Sinopsis Uncontrollable Fond Episode 7 & Episode 8 (2016)

Di cerita sebelumnya, Shin Joon-Young mendadak menghilang setelah meninggalkan No Eul di sebuah provinsi, jauh dari kota Seoul. Kepergian keduanya membuat pusing CEO Namgoong dan manajer Joon-Young karena membuat heboh media hiburan di sana, juga fans-fans Joon-Young. Setelah sedikit mengingat kejadian semalam, No Eul akhirnya mendapat petunjuk bahwa Joon-Young berada di sebuah pulau yang berada tidak jauh dari kota tempat ia meninggalkan No Eul. Dan ya, ia berhasil menemukan Joon-Young di sana. Namun saat ia mendatanginya, Joon-Young justru melangkah menjauh dan memintanya untuk pergi. Apa yang sebenarnya terjadi?

Dok. gambar dan video © KBS2 of Korea Selatan

Sinopsis Episode 7

Sedikit flashback, sebelum pergi ternyata Joon-Young mengatakan bahwa ia sebenarnya ingin membawa No Eul ikut dengannya ke pulau. Tapi jika ia melakukannya, ia khawatir bahwa ia takkan memperbolehkannya meninggalkan dirinya demi siapapun. Ia juga berharap agar No Eul tidak muncul lagi di hadapannya, karena jika demikian, maka ia takkan pernah melepaskannya lagi.

Di pulau, gara-gara Joon-Young menyuruhnya pergi, No Eul mengira bahwa ia telah melakukan kesalahan pada saat ia mabuk. Ia terus menerus berusaha meminta maaf dan mengajak Joon-Young ngobrol, sementara dalam hati Joon-Young hanya berhitung mulai dari satu. Tiba-tiba Choi Ji-Tae menelponnya dan menanyakan apakah ia sedang bersama Joon-Young. Meski awalnya mengelak, namun akhirnya No Eul mengaku dan mengatakan bahwa ia telah berbuat salah padanya. Saat itu kapal ferri yang menuju ke pulau datang dan Joon-Young pergi meninggalkan No Eul. Mengetahui hal tersebut No Eul pun akhirnya mengikutinya.

Setelah No Eul menutup telponnya, asisten Ji-Tae menunjukkan foto Ji-Tae saat menyelamatkan No Eul pasca konser. Ia yakin ada campur tangan Yoon Jung-Eun sehingga foto tersebut bisa beredar. Ji-Tae jadi teringa bahwa sebelumnya ia mengelak mengakui datang ke konser ketika Jung-Eun menanyakannya.

Hingga tiba di seberang No Eul masih terus mencoba mengajak Joon-Young berbicara, tapi ia mengabaikannya dan terus menghitung berapa kali No Eul muncul di hadapannya. Joon-Young bahkan membatalkan untuk pulang naik mobil dan memilih naik taksi karena No Eul tidak mau disuruh turun. Dalam perjalanan pulang bersama Jang Kook-Young, Kook-Young menceritakan bahwa ia melihat bahwa perasaan Joon-Young serius kepada No Eul, walau ia sendiri tidak mempercayainya. Sementara itu, dengan meminjak ponsel milik sopir taksi, Joon-Young menghubungi Shin Young-Ok, ibunya, dan memintanya agar tidak khawatir. Saat pamannya Jang Jung-Sik membahas masalah No Eul, Young-Ok akhirnya mau berbicara pada Joon-Young, dan Joon-Young pun berterus terang kepadanya bahwa ia sungguh-sungguh mencintai No Eul. Sesampainya di rumah dan bertemu Pororo, Joon-Young kembali merasakan sakit di kepalanya.

Di rumahnya, Lee Eun-Soo, istri Choi Hyun-Joon, mendapat informasi mengenai tumor brainstem glioma yang diderita oleh Joon-Young. Sedangkan Hyun-Joon sendiri saat itu sedang mengikuti rapat bersama anggota dewan lainnya dan dia tidak menyetujui kebijakan yang akan diambil rekan-rekannya karena menurut pendapatnya bertentangan dengan moral.

