Sinopsis Love In The Moonlight Episode 2 & Preview Episode 3 (2016)

Di cerita sebelumnya (baca sinopsis Love In The Moonlight ep 1), gara-gara mencomblangi seorang anak bangsawan, tanpa sengaja Jong Do-Ryung alias Hong Ra-On (Kim You-Jung) bertemu dengan Lee Young (Park Bo-Gum) alias putra mahkota Hyomyeong. Tidak sekedar bertemu, Ra-On, yang tidak menyadari bahwa ia seorang pangeran, bahkan sempat mengerjainya dengan meninggalkannya di dalam lobang berisi kotoran. Apesnya, komplotan rentenir menculik dan menjual Ra-On sebagai kasim kerajaan karena ia tidak kunjung membayar hutang-hutangnya. Kini Ra-On tidak hanya puyeng memikirkan bagaimana caranya bertahan sebagai kasim — secar ia aslinya adalah seorang wanita — melainkan juga harus menghadapi kenyataan bahwa Hyomyeong sudah mengetahui keberadaannya di sana sebagai kasim. Bagaimana kisah mereka selanjutnya?

Dok. gambar dan video © KBS2 of Korea Selatan

Sinopsis Episode 2

Episode 2: Jalan Menuju Dirimu

Ra-On mengira Lee Young adalah seorang penjaga istana karena ia melihat dirinya sedang membawa pedang. Lee Young mengabaikan ucapannya dan berbalik bertanya bagaimana ia bisa berada di situ sebagai kasim. Untuk membuang malu dan menutupi kejadian sebenarnya, Ra-On beralasan bahwa menjadi kasim sudah menjadi cita-citanya sejak lama. Lee Young tidak percaya karena saat itu Ra-On sedang membawa tasnya. Ra-On kembali berdalih bahwa saat itu ia sedang menjalankan tugas. Tiba-tiba salah seorang pelayan Lee Young, kasim Sung (Jo Hee-Bong), datang. Lee Young segera berpura-pura sebagai kepala penjaga dan menghampiri Sung sembari memberi tanda dengan matanya agar Sung mengikuti saja ‘permainannya’ saat itu. Meski masih setengah bingung, Sung mencoba mengikuti kata-kata Lee Young.

Mendengar Lee Young meminta Sung untuk membawa Ra-On kembali ke dalam, Ra-On lantas meminta Lee Young untuk menamparnya saja sebagai ganti apa telah ia perbuat kepadanya. Namun Lee Young menolak melakukannya dan menyuruhnya segera mengikuti Sung. Sesampainya di dalam, Sung segera memarahi Ra-On dan memastikan bahwa mulai besok ia akan benar-benar melatihnya agar tidak mempermalukan dirinya lagi seperti tadi.

Keesokan hari, pelatihan para kasim baru pun dimulai. Kepala kasim Han (Jang Gwang) memulainya dengan memberikan pidato pembukaan yang berapi-api demi memberi motivasi kepada mereka. Bukannya bertambah semangat, sebagian dari kasim baru malah ketakutan dan bahkan ada yang sampai mengompol. Kasim Sung lantas mengambil alih penyambutan dengan menjelaskan bahwa penilaian akan berdasar pada tiga kriteria: tes fisik, tes karakter, dan ujian tulis. Jika gagal mereka akan ditendang keluar dari istana. Mendengar hal itu, Ra-On merasa memperoleh jalan untuk bisa keluar dari tempat tersebut.

adegan_moonlight_2a

Selanjutnya ganti kasim Ma Jong-Ja (Choi Dae-Chul) yang memperkenalkan diri sebagai penanggung jawab pelatihan mereka. Dan ujian pertama pun ia mulai, tes fisik, dimana satu demi satu diminta untuk masuk dan melepaskan pakaian mereka di hadapan King Soonjo (Kim Seung-Su) yang akan memberikan penilaiannya secara langsung. Ra-On panik mendengarnya, apalagi setelah sempat mengintip orang-orang yang masuk terlebih dahulu di depannya, serta terbayang bakal dihukum mati apabila dianggap mempermalukan kerajaan.

