Sinopsis Shopping King Louis Episode 3 & Preview Episode 4 (2016)

Di sinopsis Shopping King Louis episode sebelumnya, Baek Ma-Ri (Im Se-Mi) melihat sosok Louis (Seo In-Guk) yang sedang lari karena dikejar Cha Joong-Won (Yoon Sang-Hyun). Karena belum sempat melihat wajahnya, ia pun jadi penasaran. Sebuah insiden memaksa Ko Bok-Sil (Nam Ji-Hyun) dan Louis untuk meninggalkan sauna yang menjadi tempat bermalam mereka selama ini. Dengan terpaksa Bok-Sil pun menyewa sebuah ruangan di rooftop apartemen untuk tempat mereka tinggal. Sementara itu, Bok-Sil akhirnya berhasil juga bertemu kembali dengan Joong-Won, walau secara kebetulan. Apa yang akan terjadi selanjutnya di sinopsis drama korea Shopping King Louie episode 3 ini?

Dok. gambar dan video © MBC of Korea Selatan

Sinopsis Episode 3

Episode 3: She… Is The Girl

Pagi hari sebelum Bok-Sil bertemu Joong-Won, ia pergi dengan meninggalkan uang $3 untuk uang makan Louis. Apesnya, Bok-Sil salah naik bus. Karena uangnya tidak cukup, ia terpaksa harus berjalan kaki menuju kantor di tengah hujan. Dan berlanjut pada saat ia bertemu Joong-Won, begitu melihat wajah Joong-Won, ia segera berteriak mengatainya pencuri bin penipu. Karena dilihat oleh orang-orang di sekitar, reflek Joong-Won mendorong Bok-Sil. Tanpa diduga, Bok-Sil terjatuh dan tak sadarkan diri. Joong-Won segera meminta untuk dipanggilkan ambulans.

Sementara itu, Louis yang menunggu di dalam rumah menjadi kaget karena melihat ada serangga yang belum pernah ia lihat sebelumnya. Dengan ketakutan ia berlari keluar dan duduk di tangga apartemen. Seseorang tiba-tiba datang dan menyapanya. Ia adalah Jo In-Sung (Oh Dae-Hwan), anak dari Hwang Geum-Ja (Hwang Young-Hee), yang tinggal di lantai bawah apartemen. In-Sung mengajak Louis untuk berjalan-jalan dengannya, yang diiyakan Louis tanpa curiga sedikit pun. Saat mereka melangkah pergi, seseorang tampak sedang mengamati mereka dari kejauhan.

Ma-Ri mendatangi petugas security dan minta ditunjukkan rekaman video di lift pada saat ia melihat sosok yang mirip Louis. Dari rekaman video tersebut, Ma-Ri semakin yakin bahwa orang yang ia lihat kemarin adalah Louis.

adegan_shoppingking_3a2

adegan_shoppingking_3a1

adegan_shoppingking_3a

Sambil makan sup kue ikan, In-Sung menanyakan tentang Louis. Setelah Louis mengaku ada bagian kepalanya yang benjol di belakang, In-Sung yakin bahwa ia memang mengalami amnesia. Dan setelah memeriksa wajah Louis yang mulus dan terawat, ia memastikan bahwa Louis berasal dari keluarga kaya. In-Sung lalu mengaku bahwa saat ini ia sedang mencari kerja.

Di rumah sakit, Joong-Won mendapat info dari dokter bahwa Bok-Sil kurang gizi. Ia lalu bertemu dengan Geum-Ja dan mengajaknya bicara empat mata. Geum-Ja menceritakan bahwa Bok-Sil memang hidup susah dan kekurangan uang karena ada orang yang sudah menipunya dan mencuri ginseng seharga $5000 miliknya. Geum-Ja terus-terusan mengatai si pencuri ginseng itu sehingga membuat Joong-Won salah tingkah sendiri. Apalagi Geum-Ja mengatakan bahwa pencuri seperti dia harus dibuang ke sungai Han atau dibakar hidup-hidup 😀

