Web Novel Moonlight Drawn By The Clouds

Selain yang mencari sinopsis terbaru dari drama korea Love In The Moonlight alias Moonlight Drawn By The Clouds, banyak juga yang tiba di Curcol.Co karena mencari info tentang web novel dari serial tersebut. Seperti mungkin sudah sama-sama diketahui, drakor yang dibintangi oleh Park Bo-Gum dan Kim You-Jung ini memang diadaptasi dari web novel atau webtoon dengan judul “Gooreumi Geurin Dalbit”, yang ditulis oleh Yoon Yi-Soo dan diilustrasikan oleh kk. Edisi pertamanya dipublikasikan pada tanggal 4 Oktober 2013 dan edisi terakhirnya terbit pada tanggal 10 Oktober 2014. Meski mengambil setting kerajaan, ceritanya cukup menarik karena Yi-Soo berhasil membalut tema pemberontakan dan perebutan kekuasaan dengan unsur komedi romantis yang kental. Tidak salah jika saat ini “Moonlight Drawn By The Clouds” berhasil memuncaki rating tayangan drama di Korea.

webnovel_moonlightdrawnbytheclouds

Kembali ke urusan webnovel. Bagi yang kebingungan mencari link menuju webtoon “Gooreumi Geurin Dalbit”, bisa langsung menuju ke tautan berikut: http://novel.naver.com/webnovel/list.nhn?novelId=126772. Jangan lupa, bahasa yang digunakan adalah bahasa Hangul (Korea), ya. Jadi bagi yang tidak bisa membaca tulisan Hangul, ya mending pantengin aja tayangan dramanya setiap hari Senin dan Selasa 😀 Saya sudah coba translate dengan menggunakan Google Translate, dan hasilnya cukup menyedihkan. Rasanya bakal lebih banyak waktu yang terbuang untuk memahami teks hasil terjemahannya ketimbang memahami ceritanya sendiri, hehehe.

Siapa tahu ada yang tidak percaya, berikut ini cuplikan terjemahan bahasa Inggris dari beberapa paragraf awal halaman pertama novel “Love In The Moonlight”.

This spring was coming from the ground.

Pareut one life is felt everywhere. Blowing in the wind gwimit jabunchi was quite warm mix of warmth.

Leaf moon’s Day (April 1), unjongga of Hanyang.

Dambaet shop where people gather like clouds unjong to hold one seat on the street was crowded with people today is called Go in the morning.

Dan ini versi bahasa Indonesia-nya.

Musim semi ini datang dari tanah.

Pareut satu kehidupan dirasakan di mana-mana. Bertiup di jabunchi gwimit angin adalah campuran cukup hangat kehangatan.

Daun moon Hari (1 April), unjongga dari Hanyang.

Dambaet toko tempat orang berkumpul seperti awan unjong untuk memegang salah satu kursi di jalan penuh sesak dengan orang-orang hari ini disebut Go di pagi hari.

Pusying kan bacanya? Tapi silahkan aja sih kalo keukeuh mau baca, siapa tau emang penasaran tingkat dewa buat tahu ending atau cerita akhirnya sebelum tayang di TV 😀

Reply