No Jik mendatangi asrama yang Ji-Tae sebutkan sebagai tempat tinggalnya. Namun penjaga asrama mengatakan tidak mengetahui orang yang dicari oleh No Jik. No Jik pun menghubunginya dan memintanya untuk bertemu di restoran tempat ia bekerja paruh waktu. Setibanya di sana ternyata No Jik menceritakan tentang masa lalu No Eul dan Joon-Young, dimana dulu No Eul sempat menyukainya. Ia pun meminta agar Ji-Tae bisa menjaga agar No Eul jangan sampai dekat dengan Joon-Young karena dunia mereka kini telah berbeda.

Setelah beberapa lama, rasa sakit yang diderita Joon-Young kembali hilang. Saat menuju ke ruang tengah ternyata ada No Eul di sana, sedang membuatkan masakan untuknya. Setelah melanjutkan hitungannya yang kini sudah mencapai angka sembila tiga perempat setengah, Joon-Young pergi meninggalkannya.

Sementara itu Ji-Tae bertemu dengan Jung-Eun untuk makan malam. Saat Jung-Eun memintanya untuk menciumnya, Ji-Tae akhirnya menceritakan segala sesuatunya tentang No Eul, termasuk bahwa ia menyukai No Eul. Mendengar hal tersebut Jung-Eun marah, menyiramnya dengan segelas anggur, dan pergi meninggalkannya sembari berkata bahwa ia akan membalas perlakuan Ji-Tae tersebut.

Di rumahnya, Joon-Young mematikan lampu agar wartawan yang berjaga di depan rumahnya bakal pergi. Saat mengatakan rencananya itu pada No Eul, No Eul justru mencoba menakutinya dengan bercerita seram karena mengira Joon-Young takut pada hantu seperti yang pernah ia baca di salah satu situs fansnya. Namun ketika Joon-Young berbalik menakutinya justru No Eul yang kabur ketakutan. Kesal karena digoda, No Eul mendorong mundur Joon-Young. Hitungan Joon-Young saat itu mencapai angka sepuluh dan ia mengatakan bahwa ia sudah berusaha berlari sejauh mungkin.

adegan_uncontrollablyfond_7a

Joon-Young lalu mengajak No Eul makan bersama sehingga ia pun bingung dengan perubahan pada diri Joon-Young. Saat memakan masakan No Eul yang sebenarnya rasanya tidak enak, Joon-Young mengatakan bahwa itu enak, sampai No Eul kembali mencoba makanan tersebut dan memang rasanya benar-benar tidak enak. Sementara itu, Ji-Tae diberitahu oleh Ko Na-Ri bahwa No Eul masih belum pulang ke rumah. Ia lalu mendatangi rumah Joon-Young, bertepatan dengan awak media yang bersiap akan pulang. Ajakan ayahnya untuk bertemu dan minum bersama pun ia tolak dengan alasan ada yang harus ia lakukan.

Gagal minum bareng Ji-Tae, Hyun-Joon memutuskan untuk menemui Nyonya Song, wanita yang dulu berulang kali ia temui karena wajahnya mirip dengan Young-Ok. Saat bertemu dengannya pun ia hanya memintanya untuk duduk diam di hadapannya. Nyonya Song ternyata sudah mengetahui perihal Young-Ok karena saat mabuk Hyun-Joon sering mengigau memanggil namanya. Hyun Joon juga mengaku memiliki banyak salah kepada Young-Ok. Saat Nyonya Song menanyakan apakah boleh ia menyukainya, Hyun Joon menjawab bahwa sudah tidak ada ruang lagi bagi wanita di dalam hidupnya. Kepergian Hyun-Joon tersebut ternyata diketahui oleh Eun-Soo.

