Alur Cerita Film Dawn of The Dead (1978) | Lagi Santai Di Mall Bersama Zombie Malah Diganggu Preman

“Dawn of The Dead” adalah judul kedua dalam semesta film Living Dead karya George A. Romero. Versi remake dari film perdananya sudah pernah diulas di Curcol.Co, “Night of The Living Dead“.

Walau berada dalam jagat cerita yang sama, kisah dalam film ini tidak berhubungan dengan prekuelnya. Pada dasarnya, Romero ingin menunjukkan bagaimana virus zombie telah menyebarluas ke berbagai wilayah secara masiv.

Menariknya, judul ini telah mengalami remake kekinian di tahun 2004. Sutradaranya adalah Zack Snyder. Mungkin nanti menyusul dituliskan sinopsisnya.

Yang sudah lebih dulu dipublikasikan adalah versi komik dari “Dawn of The Dead“. Di akhir kita bandingkan apakah ada perbedaan yang signifikan atau tidak di dalamnya.

Baiklah, tanpa berpanjang lebar lagi, simak yuk alur cerita film Dawn of The Dead beserta review singkatnya di bawah ini.

Sekilas Tentang

poster film dawn of the dead

poster film dawn of the dead

Menyusul epidemi zombie yang terus berkembang yang telah bangkit dari kematian, dua Philadelphia S.W.A.T. anggota tim, reporter lalu lintas, dan pacar eksekutif televisinya mencari perlindungan di pusat perbelanjaan terpencil.

Tanggal Rilis: 1 September 1978
Durasi: 126 menit
Sutradara: George A. Romero
Produser: Richard P. Rubinstein
Penulis Naskah: George A. Romero
Produksi: Laurel Group
Pemain: David Emge, Ken Foree, Scott Reiniger, Gaylen Ross

Sinopsis / Alur Cerita Dawn of The Dead

WARNING! Tulisan di bawah ini mengandung SPOILER!!!

3 minggu pasca pandemi zombie, jutaan orang di Amerika Serikat telah terinfeksi. Hal itu mengakibatkan kekacauan luar biasa di penjuru negara.

Opsi solusi dengan membantai para mayat hidup menjadi perdebatan di masyarakat. Timbul pro dan kontra. Termasuk dalam sebuah talk show yang berlangsung di stasiun televisi WGON TV.

Di tengah kekacauan, reporter lalu lintas Stephen Andrews (diperankan oleh David Emge) mengajak kekasihnya yang sedang mengandung, Fran Parker (diperankan oleh Gaylen Ross), untuk kabur meninggalkan kota menggunakan helikopter yang biasa ia gunakan untuk melakukan liputan dari udara.

Sementara itu, di tempat lain, anggota SWAT Roger DeMarco (diperankan oleh Scott Reiniger) bersama timnya mengepung sebuah bangunan. Penghuninya tidak mau menyerahkan rekan mereka yang sudah menjadi zombie kepada Garda Nasional sesuai hukum yang berlaku.

Adu tembakan tidak terelakkan. Korban berjatuhan dari kedua belah pihak.

Salah satu anggota SWAT, Wooley (diperankan oleh James A. Baffico), membuat rusuh dengan menembaki penghuni yang tidak bersenjata.

Tidak ada pilihan lain, Peter Washington (diperankan oleh Ken Foree), anggota SWAT lain, terpaksa membunuhnya.

Situasi makin kisruh dengan munculnya penghuni bangunan yang sudah menjadi zombie.

Setelah mendapat informasi mengenai zombie-zombie yang dikurung di rubanah dari seorang pendeta tua (diperankan oleh Jese Del Gre), Roger, Peter, dan rekan-rekan mereka menghabisi para mayat hidup tersebut.

cuplikan film dawn of the dead

cuplikan film dawn of the dead

Roger, yang kebetulan adalah teman Stephen, lantas mengajak Peter untuk bergabung dengannya meninggalkan kota bersama Stephen.


Beberapa waktu kemudian, Stephen dan Francine tiba di kantor polisi untuk menjemput Roger dan Peter.

Tiga polisi di sana sempat berniat untuk membajak helikopter mereka. Untunglah Roger dan Peter tiba sebelum mereka melakukannya.

Penerbangan pun dimulai.

Dalam perjalanan, mereka menyaksikan sendiri bagaimana invasi zombie sudah menyebar kemana-mana.

