Review Komik Batman & The Outsiders #2 (DC Comics, 2019)

Di cerita sebelumnya, Black Lightning (Jefferson Pierce) menghadapi ujian pertamanya sebagai pimpinan The Outsiders. Selain Katana (Tatsu Yamashiro), dua anak buahnya yang lain — Orphan (Cassandra Cain) dan Signal (Duke Thomas) — nyata-nyata belum sepenuhnya bisa menerima dirinya sebagai leader. Sementara itu, muncul sosok Kaliber, cyborg dari masa depan yang datang kembali ke masa sekarang untuk memastikan keselamatan Sofia, satu-satunya hasil eksperimen The Ark Program yang masih tersisa. Apa yang akan terjadi selanjutnya? Temukan jawabannya dalam sinopsis komik Batman & The Outsiders #2 berikut ini.

Sinopsis Komik *SPOILER*

batmanandtheoutsiders 2

Sofia Barrera is on the run from an enforcer for the Ark, the program that gave her powers—but in the process, she’s fallen into the hands of the mystery man called Kaliber! He claims he wants to protect her…but who’s paying his bill? And is Katana already questioning Black Lightning’s leadership on their very first mission? Or is she just pushing him in a direction he’s not willing to go?

Story: Bryan Hill
Art: Dexter Soy
Color: Veronica Gandini
Letter: Clayton Cowles
Judul Edisi: Lesser Gods Part 2
Tanggal Rilis: 12 Juni 2019

WARNING! Tulisan di bawah ini mengandung spoiler!

Di BatCave. Batman (Bruce Wayne) memberitahu Jefferson bahwa saat ini Sofia berada di suatu tempat di Los Angeles bersama dengan orang kepercayaannya, Kaliber. Pun begitu, Batman tetap meminta Jefferson untuk waspada terhadap Kaliber. Selain itu, ia yakin bahwa bukan hanya mereka saja yang saat ini tengah melacak keberadaan Sofia.

Di Joshua Tree. Kaliber menceritakan bahwa sesungguhnya ia tidak berasal dari masa depan. Ia hanya mengatakan itu agar Sofia percaya dan mau ikut dengannya. Namun ia memastikan bahwa ceritanya tentang Ishmael dan Ra’s Al Ghul bukan bualan. Ishamel sendiri adalah hasil dari The Ark Program, yang memangsa nyawa metahuman untuk meningkatkan kekuatannya. Entah bagaimana caranya, Ra’s Al Ghul kini bekerjasama dengannya. Tidak lupa Kaliber memberitahu Sofia bahwa bantuan dari Batman akan segera tiba.

Sebelum beristirahat, Sofia minta diberi senjata untuk berjaga-jaga. Kaliber mengabulkannya.

Tanpa disangka, di dalam kamar, Sofia berniat menggunakan senjata tersebut untuk mengakhiri hidupnya. Niatnya terhenti akibat kemunculan Ishmael, yang tanpa basa basi langsung menyerangnya. Untungnya, sesaat kemudian Kaliber tiba dan mengkonfrontir Ishmael.

Meski diminta untuk melarikan diri, Sofia memilih untuk membantu Kaliber menghadapi Ishmael. Sayang usaha mereka sia-sia. Kaliber berhasil dilumpuhkan dan Ishmael bersiap untuk menghabisi Sofia.

Tiba-tiba bantuan lain datang. Tidak lain dan tidak bukan adalah para anggota The Outsiders. Namun kekuatan Ishmael ternyata jauh di luar dugaan mereka. Tidak hanya bisa mengalahkan Black Lightning dkk, Ishamel juga sukses membawa kabur Sofia.

18 jam kemudian. Di Khadym. Sofia terbangun di sebuah kamar yang mewah. Di hadapannya sudah ada Ishmael dan Ra’s Al Ghul, yang menyatakan bahwa sekarang Sofia adalah muridnya.


Semakin terang bahwa memang Ra’s Al Ghul yang berada di balik semua insiden ini. Kemungkinan besar ia hendak mencuci otak Sofia dan melatihnya menjadi anak buahnya, demi bisa mengalahkan Batman. Menarik melihat bagaimana hasilnya nanti mengingat Ishmael sendiri ternyata juga bukan karakter yang mudah untuk dikalahkan. Tidak hanya kuat, ia juga memiliki kemampuan untuk meregenerasi bagian tubuhnya yang rusak dengan cepat. Bakal seru sih ini kayaknya.

Artwork sebenarnya cukup bagus. Sayang di bagian wajah menurut saya terkadang tidak konsisten. Bagaimana menurut teman-teman?

rk batmanoutsiders2

Leave a Reply