Melalui intercom, Ji-Tae meminta Joon-Young untuk memulangkan No Eul karena semua wartawan sudah pergi. Namun Joon-Young mengabaikannya dan mematikan intercom tersebut. Ia lalu meminta No Eul untuk memasak makanan sementara ia menemui Ji-Tae di luar. Dari balik pintu pagar, Joon-Young mengatakan bahwa sekarang ia yang akan menjaga No Eul dan meminta Ji-Tae untuk pergi. Ji-Tae membalas dengan mengatakan, meski ia tidak layak untuk mendapatkan No Eul,
namun Joon-Young lebih tidak pantas lagi untuk mendapatkannya mengingat apa yang telah ia perbuat di masa lalu.

Tiba-tiba No Eul keluar dan mengatakan bahwa ia mengetahui tentang Joon-Young yang berpacaran dengan Kim Yoo Na selama setahun terakhir dan dirinya hanyalah media untuk mengalihkan perhatian publik saja. Joon-Young menyangkal hal tersebut, namun No Eul tidak mempercayainya dan berusaha untuk melangkah pergi. Saat itu juga Joon-Young meraih lengan No Eul dan mengatakan bahwa ia mencintainya. Tidak percaya mendengarnya, No Eul berteriak mengatakan bahwa seharusnya ia mendengarkan kata-kata No Jik. Tanpa diduga Joon Young mendadak menciumnya.

adegan_uncontrollablyfond_7b

PS: Jangan lupa dengarkan bagian 8 dari album soundtrack Uncontrollably Fond di sini, ya.

Sinopsis Episode 8

No Eul tetap pergi meski Joon-Young menciumnya. Ia berjalan gontai meninggalkan rumah Joon-Young tanpa menyadari keberadaan Ji-Tae yang mengikutinya dari belakang. Sementara itu, CEO Namgoong mengatur agar Kim Yoo Na memberikan pernyataan di media bahwa ialah kekasih Joon-Young. Akibatnya, kondisi pun berbalik. Fans yang sempat kesal dengan Joon-Young menjadi suka kembali dengannya, sedangkan No Eul juga sudah tidak lagi terlalu dibenci oleh mereka. Walau demikian, CEO Namgoong tetap khawatir apabila Joon-YOung sampai tahu mengenai hal itu.

Di sekolahnya No Jik kebingungan karena ada orang yang mengaku saudaranya telah membelikan burger untuk seluruh siswa di sekolah, termasuk guru. Orang itu ternyata adalah Joon-Young. Mereka kemudian bertemu di atap sekolah, dimana No Jik segera menghitung berapa total uang yang telah dikeluarkan oleh Joon-Young untuk membeli burger-burger tersebut dan berkata bahwa ia akan mencicil untuk membayar kembali kepada Joon-Young. Joon-Young tidak menghiraukan perkataan No Jik, sebaliknya, ia mengatakan bahwa ia jatuh cinta setengah mati pada kakaknya, No Eul. Ia pun meminta bantuan padanya agar mau menyampaikan kepada No Eul untuk percaya padanya dan menemui dirinya. No Jik yang memang dari awal tidak merestui hubungan keduanya tidak mempedulikan perkataan Joon-Young dan tetap mengatakan bahwa ia akan segera membayar ‘hutang-hutangnya’ itu setelah ia memiliki uang.

Di kantornya, setelah mengambil mobil yang ditinggal Ji-Tae di depan rumah Joon-Young, asistennya mencoba menasehati Ji-Tae untuk berhenti mengejar No Eul dan meminta maaf kepada Jung-Eun. Ji-Tae tak mengindahkannya dan malah menghubungi sekretarisnya untuk menanyakan apakah ia sudah membeli barang yang ia minta kemarin.

