Sinopsis Komik Wonderland Volume 2 (Zenescope, 2013)

“Wonderland Volume 2”, sesuai namanya, merupakan sekuel dari “Grimm Fairy Tales Presents Wonderland Volume 1“.

Sama seperti sebelumnya, ada 5 edisi dari serial Wonderland yang disatukan di volume ini. Tepatnya edisi #6 hingga #10. Yang dirilis pada periode Desember 2012 hingga April 2013.

Sekedar mengingatkan, di cerita sebelumnya, Calie dan Violet Liddle mencoba untuk menetap di kota kecil Daresbury. Mereka berharap bisa lepas dari mimpi buruk tentang Wonderland.

Sayangnya, harapan hanya tinggal harapan. Justru Violet nyaris celaka akibat Mad Hatter.

Lalu apa yang akan terjadi selanjutnya?

Simak sinopsis komik Wonderland Volume 2 beserta review singkatnya di bawah ini.

WARNING! Tulisan di bawah ini mengandung spoiler!

Sekilas Tentang

cover komik wonderland volume 2

cover komik wonderland volume 2

Setelah mengalahkan roh jahat dari saudara laki-lakinya yang telah lama meninggal dan melarikan diri dari teror kota yang dikuasai oleh kegilaan Mad Hatter, Calie dan putrinya, Violet, menghilang ke kota Los Angeles dengan harapan dapat menghindari jangkauan Wonderland yang semakin luas.

Tapi keduanya cepat untuk belajar bahwa di mana pun mereka lari, atau di mana mereka bersembunyi … wonderland akan menemukan mereka.

Story: Raven Gregory
Art: Sheldon Goh, Gerard Conte, EJ Morges, Francesco Di Pastena
Color: Ulises Grostieta, Francesca Zambon, Ben Sawyer
Letter: Jim Campbell
Judul Edisi: Volume 2 (Wonderland #6-#10)
Tanggal Rilis: 8 Mei 2013

Alur Cerita / Sinopsis Komik Wonderland Volume 2

Di kota Hollywood, Los Angeles, California.

Sepasang kekasih Travis dan Erika tengah dugem di sebuah klub malam, Excess.

Travis lalu memberikan sebuah obat berwarna hijau yang bernama Dream pada Erika.

Setelah mengkonsumsinya, Erika merasa melayang dan sangat menikmatinya.

Travis lantas mengajaknya ke gang belakang klub untuk bercumbu.

Tak disangka Erika malah menggigit pipi Travis. Bahkan lanjut menggerogoti tubuhnya.

3 orang wanita kemudian muncul dan mengajak Erika ikut dengan mereka. Erika menurut.

Belakangan diketahui mereka adalah trio Flowers, makhluk yang berasal dari Wonderland.


Di Culver City, California.

Calie dan Violet kini tinggal di sebuah apartemen.

Violet sendiri lebih banyak berdiam diri. Ia juga tidak mengindahkan ibunya.

Bukan tanpa sebab. Suara-suara dari Wonderland rupanya makin sering bergaung di pikirannya. Suara-suara yang mengajaknya untuk pergi ke sana.

Pun begitu, ia berusaha keras untuk mengabaikannya.


Di Wonderland. Regina dan Grey Knight memburu Red Queen (Elizabeth Allen).

Yang dicari ternyata tengah bersama King of Hearts (William Allen).

Dengan tewasnya Jabberwocky, Red Queen yakin mereka tidak akan selamat jika terus berada di Wonderland.

Dan untuk bertahan hidup, Red Queen berniat untuk menuju Kuil Kemurnian (Temple of Purity). Satu-satunya tempat yang tidak terjamah kegilaan Wonderland.


Acap melihat Violet duduk di pinggir jendela, dini hari, Harmony, tetangga apartemen, sengaja menemuinya dan mengajak ngobrol.

Walau tidak membalas ucapannya, Violet tampak tersenyum.


Dalam perjalanan menempuh badai salju menuju Kuil Kemurnian, Red Queen menceritakan asal usul tempat tersebut.

Tak disangka, itu adalah rumah sakit jiwa di bumi yang berpindah ke Wonderland.

Ajaibnya, sementara orang-orang gila menjadi sembuh, yang waras justru ketularan kegilaan di Wonderland.

Red Queen percaya sesuatu yang ada di dalam kuil tersebut bisa ‘menyembuhkan’ Wonderland.


Calie bermimpi bertemu Brandon di mimpinya.

Padahal itu hanyalah Jabberwocky yang menyamar.

Ketukan di pintu membangunkannya.

Yang datang adalah Harmony, hendak menemui Violet.

Berbeda dengan sebelumnya, kali ini Violet menyambut kedatangan Harmony.

Hubungan keduanya pun makin lama makin dekat.

Ingin agar Violet bisa menjalani hidupnya dengan wajar, Calie membiarkannya.


Red Queen dan King of Hearts tiba di kuil.

Kepala biksu sempat mencegat mereka. Namun setelah mengetahui ketulusan hati seorang ibu (Elizabeth) dalam melindungi putranya (William), keduanya akhirnya diperbolehkan masuk.

Dari kejauhan tampak White Rabbit (Kelinci Putih) mengawasi.

Belakangan White Rabbit menemui Regina dan memberitahu sesuatu kepadanya.


Calie pergi untuk melamar pekerjaan di sebuah restoran.

Sebelum pergi, ia berpesan agar Violet tidak memperbolehkan siapa pun masuk. Termasuk Harmony.

Di restoran, Calie lagi-lagi dihantui oleh mimpi buruk Wonderland.

Sementara itu, Violet rupanya melanggar pesan ibunya dan membiarkan Harmony masuk.

Setelah ngobrol beberapa saat, Harmony mengajaknya jalan-jalan nanti malam.

