Itinerari Unik Seharian Anti Mainstream di Seoul

Beberapa tahun belakangan, Korea Selatan memang menjadi salah satu destinasi utama wisatawan asal Indonesia. Terlebih semenjak booming drama korea serta musik K-Pop yang banyak digemari generasi millenial. Ini ditambah lagi dengan tarif maskapai dari dan ke negeri gingseng yang setiap tahun mengalami penurunan. Cucok deh.

Maraknya traveler yang memilih Korsel, terutama kota Seoul dan sekitarnya, sebagai tujuan wisata secara otomatis memicu banyaknya artikel bertema perjalanan dan liburan yang berkaitan. Itu sebabnya saya tidak begitu tertarik untuk membuat seri catatan perjalanan selama berlibur ke sana di bulan Juni 2019 lalu. Alih-alih, pada kesempatan kali ini saya sengaja menghadirkan sesuatu yang berbeda. Yaitu berbagai pilihan kegiatan dan aktivitas yang unik dan anti mainstream yang bisa teman-teman lakukan saat berlibur di Seoul.

Seperti apa?

Menginap Di Hotel Semi Otomatis Tanpa Awak

Seoul punya banyak pilihan penginapan. Dari yang berbandrol terjangkau, hingga yang bergelimang fasilitas mewah. Dari yang sekamar beramai-ramai, hingga yang bisa puas guling-guling di kamar sendirian. Pun begitu, jika memungkinkan, luangkan waktu setidaknya satu hari untuk bermalam di akomodasi semi otomatis tanpa staff yang sudah mulai bermunculan di kota tersebut.

Prosesi check-in dan check-out di masing-masing penginapan tersebut mungkin berbeda. Yang pasti, kita akan berhadapan dengan mesin check-in yang bentuknya mirip ATM seperti pada gambar di bawah. Untuk penduduk lokal kemungkinan besar bisa langsung melakukan check-in secara otomatis dengan mengikuti petunjuk yang ada di mesin tersebut. Termasuk melakukan pembayaran dan serah terima kunci kamar. Berbeda dengan wisatawan, dimana ada tahap verifikasi identitas (passpor) secara manual via telpon yang sudah disediakan di samping mesin.

Untuk kamarnya sendiri tidak ada bedanya dengan hotel-hotel pada umumnya kok. Masih ada pula karyawan yang bertugas untuk membersihkan dan menata kamar setelah penghuninya check-out. Bukan berarti seluruhnya dikerjakan oleh robot. Apapun itu, menginap di sana dijamin bisa memberikan experience yang unik dan berbeda.

Pengalaman saya menginap di WO Hotel Itaweon, salah satu hotel tanpa awak di Seoul, bisa dibaca di https://curcol.co/pengalaman-menginap-di-wo-hotel-itaewon-akomodasi-minim-pegawai-di-seoul-16466.

Menjelajah Taman Bermain Terbengkalai

Yang hobi selfie pasti tahu, taman bermain adalah salah satu spot yang menarik untuk dijelajahi setiap sudutnya. Sekarang coba bayangkan jika ada sebuah taman bermain yang sudah lama ditutup, dengan warna-warna cerah yang mulai kusam, wahana-wahana yang terbengkalai namun sebagian masih berfungsi, serta tempat duduk yang catnya mulai mengelupas dan berdebu. Betapa asyiknya jika kita bisa berada di tempat semacam itu dan mengambil foto-foto Instagramable yang bikin orang lain iri to the max.

Dan untungnya, di Seoul benar-benar ada taman bermain yang sudah bertahun-tahun tidak lagi difungsikan. Namanya Yongma Land. Lokasinya tidak jauh dari stasiun subway Mangu. Sekitar 2km saja. Meski sudah tidak beroperasi secara resmi, tempat tersebut tidak benar-benar ditutup. Kita tetap bisa masuk ke sana dengan membayar sejumlah uang di loket masuk.

