selain mereka di sana.

Bruce sedang bermain judi bersama beberapa orang di suatu ruangan. Tiba-tiba terdengar suara ledakan. Orang yang berada di sebelah Bruce, pria berjubah merah yang mengaku bernama Brother Kodo langsung panik. Sesaat kemudian muncullah Ascalon dari balik tembok, menyatakan niatnya untuk menghabisi Brother Kodo. Namun belum sempat ia melaksanakannya, Zatanna Zatara muncul dan membuatnya terjerembab ke lantai bawah.


Saat Bruce mengatakan hendak meminta bantuan magic dalam perang besar yang akan ia hadapi, sepertinya semua penggemar DC sudah langsung ngeh dengan bakal hadirnya Zatanna Zatara. Dan saya girang sekali karena tidak butuh waktu lama untuk menghadirkannya ke dalam Action Comics. Awalnya saya pikir arc ini hanya akan fokus pada Jean-Paul Valley a.k.a Azrael saja, tapi ternyata juga ada kelanjutan cerita utamanya. Ntaps.

Tema artikel yang berhubungan: , , ,

Reply