Kembali ke kamar inap Bok-Sil, Joong-Won sempat melihat sepatunya yang dekil. Tak lama kemudian Bok-Sil tersadar. Dan tanpa basa-basi ia kembali memarahi Joong-Won dan mengatainya maling. Bok-Sil baru berhenti setelah menyadari bahwa saat ini ia sedang berada di rumah sakit. Joong-Won lantas membayar sisa hutangnya dan ia membayar sesuai dengan harga ginseng tersebut, dipotong pajak 😀 Bok-Sil kegirangan melihat uang sejumlah itu di tangannya. Setelah meminta Bok-Sil untuk memanggilnya si ‘penyelamat ginseng’, Joong-Won memerintahkan Bok-Sil untuk bekerja di departemen Merchandise mulai besok. Tanpa memberi kesempatan bagi Bok-Sil untuk membantah, Joong-won pun pergi meninggalkannya.

adegan_shoppingking_3b2

adegan_shoppingking_3b1

Bok-Sil pulang ke rumah dengan membawa makanan lezat. Louis menyambutnya dengan gembira. Apalagi setelah Bok-Sil menunjukkan uang pembayaran ginseng yang baru saja ia terima. Dengan agak sedih Louis mengatakan bahwa ia sudah berniat untuk mencari si pencuri ginseng, tapi Bok-Sil malah sudah menemukannya duluan. Bok-Sil tertawa dan memintanya untuk coba terus mengingat masa lalunya dan membantunya mencari Bok-Nam. Louis mengiyakan.

Saat Bok-Sil naik ke atas, Louis menceritakan adanya serangga menyeramkan di dalam rumah. Dengan penasaran Bok-Sil mencarinya. Dan setelah ia temui, ternyata itu hanya serangga rumahan biasa yang sama sekali tidak berbahaya. Ia pun membuangnya ke luar jendela. Louis memandang wajah Bok-Sil dengan sedikit terpana, seolah ia adalah dewi penolong. Lagu “She” dari Elvis Costello kembali terdengar.

Tiba-tiba wajah Bok-Sil yang dulu pernah Louis lihat di acara TV terlintas. Ia pun menanyakan apakah mereka pernah bertemu sebelumnya. Bok-Sil menganggapnya sudah gila karena baru makan hotteok yang enak itu.

adegan_shoppingking_3c2

adegan_shoppingking_3c1

Hari berganti. Di pagi hari, nenek Choi Il-Soon (Kim Young-Ok) tidak mau sarapan karena masih sedih kehilangan Louis. Heo Jung-ran (Kim Sun-young) mencoba memaksanya untuk makan agar tidak sakit, tapi nenek Choi tidak bergeming. Ia baru mau makan setelah Kim Ho-Joon (Eom Hyo-Seop) membawakannya menu sarapan yang biasa dimakan oleh Louis. Beberapa saat kemudian, dengan kesal, Jung-Ran mengancam untuk memukul Ho-Joon dan membuatnya mimisan apabila ia berani menyiapkan makanan lagi bagi nenek Choi.

Sementara itu, setelah sarapan mie instan, Bok-Sil mengajak Louis untuk berbelanja peralatan rumah tangga. Dengan penuh semangat Louis mengiyakan. Tanpa sadar, kemampuan alaminya untuk mengetahui barang bagus muncul dengan sendirinya. Ia pun bisa memilih satu demi satu barang berkualitas hanya dengan melihat dari kejauhan. Bok-Sil jadi penasaran dan bertanya bagaimana ia bisa melakukannya. Louis menjawab bahwa ia mendengar barang-barang tersebut memanggilnya. Bok-Sil tidak percaya dan menganggapnya gila. Louis lantas mengajaknya untuk membeli baju karena ia harus menjaga reputasinya dan tidak mengenakan barang palsu. Entah bagaimana ia ingat bahwa versi asli dari jaket milik Bok-Nam yang ia gunakan saat itu harganya bisa mencapai $10,000 karena dibuat dalam edisi terbatas. Meski sama sekali tidak paham perkataan Louis, Bok-Sil menuruti keinginannya untuk berbelanja baju.

