Sinopsis Love In The Moonlight Episode 6 & Preview Episode 7 (2016)

Sinopsis Love In The Moonlight Episode 6 – Di sinopsis Love In The Moonlight episode sebelumnya, Lee Young (Park Bo-Gum) terus membayangkan wajah si penari dansa utama setiap kali melihat wajah Hong Ra-On (Kim You-Jung). Tanpa sengaja ia pun mengetahui bahwa Ra-On ditinggalkan oleh ibunya dan ia ingin sekali bertemu dengannya. Sementara itu, Kim Yoon-Sung (Jin Young) yang sudah mengetahui Ra-On adalah wanita dan semakin jatuh hati padanya, mencoba mengajaknya ‘berkencan’ usai festival lampion. Tanpa diduga, Lee Young tidak mengijinkan mereka pergi berdua karena Lee Young mengatakan Ra-On adalah miliknya. Apa yang akan terjadi selanjutnya di sinopsis Moonlight Drawn By The Clouds episode 6 kali ini?

Dok. gambar dan video © KBS2 of Korea Selatan

Sinopsis Episode 6

Episode 6: Saat Kau Ingin Memberitahukan Rahasiamu

Dua orang kisaeng teman wanita Kim Yoon-Sung (Jin Young) datang dan langsung menggandeng Yoon-Sung dan Ra-On. Mereka mengajak keduanya untuk bersenang-senang. Untuk menghilang kekakuan di antara Lee Young dan Yoon-Sung, Ra-On akhirnya memeluk wanita tersebut dan mengajak mereka semua pergi bersama. Lee Young yang kesal karena mengira mereka berdua hendak pergi ke panti kisaeng memilih untuk meninggalkan mereka.

Di sebuah rumah, seorang pria bertopeng sedang menggeledah tempat tersebut. Terlihat tubuh para penjaga yang terluka dan berdarah di berbagai sudut ruang rumah tersebut. Tepat setelah ia mendapatkan dokumen atau buku yang dicari, penjaga-penjaga lain datang dan ia pun bergegas kabur.

Yoon-Sung dan Ra-On jalan berduaan. Ra-On terus menyindir Yoon-Sung sering datang ke tempat kisaeng. Bahkan ketika Yoon-Sung sedang merayunya, ia tidak mempedulikannya dan malah kembali menyindirnya. Tiba-tiba saja pria bertopeng yang sedang dikejar-kejar itu menuju ke arah mereka berdua. Yoon-Sung segera memeluk Ra-On dan melindungi tubuhnya. Si pria bertopeng kemudian melompat melewati mereka dan diberi tembakan panah oleh beberapa orang penjaga yang mengejarnya. Salah satu dari busur panah tersebut menyerempet tubuh si pria bertopeng sehingga ia pun terjatuh tak jauh dari tempat Ra-On dan Yoon-Sung berdiri. Begitu pula topengnya, yang terlepas dan jatuh tepat di samping Ra-On. Saat Ra-On melihat ke arah pria tersebut, ternyata ia adalah Kim Byung-Yeon, walau tidak jelas apakah Ra-On menyadarinya atau tidak. Tak lama setelah Byung-Yeon kembali melarikan diri, salah satu penjaga yang mengejarnya meminta topeng yang sedang dipegang oleh Ra-On.

Esok harinya, Kim Ui-Gyo (Park Chul-Min) dan Kim Geun-Gyo (Bang Joong-Hyun) membicarakan masalah pencuri tersebut (a.ka Byung-Yeon) dengan perdana menteri Kim Hun (Cheon Ho-Jin). Ternyata itu bukan pertama kalinya ia beraksi. Selain itu, yang disasar adalah rumah-rumah orang kaya yang memiliki sifat kasar saja. Geun-Gyo lantas menunjukkan topeng milik si pencuri pada Kim Hun. Mata Kim Hun terbelalak begitu melihat penampakan topeng tersebut karena sama dengan yang digunakan oleh sosok pemanah yang berbuat ulah di pestanya beberapa waktu lalu. Geun-Gyo lalu memberitahu rumor bahwa klan Hong Gyeong Nae sudah mulai bergerak. Ui-Gyo menambahkan, klan tersebut tak ubahnya Robin Hood, mencuri dari orang kaya dan membagikan hasil curiannya pada orang miskin. Ia menduga si pencuri ada hubungannya dengan klan tersebut.