Violet sempat enggan. Ia takut dimarahi ibunya. Namun karena Harmony mengancam untuk meninggalkannya, Violet akhirnya menuruti ajakan Harmony.


Malamnya, Violet nekat memberi obat tidur ke Calie.

Begitu Calie terlelap, ia dan Harmony bergegas meninggalkan apartemen.


Para biksu mengantarkan Red Queen dan King of Hearts ke sebuah air mancur yang merupakan portal menuju bumi.

Sayangnya, portal tersebut hanya bisa digunakan sekali di setiap musim di bumi.

Tidak itu saja, hanya satu orang saja yang bisa menggunakannya di satu waktu.

Tanpa ragu, Red Queen mempersilahkan King of Hearts untuk pergi terlebih dahulu.

Baru saja usai berpamitan, tak disangka Regina datang bersama pasukannya dan bersiap untuk menyerang Kuil Kemurnian.


Harmony mengajak Violet pergi ke klub Excess.

Melihat kedatangannya, trio Flowers tampak gembira.

Sementara itu, Calie terbangun dan langsung menyadari ada yang tidak beres.


Mencoba menghadang Regina, di luar dugaan para biksu Kuil Kemurnian tewas begitu saja.

Giliran Red Queen yang menghadapi Regina.

Entah bagaimana caranya, ia tiba-tiba menghadirkan White Knight dan pasukannya.


Calie mendatangi kamar Harmony untuk mencari petunjuk.

Di tempat sampah, Calie menemukan brosur klub Excess.

Ada gambar White Rabbit dan pesan untuk mengajak Violet ke sana.


Violet asik berdansa dengan Harmony.

Mendadak Harmony menciumnya. Di saat itu ia rupanya memasukkan obat Dreams ke mulut Violet.

Sesaat kemudian Violet merasa melayang. Diikuti dengan hadirnya Flowers.

Tak lama para wanita yang ada di sana mulai mencium dan memasukkan Dreams ke pasangan masing-masing.


Pertarungan di Wonderland berlangsung sengit.

Kubu Red Queen sempat unggul.

Sebelum Gray Knight diam-diam menyusup dan berhasil menangkap King of Hearts.


Violet tersadar. Ia kaget melihat Harmony dan wanita-wanita lain di klub memangsa para pria.

Flowers menghampirinya dan hendak membawanya ke Wonderland.

Untunglah Calie muncul dan langsung menembak salah satu di antara trio Flowers.

Flowers merespon dengan membangkitkan sosok monster raksasa di belakang Calie.

Tanpa sempat menghindar, monster tersebut memakan Calie.


Walau tampak lemah, King of Hearts ternyata memang gila seperti layaknya penghuni Wonderland lainnya.

Begitu Gray Knight lengah, King of Hearts mengeluarkan sebilah pisau dari balik jubahnya dan langsung menghujani tubuh Gray Knight dengan tusukan.

Memanfaatkan Regina yang kaget melihat aksi King of Hearts, Red Queen gercep menarik putranya masuk ke dalam kuil dan menuju air mancur portal.

Meski King of Hearts enggan meninggalkan ibunya sendiri, Red Queen tetap memaksa King of Hearts masuk ke dalam portal.

Sesaat kemudian, Regina dan pasukannya tiba di TKP.

Sudah pasrah, Red Queen berniat berjuang sampai titik darah penghabisan.

Tak disangka, tiba-tiba tangan William keluar dari dalam air mancur.

Seolah tahu apa yang bakal terjadi, Red Queen buru-buru bersembunyi.

Ternyata benar. Sebuah ledakan dahsyat terjadi dan memusnahkan seluruh pasukan Regina.

Regina sendiri selamat. Bersama dengan Gray Knight, yang tampak sudah kembali bugar.


Setelah menenangkan diri, Violet berlari ke bar dan melemparkan botol-botol alkohol ke arah Flowers dan monster raksasa.

Tanpa ragu, ia melemparkan pemantik api dan membuat seluruh klub terbakar.

Berbarengan dengan itu, Calie berhasil keluar dari dalam perut si monster.

Melihatnya, Violet bergegas memapah ibunya pergi meninggalkan klub Excess. Dan lanjut meninggalkan kota.


Innocence mengawasi kepergian Calie dan Violet dari kejauhan.

Ia tidak sendiri. Ada Alice Liddle yang sekarang bernama Love, bagian dari Keepers (Sang Penjaga).

Innocence agak khawatir karena tidak menyangka Violet bisa menggunakan kekuatan mimpi di luar jagat Wonderland.


Di klub Decadence, Chicago.

Tempat tersebut ternyata merupakan pusat dari penyebaran obat Dreams. Pimpinannya adalah Sunflower, juga berasal dari Wonderland.


Erika melahirkan seorang bayi yang ia beri nama Dahlia Ivy.

Anak buah Sunflower melaporkan hal tersebut kepadanya. Selain tentang benih yang sudah berhasil ditanam, juga tentang Ratu Sekop alias Regina yang dijamin tidak akan curiga.

Sunflower puas mendengarnya.

Simpulan

Itu tadi sinopsis dari komik Wonderland Volume 2. Yang lagi-lagi menyuguhkan sebuah cerita yang lumayan apik.

Well, minus edisi #10 yang batal saya tulis sinopsisnya.

Pasalnya, saya bingung apakah ceritanya hanya semacam alternate reality atau apa. Sudah dibaca berulang tetap saja gak ngeh.

Ya sudahlah, semoga saja memang tidak penting dan sekedar filler, hehehe.

Versi digital / fisik dari komik “Wonderland Volume 2” ini bisa diperoleh di Amazon.

sinopsis komik wonderland volume 2

Leave a Reply