Usai berbelanja baju, Louis meminta untuk dibelikan ponsel, agar mereka bisa berbelanja online tanpa perlu harus repot membawa belanjaan seperti sekarang. Rupanya dulu Bok-Nam juga pernah minta dibelikan ponsel pada Bok-Sil dengan alasan yang sama. Mendengarnya, Louis menambahkan bahwa apabila Bok-Nam punya ponsel, maka merasa bisa melacaknya. Tanpa pikir panjang lagi Bok-Sil langsung setuju untuk membeli ponsel bagi mereka berdua.

adegan_shoppingking_3d3

adegan_shoppingking_3d2

adegan_shoppingking_3d1

Dalam perjalanan pulang, In-Sung menghampiri mereka. Setelah berkenalan dengan Bok-Sil, In-Sung menawarkan untuk membantu mereka berbelanja bahan makanan yang memang belum sempat mereka beli. Di supermarket, Bok-Sil dan Louis terkagum-kagum dengan gaya In-Sung berbelanja yang lugas dan cekatan. Apalagi setelah In-Sung dengan santainya meminta penjaga toko untuk mengirimkan barang-barang belanjaan tersebut ke apartemen mereka, sehingga tidak perlu repot membawanya sendiri.

Bok-Sil datang ke kantor polisi dan memamerkan ponselnya pada detektif yang menangani laporannya dulu. Setelah memberitahu bahwa ia sudah berhasil menemui orang yang mengambil ginsengnya, Bok-Sil minta dibantu untuk melacak Bok-Nam. Detektif pun memberitahunya bahwa untuk bisa melakukan itu ia harus tahu nomer ponsel Bok-Nam terlebih dahulu.

Kembali ke rumah, Bok-Sil memasang tirai penyekat untuk membuat ruang antara dirinya dan Louis. Louis melihatnya sambil menekuk muka karena kesal. Kegiatan rumah tangga berlanjut dengan mencuci pakaian. In-Sung memuji Bok-Sil yang cekatan dalam bekerja. Louis menanggapi dengan mengatakan Bok-Sil akan cocok bekerja sebagai pembantu. Mendengarnya In-Sung hanya bisa terdiam sambil menatap aneh ke arah Louis. Tiba-tiba Bok-Sil berhenti mencuci dan melihat sulaman nama Louis yang ada di celana dalamnya. Dengan malu Louis langsung merebutnya. Tapi ia pun juga jadi berpikir setelah melihat nama itu. Pada akhirnya mereka memutuskan untuk memanggil Louis sesuai dengan nama yang ada di sulaman.

adegan_shoppingking_3e2

adegan_shoppingking_3e1

Ma-Ri menanyakan pada ibunya, Shin Young-Ae (Kim Bo-Yeon), apakah Louis punya saudara kembar atau adik yang mirip dengannya. Baek Sun-Goo (Kim Kyu-Cheol) menjadi penasaran dan bertanya mengapai Ma-Ri berpikir demikian. Ma-Ri lalu bercerita tentang pengemis di perusahaan yang wajahnya mirip dengan Louis. Mendengarnya membuat Sun-Goo teringat akan sosok mirip Louis yang ia lihat di depan kantor. Selain itu ingatannya juga kembali pada saat Louis tiba di Seoul. Ternyata Sun-Goo yang menyuruh Louis untuk pergi duluan dengan menyetir mobil sendiri, dan ia juga-lah yang telah membuat Louis celaka! Ia pun berusaha meyakinkan dirinya sendiri bahwa Louis benar-benar sudah meninggal.

Sambil makan malam bersama, Bok-Sil menceritakan bahwa mulai besok ia akan bekerja di Departemen Merchandise. In-Sung menakut-nakutinya dan mengatakan itu mungkin hanya strategi agar Bok-Sil keluar dari perusahaan. Bok-Sil jadi ketakutan mendengarnya.