sinopsis_loveinthemoonlight_6a

Di dongungjeon, Lee Young ternyata benar-benar kesal pada Ra-On karena mengira ia benar-benar pergi ke panti kisaeng. Ia memintanya untuk melupakan perkataannya semalam, yang menyebutkan bahwa ia melihat sosok si penari dansa di wajah Ra-On, bahkan memintanya untuk pergi dan memilih untuk dilayani oleh kasim Jang (Lee Joon-Hyuk).

Jo Man-Hyung (Lee Dae-Yeon) datang ke istana bersama putrinya, Jo Ha-Yeon (Chae Soo-Bin). Perdana menteri Kim Hun yang menyambut mereka berdua. Sementara ia menyelesaikan urusannya dengan Kim Hun, Man-Hyung meminta Ha-Yeon untuk menemui princess Myungeun (Jung Hye-Seong).

Kasim Jang dikabari bahwa para kasim dari daejeon meminta dikirim beberapa kasim training dari dongungjeon. Kasim Jang menolak karena pangeran tidak suka apabila pelayannya dikirim ke tempat lain. Tanpa diduga, Lee Young yang sedang melangkah keluar meminta kasim Jang untuk mengirim kasim Hong (alias Ra-On) karena ia hanya membutuhkan kasim Jang saja. Kasim Jang heran sekaligus terharu dengan perintah Lee Young.

Lee Young mencoba menghilangkan kesalnya dengan berlatih memanah. Tiba-tiba ia terbayang Ra-On berada di sampingnya dan memanggilnya dengan panggilan akrabnya (versi Ra-On), “sendok perak”. Begitu tersadar itu adalah bayangan, tanpa disadari busur panah yang ia pegang terlepas dan melesat ke tiang bendera. Tiang tersebut lalu patah dan jatuh tepat di hadapan Ha-Yeon, yang sedang berjalan mencari princess Myungeun. Lee Young segera bergegas menghampirinya dan ia pun kaget karena ternyata Ha-Yeon adalah wanita yang ia temui semalam di festival lampion, yang saat itu tidak membawa uang untuk membayar lampionnya. Kasim Jang tiba sesaat kemudian, menanyakan apa yang terjadi. Giliran Ha-Yeon yang kaget, mengetahui pria di hadapannya adalah putra mahkota kerajaan Joseon.

sinopsis_moonlightdrawnbytheclouds_6b

Byung-Yeon menyerahkan dokumen-dokumen yang ia curi pada ‘atasannya’. Namun sebelum itu, ia sempat mengambil satu di antaranya, karena ternyata Lee Young mengetahui apa yang ia kerjakan dan memintanya untuk mencari informasi tentang pergerakan utusan Qing dan pejabat-pejabat di sekitarnya. Setelah menerima dokumen tersebut, ‘atasan’ Byung-Yeon memberinya daftar anak-anak yang menjadi yatim piatu atau dijual sebagai budak 10 tahun yang lalu. Ia meminta Byung-Yeon untuk mencari tahu apakah mereka terkait dengan klan Hong Gyeong Nae dengan alasan akan membantu mengumpulkan kekuatan yang terpisah.

Sementara itu, Ha-Yeon sedang dijamu oleh princess Myungeun. Mengetahui princess Myungeun sedang berdiet untuk menurunkan berat badannya, Ha-Yeon berjanji akan membawakan teh untuk membantu menurunkan berat badannya. Ha-Yeon juga mengatakan akan sering-sering datang ke istana setelah ini dan meminta princess Myungeun untuk lebih bersikap terbuka padanya. Princess Myungeun jadi heran mendengarnya.