Juga terlihat kelompok warga sipil yang bergabung dengan Garda Nasional untuk membunuh zombie-zombie yang ada.


Untuk mencari bahan bakar, helikopter mendarat di atap sebuah kompleks mall.

Walau banyak zombie di sana, namun sebagian besar berada di luar.

Mengetahui ada persediaan makanan yang berlimpah di sana, Roger dan Peter memutuskan untuk menghabisi zombie-zombie yang berada di dalam mall.

Belakangan Stephen menyusul untuk membantu keduanya. Ia jadi sependapat dengan Roger dan Peter untuk tinggal di pusat perbelanjaan untuk sementara.

Francine yang ditinggal sendirian nyaris menjadi korban salah satu zombie yang nyasar. Untungnya Stephen dkk kembali di waktu yang tepat.


Francine tidak ingin mereka terus-terusan berdiam diri di mall. Ia merasa tidak aman. Sayangnya, Stephen tidak sependapat dan memilih untuk tetap tinggal di sana.

Dengan berat hati Francine menyetujuinya. Kendati demikian, ia minta untuk diajarkan cara mengemudikan helikopter dan menggunakan senjata.


Untuk memastikan zombie-zombie yang berdatangan tidak masuk ke dalam pusat perbelanjaan, Roger dan Peter memarkir dua truk trailer tepat di depan pintu utama mall.

Aksi Roger yang kurang hati-hati membuatnya kakinya tergigit oleh salah satu zombie.

Pun begitu, ia tidak mau pasrah begitu saja. Ia tetap ikut membantu yang lain menyelesaikan rencana mereka selanjutnya. Yaitu menutup pintu-pintu mall yang lain.

Dengan bersusah payah Stephen dkk berhasil melakukannya.


Tidak ada lagi zombie pengganggu membuat Stephen, Roger, Peter, dan Francine bebas menikmati kehidupan mereka di dalam pusat perbelanjaan.

Mulai dari gonta ganti pakaian, mencicipi bermacam kudapan, bermain arcade, hingga berolahraga ice skating.


Kondisi tubuh Roger akhirnya tidak bisa lagi bertahan. Ia tewas dan berubah menjadi zombie. Mau tidak mau Peter membunuhnya.

hidup menahan sakit mati menjadi zombie

hidup menahan sakit mati menjadi zombie


Sebuah geng motor sadis mengetahui ada orang yang memiliki helikopter di dalam mall.

Tanpa basa basi mereka nekat membuka blokade pintu pusat perbelanjaan dan menyerbu ke dalam.

Zombie-zombie yang sebelumnya mengepung mall otomatis ikut masuk.

Kekacauan besar-besaran terjadi. Terlebih Peter dan Stephen tidak tinggal diam, berusaha mempertahankan tempat persembunyian mereka.

Apes, Stephen kemudian tewas dan berubah menjadi zombie. Sebagian besar anggota geng motor juga mengalami nasib serupa.

welcome to zombie club

welcome to zombie club

Merasa bersalah, Peter berniat untuk tetap tinggal. Ia meminta Francine untuk pergi meninggalkannya.

Kendati begitu, di saat-saat terakhir Peter memutuskan untuk ikut bersama Francine dan pergi menggunakan helikopter.

Penutup

Itu tadi sinopsis atau alur cerita dari film Dawn of The Dead. Secara garis besar tidak ada perubahan yang berarti dengan versi komiknya.

Saya malah merasa beberapa bagian yang agak membingungkan di komik terjawab jelas di versi layar lebarnya ini.

Walau secara umum menyenangkan untuk ditonton, banyak detil yang sebenarnya bikin ilfil ketika diperhatikan dengan seksama.

Seperti kepala zombie yang sudah berlubang dan memuncratkan darah terlebih dahulu sebelum ditembak.

Adegan zombie makan usus di momen puncak lumayan seru. Sayang ternoda dengan adegan membagongkan dimana salah satu anggota geng motor sempat-sempatnya cek tensi saat diburu zombie.

Jangan-jangan dia memang sengaja bikin tensi saya naik.

Film “Dawn of The Dead” ini bisa ditonton secara streaming di platform Youtube.

Catatan: review serta rating bersifat subyektif dan berdasarkan preferensi pribadi

alur cerita film dawn of the dead

Leave a Reply