Joon-Young mendatangi rumah No Eul untuk menemuinya. Tanpa disangka, Ji-Tae juga datang ke tempat tersebut. Saat Ji-Tae yang berjalan duluan menekan tombol bel, Joon-Young segera menyusulnya. No Eul yang membuka pintu kaget melihat Joon-Young di depannya dan segera menutup pintunya, namun ditahan oleh Joon-Youung, sehingga ia pun terpaksa membiarkannya masuk. Ji-Tae lalu berusaha menyuapi No Eul makanan karena ia khawatir No Eul sakit karena kurang makan. Saat No Eul hendak menerima suapan itu, Joon-Young langsung menyambarnya, bahkan menghabiskan makanan tersebut. No Eul yang kesal pergi meninggalkan mereka berdua.

Joon-Young dan Ji-Tae kemudian saling berbicara mengenai perasaan mereka pada No Eul. Joon-Young ternyata menyadari jam mahal yang dikenakan Ji-Tae dan mempertanyakan siapa ia sebenarnya. Ji-Tae tiba-tiba mendapat pesan bahwa ibunya terjatuh sehingga ia bergegas ke rumah sakit. Ada Jung-Eun ternyata di sana, dan ia juga yang telah membawa Eun-Soo ke rumah sakit. Ji-Tae mengira bahwa Jung-Eun-lah yang telah membuat ibunya pingsan sehingga ia marah kepadanya. Namun Ha Ru membelanya dan mengatakan bahwa tidak seharusnya Ji-Tae bersikap seperti itu. Apalagi saat itu ayahnya juga sedang melakukan perjalanan bisnis ke luar kota, sehingga tidak ada lagi orang lain yang bisa diandalkan. Sedangkan kejadian yang dialami Eun-Soo sendiri adalah akibat dari transplantasi ginjal yang pernah ia lakukan dimana ia menerima donor ginjal dari ayahnya.

Joon-Young berkeliling mencari No Eul dan menemukannya di sebuah rumah makan. Ia memberi isyarat padanya untuk menyelesaikan makanannya dan menemuinya keluar. Bukannya cepat-cepat, No Eul malah terus-terusan minta tambah makanan agar tidak segera keluar. Ia pun makan sampai merasa mual. Tiba-tiba Joon-Young sudah ada di sebelahnya dan menariknya untuk pergi keluar dengan lasan untuk pergi ke rumah sakit. Dalam perjalanan, Joon-Young mengatakan bahwa saat ini ia tidak berniat melepaskan No Eul dan baru akan melakukannya setelah paling tidak tiga atau empat bulan lagi.

Joon-Young ternyata membawa No Eul ke rumah makan milik ibunya, Young-Ok. Ia termangu melihat Joon-Young yang terus menggenggam tangan No Eul, sedangkan No Eul berusaha melepaskan tangannya dari tangan Joon-Young. Joon-Young mengatakan bahwa No Eul adalah wanita yang sebelumnya ia katakan kepada ibunya di telpon. No Eul berusaha menjelaskan bahwa ia tidak punya hubungan apapun dengannya, namun Jung-Sik sedikit tidak percaya karena No Eul adalah wanita pertama yang pernah dibawa ke rumah oleh Joon-Young. Young-Ok lalu meminta keduanya pergi. No Eul lalu mengatakan bahwa Young-Ok tidak perlu khawatir karena ia tidak akan melakukan apa yang dikatakan oleh Joon-Young dan akan berusaha sebisa mungkin menghindari apa yang diinginkan Joon-Young terjadi.