Kasim Ma Jong Ja (Choi Dae-Chul) menghadap utusan Qing dan memberitahu bahwa ia mengetahui sesuatu yang diinginkannya. Ia memastikan bahwa utusan Qing pasti akan tertarik mengetahuinya.

Lee Young menjadi makin galau setelah mengetahui buku catatan Ra-On yang ternyata ada gambar cerita dirinya. Ia kembali membayangkan ada Ra-On di hadapannya. Ia lalu memanggil dokter istana dan berkonsultasi dengannya bahwa belakangan ia tidak bisa bernafas, wajahnya memerah, dan mengalami halusinasi. Dengan terbata-bata, dokter memberitahukan hasil diagnosa terhadap gejala yang disebutkan Lee Young, yaitu penyakit yang diderita oleh janda dan biarawati. Masih dengan takut-takut, dokter berusaha menjelaskan bahwa penyakit yang dimaksud adalah ‘rasa ingin memiliki sesuatu yang tidak mungkin dimiliki’. Kasim Jang kaget dan langsung cegukan. Begitu pula Lee Young yang merespon perkataan dokter dengan emosi dan mengusirnya pergi. Meski demikian ia terlihat memikirkan perkataan dokter barusan.

sinopsis_loveinthemoonlight_6c

Ma Jong Ja memberi tugas pada Ra-On untuk berjaga malam di tempat utusan Qing. Begitu Ra-On masuk ke tempatnya, Ma Jong Ja langsung menutup pintu. Tanpa diduga, utusan Qing langsung menanyakan apakah si penari cantik adalah Ra-On. Ia juga menanyakan mengapa Ra-On berpura-pura menjadi kasim dan tinggal di istana. Ra-On ketakutan mendengarnya.

“Apa kau seorang anak laki-laki dengan wajah cantik atau gadis yang berpura-pura menjadi seorang kasim?” tanya utusan Qing sembari memegang pipi Ra-On.

Dengan ketakutan Ra-On menepis tangan utusan Qing. Hal tersebut membuatnya marah dan berbalik menampar pipi Ra-On. Ia lalu mengancam Ra-On dengan mengatakan bahwa nasib putra mahkota bergantung kepadanya, dan sebagai seorang kasim, ia harus bersedia mati bagi pangeran. Ra-On semakin ketakutan mendengarnya dan mendorong utusan Qing hingga terjatuh. Tanpa diduga, tiba-tiba Lee Young masuk, menendang utusan Qing hingga terjatuh, dan menghunus pedangnya ke arah utusan Qing. Namun ia tidak melakukan apa-apa dan membanting pedang tersebut ke belakang utusan Qing lalu menarik tangan Ra-On dan membawanya pergi.

Kejadian ini membuat King Soonjo (Kim Seung-Su) kesal dengan ulah anaknya. Ratu Kim (Han Soo-Yeon) mencoba menenangkannya, sekaligus memanasinya dengan mengatakan bahwa ia sudah khawatir hal seperti itu akan terjadi. Diam-diam tersenyum, ratu Kim mengatakan akan memanggil perdana menteri Kim Hun untuk menangani kejadian tersebut.

Lee Young memarahi Ra-On yang berada di tempat utusan Qing dan tidak segera pergi begitu menyadari ada yang tidak benar. Ra-On mengaku bahwa ia tidak bisa melakukannya karena tidak mau meletakkan Lee Young di posisi yang tidak baik, secara orang tersebut adalah utusan dari Qing.

“Siapa yang peduli tentang utusan?” bentak Lee Young. “Siapa kau.. kenapa kau begitu peduli padaku?”