Malam harinya Bok-Sil tidak bisa tidur gegara memikirkan Bok-Nam. Louis berjanji kalau ingatannya sudah kembali ia pasti akan membantu Bok-Sil mencari Bok-Nam. Louis juga mengatakan bahwa besok ia akan memesan perabotan rumah tangga yang belum sempat dibeli oleh Bok-Sil, sehingga ia meminta agar Bok-Sil lekas tidur karena besok harus bekerja pagi-pagi.

adegan_shoppingking_3f2

adegan_shoppingking_3f1

Esok paginya Bok-Sil berangkat ke kantor dengan mengenakan baju milik ibunya. Louis menyusulnya karena melihat ada yang kurang dengan baju tersebut. Baginya baju tersebut bagus namun berkesan jadul. Ia lalu membuat hiasan bunga dengan menggunakan sapu tangannya, lantas memasangkannya di kerah Bok-Sil. Berhadapan dengan wajah Louis dari jarak dekat membuat Bok-Sil salah tingkah. Namun ia cukup suka dengan hiasan yang dibuat oleh Louis.

Setibanya di kantor, ia masuk ke ruang Departemen Merchandise dengan takut-takut. Untunglah Joong-Won datang tidak lama kemudian, dan memperkenalkan Bok-Sil pada yang lain sebagai pegawai magang. Ia lalu meminta Lee Kyung-Kook (Kim Byung-Chul) untuk melatihnya selama sebulan dan melihat hasil kerjanya nanti di akhir bulan. Pegawai-pegawai yang lain jadi curiga jangan-jangan Joong-Won menyukai Bok-Sil.

Sembari menunggu Joong-Won yang sedang menemui Sun-Goo, karyawan yang lain menanyakan kemampuan Bok-Sil. Mereka jadi bingung sendiri begitu mengetahui Bok-Sil tidak bisa apa-apa. Ponsel pun baru sebatas belajar menelpon. Joong-Won yang tidak sengaja mendengarnya lalu mencoba membantunya dengan meminta Bok-Sil untuk membelikan minum di kafe. Karyawan yang lain tidak ketinggalan turut memesan minuman. Bukannya jadi terbantu, Bok-Sil jadi malah tambah bingung mendengar berbagai istilah minuman dan makanan yang belum pernah ia dengar selama ini.

Tahu Bok-Sil kebingungan, Joong-Won akhirnya menawarkan diri untuk menemani Bok-Sil membeli minuman-minuman tersebut. Tapi Ma-Ri tiba-tiba mengatakan bahwa ia saja yang akan mengantarkan Bok-Sil. Selain Joong-Won, semua orang langsung memandang ke arah Ma-Ri dengan penuh kekaguman atas kebaikan hatinya. Pun demikian Bok-Sil, yang seolah melihat sayap malaikat di balik punggung Ma-Ri. Bahkan saat memesan minuman di kafe, Bok-Sil terpana akan kecantikan wajah Ma-Ri. Lagi-lagi lagu “She” terdengar.

adegan_shoppingking_3g3

adegan_shoppingking_3g2

adegan_shoppingking_3g1

Pulang kantor, Joong-Won melihat-lihat sepatu yang ada di sebuah toko, dan tiba-tiba teringat akan sepatu dekil milik Bok-Sil. Sementara itu, Louis sedang memperhatikan acara di televisi dan mendadak memberitahu Bok-Sil bahwa ia kenal dengan daerah yang sedang diliput di acara tersebut. Ia jadi bertanya-tanya apakah mungkin ia tinggal di daerah itu.

Esok harinya, In-Sung menawarkan diri untuk membantu Bok-Sil mencari Bok-Nam bersama dengan Louis. Jika Bok-Sil setuju, maka ia harus membayar $30 sehari sebagai biaya transportasi dan uang makan mereka berdua. Karena Bok-Sil menyetujuinya, In-Sung memintanya untuk menandatangani surat perjanjian yang telah ia siapkan. Entah apa ada udang di balik batu, yang jelas, In-Sung mengaku pada Geum-Ja bahwa ia akan bekerja di sebuah perusahaan start-up. Karena memang In-Sung sudah menganggur selama 10 tahun, Geum-Ja senang mendengarnya.