Saat saya mendatanginya, hanya ada sekitar 6 orang pengunjung lain. Yang 2 sedang melakukan pemotretan profesional ala prewed, yang 2 bergantian foto di semua wahana yang ada, dan yang 2 lagi menguasai wahana carrousel yang kebetulan paling ikonik.

Selain jadi surga selfie, Yongma Land bisa menjadi ajang uji nyali. Cobalah blusukan ke bagian belakang hingga hampir tiba di dekat pagar pembatas. Terasa sekali ada aura yang berbeda. Apalagi ada kursi dengan patung karakter ET teronggok di sana. Lirikan matanya bikin kita merasa ada sesuatu yang lain sedang mengawasi aktivitas kita, hehehe.

Jangan lupa juga untuk naik ke bukit dari jalan yang ada di sebelah kiri gerbang masuk. Kita bisa menemukan tumpukan mesin serta part wahana di sana. Seru.

Pengalaman saya mengunjungi Yongma Land (termasuk peta lokasi dan petunjuk menuju ke TKP) bisa dibaca di https://curcol.co/selfie-ria-di-yongma-land-eks-taman-hiburan-di-seoul-yang-katanya-berhantu-16483.

Berburu Hadiah Mesin Capit

Eksistensi mesin capit dan permainan arcade pada umumnya di Seoul memang sudah tidak semasif tahun-tahun sebelumnya. Kendati demikian, mengunjungi satu dua gerai arcade di sana bisa memberi pengalaman yang tidak terlupakan. Tidak perlu bingung masalah bahasa. Semua gerai arcade di sono memiliki konsep mandiri. Bisa dimainkan dengan menggunakan mata uang asli Korsel. Mesin penukar uang juga sudah tersedia.

Hampir semua mesin permainan, termasuk capit boneka, dibandrol dengan harga 1000 KRW per sesi. Souvenir hadiahnya bervariasi. Mulai dari gantungan kunci, boneka, hingga action figure. Buru salah satu di antaranya dan jadikan itu sebagai oleh-oleh personal yang unik dan tidak dimiliki wisatawan lain.

Informasi yang lebih detil mengenai jaringan game center yang ada di Seoul bisa dibaca di https://curcol.co/game-center-seoul-16570.

Ngeteh Bersama Puluhan Kucing

Setelah capek berkeliling Yongma Land dan berburu hadiah claw machine, waktunya untuk menutup aktivitas dengan minum teh atau kopi. Dan tidak ada yang lebih menyegarkan lagi ketimbang ngeteh atau ngopi dengan ditemani puluhan kucing jinak yang lucu dan imut. Dimana lagi kalau bukan di Cat Cafe, yang bisa dengan mudah ditemui di area-area turis termasuk di Myeongdong.

Salah satu yang menurut saya punya letak yang strategis adalah Cats Attic. Hanya berjarak sekitar 50 meter dari Busanjib, resto halal yang populer di kawasan Myeongdong. Cocok, kan? Habis makan kenyang, ngeteh cantik di cafe bareng kucing, hehehe.

Pengalaman saya bercengkrama bersama para kucing di Cats Attic Cat Cafe bisa dibaca di https://curcol.co/main-kucing-di-cats-attic-cat-cafe-myeongdong-seoul-16448.


Teman-teman punya saran aktivitas unik dan anti mainstream lainnya yang bisa dilakukan di Seoul? Bagikan informasinya di kolom komentar yang ada di bawah ya.

Selamat jalan-jalan!

Last modified on October 10, 2019 7:02 am

Share
Cosa Aranda

Cosa Aranda adalah blogger profesional dari kota Surabaya yang sudah berkecimpung di dunia bisnis online sejak tahun 2005. Sempat beberapa kali menjadi pembicara seminar dan mengadakan workshop pada periode tahun 2007-2010. Saat ini lebih banyak menghabiskan waktu untuk menggeluti hobi dan passionnya di bidang travelling, hiburan, serta permainan arcade. Bisa ditemui di Facebook jika ingin berkenalan.