Tiba-tiba Geun-Gyo datang bersama beberapa orang penjaga dan langsung menangkap Ra-On. Mereka diperintahkan untuk mengurung kasim Hong. Saat Lee Young berniat hendak mencegahnya, mereka mengatakan akan terpaksa membunuh Ra-On.

sinopsis_moonlightdrawnbytheclouds_6d

Esok harinya, Lee Young memohon pada ayahnya agar mengampuni Ra-On. Namun ayahnya malah meminta penjaga untuk mengurung Lee Young di dongungjeon. Sementara itu, kasim Jang sedang disindir oleh kasim Sung (Jo Hee-Bong) karena ‘bosnya’ sudah berbuat kekacauan dan jangan-jangan gosip yang mengatakan pangeran menyukai pria benar adanya. Kasim Jang emosi mendengarnya. Setelah kasim Sung pergi, kasim Ma Jong Ja yang sedari tadi berada di belakang mereka, mengatakan pada kasim Jang bahwa ia yakin pangeran tidak suka dengan sesama pria. Penasaran, kasim Jang menghampirinya. Kasim Ma lalu melanjutkan bahwa bisa jadi orang yang disukai oleh sang pangeran memang bukan pria.

Saat ia hendak bercerita lebih jauh, Yoon-Sung datang dan meminta kasim Ma mengikutinya. Ia menanyakan apakah benar kasim Ma orang yang membawa kasim Hong ke tempat utusan Qing. Mendengarnya, Yoon-Sung dengan tenang membuka kotak yang ada di depannya dan mengeluarkan sebuah pistol. Ia mengisinya dengan pistol dan menodongkan pistol tersebut ke arah Ma Jong Ja.

“Biarkan saja kasim Hong”, ucap Yoon-Sung tegas.

“Kenapa kau begitu khawatir tentang kasim Hong? Apa kau mengetahui rahasia yang aku ketahui?” tanya kasim Ma.

Tanpa diduga, Yoon-Sung menarik pelatuk pistol tersebut, walau sengaja membuat tembakannya meleset. Kasim Ma melompat kaget dan terduduk di bawah tiang. Sembari menunjukkan sebutir peluru yang tersisa, Yoon-Sung lalu mengancamnya, apabila sampai ada satu orang saja yang membicarakan masalah kasim Hong, maka ia akan membunuh kasim Ma.

sinopsis_loveinthemoonlight_6e

Kasim Sung-Yeol (Oh Eui-Sik), dengan dibantu oleh kasim Do-Gi (Tae Hang-Ho), diam-diam menemui Ra-On di tahanan. Mereka menyemangatinya sekaligus memberitahu bahwa kondisi dongungjeon saat ini menjadi kacau dan pangeran terancam diturunkan. Tak lama prajurit penjaga datang dan Sung-Yeol dan Do-Gi pun terpaksa lari tunggang langgang.

Mok, utusan Qing, akan pergi meninggalkan istana dalam 2 hari ke depan. Lee Young menanyakan apakah Byung-Yeon sudah mengetahui siapa pejabat dari Qing yang akan datang. Byung-Yeon menjawab bahwa ia belum mengetahuinya. Lee Young lalu mengingatkan bahwa mereka harus bisa mendapatkan informasi tersebut untuk mengetahui tujuan sebenarnya dari utusan Mok. Kata-kata tersebut membuat Byung-Yeon teringat akan dokumen yang diam-diam ia sembunyikan. Lee Young lantas meminta Byung-Yeon untuk menyamar menjadi dirinya dan berpura-pura kabur dari dongungjeon, sementara ia, dengan bantuan kasim Jang yang meminta semua penjaga untuk membawa kembali ‘pangeran’ yang kabur, keluar dan menuju tahanan tempat Ra-On berada.

Di tahanan, Ra-On kaget melihat Lee Young datang dan membuka pintu tahanan. Ia lalu masuk ke dalam dan duduk di samping Ra-On.

“Aku akan tinggal di sini untuk 15 menit,” ujarnya, setelah melemparkan kunci pintu tahanan keluar.