Usai membagi-bagikan selebaran tentang Bok-Nam, In-Sung mengajak Louis untuk berbelanja di pasar barang bekas. Meski bekas, ternyata kemampuan Louis untuk melihat barang bagus masih berlaku. Mereka berdua pun senang bisa pulang dengan pakaian-pakaian bagus hanya dengan modal $10. In-Sung yang kagum dengan kemampuan Louis melihat barang berkualitas pun lantas menjulukinya sebagai Shopping King Louis! Louis menerima julukan tersebut sambil malu-malu. Tiba-tiba sebuah barang memanggilnya, semacam music box bertuliskan ‘Gold Department Store’ dengan hiasan patung pinguin di atasnya. Saat Louis mendengarkan lagunya, mendadak beberapa ingatannya saat masih kecil muncul di kepalanya dan kepalanya sendiri terasa sakit. In-Sung pun membawanya pulang, setelah terlebih dahulu terpaksa membeli music box tersebut karena menyadari ketertarikan Louis terhadapnya.

adegan_shoppingking_3h2

adegan_shoppingking_3h1

Di rumah nenek Choi, nenek Choi teringat kembali saat Louis kecil bermain bersama anjing peliharaannya yang ia beri nama Koboshi. Ho-Joon menceritakan bahwa Louis sangat menyayangi anjing tersebut dan sempat tidak mau makan sebulan pada saat ia mati.

Louis yang sudah sadar bercerita bahwa music box yang ia beli adalah barang edisi khusus yang dijual Gold Department Store untuk perayaan ultah mereka ke-30 18 tahun lalu. Bok-Sil tidak terlalu menghiraukannya dan menanyakan mengapa Louis suka mengekornya.

“Karena aku menyukaimu,” jawab Louis spontan.

Bok-Sil jadi deg-degan mendengar jawaban Louis itu. Tapi Louis tidak berkata apa-apa lagi dan hanya tersenyum kepadanya. Di kantor, Bok-Sil ternyata penasaran juga dengan Gold Department Store. Ia lalu browsing di internet dan menyadari bahwa Gold Department Store dan Goldline tempatnya bekerja berada di bawah perusahaan yang sama. Tanpa ia sadari, Joong-Won memperhatikannya dari belakang dan lalu memarahinya karena tidak bekerja dan malah browsing internet.

Louis yang menunggu di rumah tiba-tiba mendapat telpon dari Financial Supervisory Service. Mereka mengaku telah menemukan dompet berisi identitas Louis. Namun karena sudah ada orang yang menggunakan identitas Louis untuk melakukan tindak kejahatan, Louis harus menyerahkan semua uangnya kepada mereka untuk menyelesaikan tindak kejatahan tersebut secara damai. Tanpa curiga, Louis yang memang penasaran akan identitasnya, melakukan apa yang mereka minta. Ia pun mentransfer seluruh uang yang ia miliki (belum jelas apakah termasuk uang milik Bok-Sil juga) kepada mereka. Sampai ia sadar semuanya sudah terlambat.

adegan_shoppingking_3i2

adegan_shoppingking_3i1

Merasa bersalah, Louis pergi meninggalkan rumah. Ia sempat menceritakan apa yang terjadi pada In-Sung sebelum itu, sehingga In-Sung pun memberitahukannya pada Bok-Sil. Saat sedang duduk merenung di taman, Louis melihat anjing yang mirip dengan Koboshi. Ia lantas mengejarnya. Saat anjing tersebut berhenti di hidran air, kembali bayangan terlintas di benak Louis, saat kepalanya terbentuk hidran air. Ia terus memanggil-manggil anjing tersebut dengan nama Koboshi, hingga Bok-Sil muncul secara tiba-tiba dan menghampirinya dengan wajah kesal.

Preview Episode 4

» Sinopsis Ep 4 Selengkapnya

Reply