Setelah memastikan bahwa Joon-Young masih waras dengan menanyakan tabel perkalian, Jung-Sik bertanya kenapa ia bisa jatuh cinta pada wanita seperti No Eul, yang hanya memakai sepatu sneakers murahan. Ia juga mencoba menasehatinya agar segera ‘kembali ke jalan yang benar’. Sementara itu, Hyun-Joon akhirnya tiba di rumah sakit dan disambut oleh Ji-Tae serta Jung-Eun. Saat Ji-Tae melangkah mengikuti ayahnya masuk, Jung-Eun mencegahnya dan menyarankannya untuk mengganti jaket murahannya terlebih dahulu dengan jas mahal yang biasa ia kenakan. Ji-Tae menjawab dengan meminta Jung-Eun untuk pulang ke rumah dan membiarkannya menghabiskan waktu bersama keluarganya. Jung-Eun lalu mengatakan bahwa ia menunggu hari pernikahan mereka bulan depan, bertepatan dengan hari ulang tahun pernikahan kedua orang tua Ji-Tae. Ia juga memberitahunya bahwa sebelum ibunya terjatuh, ia sempat mengatakan pada Eun-Soo jika ia ingin cepat menjadi menantunya. Hal ini membuat Ji-Tae kesal.

adegan_uncontrollablyfond_8a

Joon-Young menemui Young-Ok di dapur dan mengatakan bahwa ia tidak akan menyerah untuk mendapatkan No Eul, apa pun yang akan Young-Ok katakan. Di rumah makan, No Eul menanyakan apa yang sebenarnya terjadi di antara Joon-Young dan ibunya. Jung-Sik sempat menjawab mengenai keinginan Young-Ok agar kelak Joon-Young menjadi jaksa, sedangkan Joon-Young malah menjadi selebritis. Setelah itu ia tersadar dan meminta agar No Eul menanyakan sendiri kelanjutan ceritanya pada Joon-Young. Dalam perjalanan pulang ke rumah No Eul, Joon-Young menanyakan apakah ia masih belum pantas untuknya. Alih-alih menjawab, No Eul berpamitan turun untuk masuk ke rumahnya.

Hyun-Joon menyuruh Ji-Tae pulang karena ia yang akan menjaga Eun-Soo di rumah sakit. Ji-Tae lalu mendapat ajakan dari No Eul untuk makan mie bersama lewat SMS. Di rumah makan, Bong-Sook menyajikan makanan ekstra karena kagum akan No Eul yang ternyata adalah tameng bagi hubungan Joon-Young dan Yoo Na seperti yang diberitakan di media. Namun setelah mengetahui bahwa No Eul ada janji untuk makan bersama Ji-Tae, ia mengambil kembali makanan-makan tersebut dan menggantinya dengan mie biasa. Ji-Tae sendiri, sesaat sebelum hendak masuk ke taksi dan menemui No Eul, mendapat telpon dari ayahnya, yang meminta maaf atas segala yang pernah ia lakukan kepadanya. Kata-kata ayahnya membuat ia ragu untuk pergi.

Sementara itu, saat tiba di rumah, Joon-Young mendapati Kook-Young dan CEO Namgoong sedang menunggunya. Mereka meminta maaf atas apa yang telah mereka lakukan (mengatur sandiwara Yoo Na di media) dan mengatakan bahwa mereka tidak melakukannya untuk mencari keuntungan pribadi, hanya semata untuk membantu Joon-Young. Joon-Young menjawab bahwa mereka telah melakukan hal tersebut dengan baik dan kemudian masuk ke dalam kamar.

No Eul berulang kali mencoba menghubungi Ji-Tae namun Ji-Tae tidak mengangkat telponnya. Ia pun akhirnya pergi meninggalkan rumah makan dan mengatakan bahwa ia sudah tidak akan peduli lagi kepadanya. No Eul lalu menghubungi Joon-Young dan memintanya bertemu di suatu tempat. Sesaat setelah Joon-Young tiba di tempat tersebut pandangannya terasa kabur. Namun karena tidak ingin melewatkan kesempatan, ia menguatkan dirinya dan mencoba terus berjalan ke arah No Eul. Saat No Eul berdiri menghampirinya, Joon Young langsung memeluknya.

adegan_uncontrollablyfond_8b

Tema artikel yang berhubungan: , , ,

Reply