Ra-On memintanya untuk kembali karena dia seorang putra mahkota dan tidak seharusnya menyalahgunakan kekuasaannya untuk seorang kasim rendahan. Lee Young membalas dengan mengatakan bahwa justru sebagai seorang putra mahkota, ia boleh menyalahgunakan kekuasaannya. Ra-On tersenyum mendengarnya. Ra-On lantas menanyakan apakah Lee Young marah kepadanya, dan Lee Young menjawab bahwa ia marah kepada dirinya sendiri karena ia marah setiap melihat Ra-On.

“Berjanjilah satu hal,” ujar Lee Young, “jangan menahan dirimu sendiri karena orang lain. Terutama kalau itu adalah karena aku. Berjanjilah bahwa kau tidak akan melakukannya lagi.”

Ra-On mengiyakannya.

Utusan Mok masih saja mengoceh tidak terima dengan perlakuan pangeran karena baginya itu sama saja dengan menghina kaisar. Jika memang ia tidak bisa membawa pangeran ke Qing untuk diadili di sana, setidaknya ia bisa membawa kasim Hong. Yoon-Sung yang mendengarnya menjadi emosi dan dengan nada tinggi mengatakan bahwa ia tidak bisa seenaknya melakukan hal seperti itu. Ui-Gyo sebaliknya, setelah meminta Yoon-Sung untuk tenang, ia secara tidak langsung mengatakan bahwa ia akan melakukan apa yang diminta oleh Mok.

Beberapa saat kemudian Yoon-Sung menemui Byung-Yeon yang berjaga di dongungjeon. Layaknya penjaga, Byung-Yeon mencegat Yoon-Sung untuk masuk. Yoon-Sung lalu mengatakan bahwa saat ini ia membutuhkan bantuan Byung-Yeon. Sementara itu, seorang prajurit membawa Ra-On keluar dari penjara. Di depan sudah ada kasim Han (Jang Gwang), yang meminta untuk diberi waktu sejenak dengan Ra-On. Ia lalu mengatakan bahwa ia terpaksa harus mengirim kasim Hong pergi meski tidak bersalah karena semalaman pangeran memohon pengampunan pada raja untuk menyelamatkan kasim Hong. Kasim Han lantas menanyakan mengenai keluarga kasim Hong. Ia kaget begitu mengetahui kasim Hong adalah salah satu korban kerusuhan 10 tahun yang lalu. Sebelum penjaga membawanya pergi, kasim Han menanyakan umur kasim Hong, yang dijawab dengan 18 tahun.

Iring-iringan utusan Qing berangkat dengan Ra-On ikut bersama mereka. Tiba-tiba sebuah anak panah melesat ke kereta utusan Mok. Lee Young lalu mendatangi utusan Mok dan menghunuskan pedangnya ke arah leher utusan Mok. Ia meminta utusan Mok untuk meninggalkan kasim Hong. Sesaat kemudian perdana menteri Kim Hun dan Geun-Gyo datang. Mereka meminta Lee Young untuk membiarkan kasim Hong pergi dan lebih memikirkan tentang orang lain yang gemetar ketakutan melihat tingkahnya yang tidak dewasa.

Tanpa diduga, Ra-On maju dan mengatakan ia akan pergi. Lee Young mengingatkan Ra-On pada janjinya semalam. Ra-On lalu mengatakan bahwa ia tidak akan menahan diri untuk mengatakan agar pangeran bisa menahan amarahnya demi rakyatnya, tidak demi dirinya saja. Prajurit lain lantas mengerumuni Lee Young dan memintanya untuk melepaskan pedangnya. Begitu pedangnya terjatuh, utusan Qing melanjutkan perjalanannya, diiringi dengan senyum penuh kemenangan dari Geun-Gyo.

sinopsis_moonlightdrawnbytheclouds_6f

Setelah sekian lama berjalan, utusan Mok meminta rombongannya berhenti untuk beristirahat. Ia lalu berjalan-jalan di sekitar dan meminta beberapa anak buahnya untuk mengikutinya diam-diam dari belakang. Saat sedang melihat-lihat isi upeti bagi kaisar, tiba-tiba muncul Byung-Yeon dan Lee Young.

“Aku sudah mempersiapkan hadiah, tapi aku lupa untuk memberikannya padamu,” ujar Lee Young sembari mencabut pedangnya.

Byung-Yeon meminta Lee Young mundur dan membiarkannya bertarung sendirian, tapi Lee Young menolak. Keduanya pun lantas bertarung melawan para prajurit Qing. Kemampuan pangeran ternyata tidak kalah hebatnya. Tidak butuh waktu lama bagi mereka untuk mengalahkan para penjaga utusan Mok. Sebelum ia sempat kabur, Byung-Yeon melemparkan pisaunya tepat di atas kepala utusan Mok, sehingga ia pun terduduk ketakutan. Ternyata, Mok melakukan kecurangan dengan mengambil sebagian jatah upeti kaisar serta melakukan penyelundupan barang ilegal. Dan hukuman untuk hal tersebut adalah kematian.

Mok lalu mengatakan bahwa kaisar pasti lebih mempercayainya ketimbang mereka berdua. Lee Young menyetujui perkataannya, dan sambil tersenyum mengatakan bahwa ia sudah mendatangkan tamu lain: perwakilan Departemen Sensor dari Qing. Mok langsung terdiam begitu melihatnya.

Ulah Lee Young sebelumnya yang mencegah keberangkatan utusan Qing ternyata merupakan bagian dari rencananya bersama Byung-Yeon. Berbekal informasi dari Yoon-Sung, Byung-Yeon menginformasikan mengenai perubahan rute utusan Qing yang menyasar ke pedagang-pedagang yang kongkalikong dengannya. Daftar para pedagang itu terdapat pada dokumen yang sebelumnya telah Byung-Yeon sembunyikan. Lee Young meminta Byung-Yeon untuk mendatangi para pedagang tersebut untuk mengecek kebenarannya, sementara ia mengulur waktu dengan ‘berpura-pura’ mencegah kepergian utusan Qing.

Yoon-Sung diam-diam memperhatikan apa yang terjadi dari balik pepohonan. Byung-Yeon yang melihatnya memberikan tanda bahwa semuanya berjalan sesuai rencana. Yoon-Sung pun berlalu setelah itu. Lee Young sendiri kemudian mendatangi tempat Ra-On berada dan membebaskannya dari ikatan di pohon. Tanpa berkata apa-apa, ia membuka satu demi satu ikatan yang masih tersisa di tangan Ra-On sembari mengatakan bahwa sekarang ia sudah aman.

“Aku takut aku akan benar-benar dibawa ke Qing,” ujar Ra-On dengan mata berkaca-kaca menahan tangis.

“Aku juga takut bahwa semuanya akan terlambat,” balas Lee Young.

sinopsis_loveinthemoonlight_6g

Beberapa saat kemudian Byung-Yeon datang dengan membawakan kuda bagi mereka. Sebelum memacu kudanya, Lee Young mengatakan pada Ra-On yang bergoncengan dengannya, bahwa ia akan menghukumnya karena telah melanggar janjinya.

“Aku marah kalau aku melihatmu,” ujar Lee Young. “tapi aku tidak bisa menahannya, saat aku tidak melihatmu, aku lebih marah dan itu membuatku gila. Jadi, tetaplah di sisiku.”

Mendengarnya, Ra-On membalikkan wajahnya dan menatap mata Lee Young dalam-dalam dengan sedikit rasa tidak percaya. Lee Young lantas memacu kudanya dan mereka bertiga pun kembali ke istana.

Preview Episode 7

» Sinopsis ep 7 selengkapnya

Reply