Saat sedang antri, ia sempat berkenalan dengan Do-Gi (Tae Hang-Ho) dan Sung-Yeol (Oh Eui-Sik), sesama calon kasim, yang malah menggodanya karena ia terlihat gugup. Mereka bertiga pun dipanggil untuk masuk. Do-Gi dan Sung-Yeol tanpa ragu membuka pakaiannya dan dinyatakan lulus ujian tersebut. Ra-On masih mematung karena tidak tahu harus berbuat apa, tapi untungnya, tiba-tiba saja seorang pelayan masuk dan memberitahukan pada raja bahwa ratu Kim (Han Soo-Yeon) pingsan. Raja yang kaget mendengarnya tanpa sengaja menjatuhkan stempelnya pada form penilaian Ra-On, tepat di antara kotak Lulus dan Gagal. Setelah raja pergi, salah seorang kasim senior yang mengambil alih ujian tersebut, menyatakan bahwa cap stempel di form Ra-On lebih condong ke arah Lulus, sehingga ia pun dinyatakan lulus ujian fisik. Ra-On tidak tahu harus senang atau sedih mendengar keputusan tersebut.

Rombongan calon kasim kemudian ditunjukkan dongungjeon tempat putra mahkota berada. Saat mereka sedang terkagum-kagum melihatnya, terdengar suara bentakan dari dalam dongungjeon dan tiba-tiba saja kasim Sung terhempas keluar. Ra-On bergegas menghampirinya dan menanyakan kondisinya, tanpa ia sadari kakinya menginjak tangan Sung. Kembali terdengar suara dari dalam yang memerintahkan Sung untuk segera pergi. Do-Gi dan Sung-Yeol lekas mendatangi Ra-On dan menasehatinya untuk tidak ikut campur masalah tersebut. Mereka mengatakan, jika seorang kasim senior saja bisa diperlakukan seperti itu, apa jadinya dengan kasim baru seperti mereka.

Orang yang telah mengusir Sung ternyata adalah Lee Young. Itu pun hanya karena ia datang mengabarkan bahwa sang ratu telah hamil. Kasim Jang (Lee Joon-Hyuk) coba untuk menasehatinya, tapi segera diminta untuk diam oleh Lee Young. Dalam perjalanan menuju kamar ibunya, ingatan Lee Young kembali ke masa 8 tahun yang lalu, dimana ibunya mengajarinya tentang musik.

adegan_moonlight_2b

Lee Young mengucapkan selamat kepada ibu dan ayahnya. Ratu Kim lantas meminta Lee Young untuk lebih sering datang menemuinya. Lee Young berdalih bahwa melihat hal yang buruk bukanlah sesuatu yang baik bagi seseorang yang sedang hamil. Ia melanjutkan, bakalan rusuh apabila di dalam istana ada satu orang lagi pembuat onar seperti dirinya. Sebelum ratu Kim menanggapinya, raja Soonjo segera memotong dan meminta Lee Young untuk pergi meninggalkan mereka.

Dalam perjalanan kembali ke kamarnya, Lee Young melihat para calon kasim yang sedang berbondong-bondong masuk ke sebuah ruangan untuk menjelani tes tulis. Saat melihat Ra-On, ia teringat bahwa Ra-On mengatakan menjadi kasim adalah mimpinya. Ia pun berniat untuk membantunya. Dengan meminjam baju milik kasim Jang, Lee Young lanta menyamar sebagai kasim senior dan masuk ke dalam ruangan tersebut. Ia meminta dua kasim yang sedang menjaga ujian tersebut untuk pergi meninggalkannya sendiri.

Saat Ra-On sedang mengerjakan soal ujian tersebut dengan asal-asalan, Lee Young mendatanginya dan memberikan jawaban yang benar. Ia bahkan memaksa Ra-On untuk mengkoreksi jawabannya saat Ra-On dengan cepat menulis jawabannya secara acak. Tidak kehabisan akal, Ra-On berusaha memakan lembar jawaban tersebut, tapi kembali ketahuan dan dicegah oleh Lee Young. Pada akhirnya, Ra-On pun dinyatakan lulus ujian tulis.

Pada ujian terakhir, para calon kasim diminta untuk mengambil selembar pertanyaan dan menuliskan jawabannya di selembar kertas. Jawaban mereka nantinya akan dinilai oleh raja, apakah benar atau tidak. Agar gagal, Ra-On berniat untuk mengumpulkan kertas kosong.

Malam harinya, Ra-On memasuki sebuah ruangan yang dikabarkan sebagai tempat tinggal bagi orang-orang yang dibenci oleh kepala kasim. Dari atas tiba-tiba muncul kepala Kim Byung-Yeon (Kwak Dong-Yeon) yang membuat Ra-On kaget dan jatuh pingsan. Sesaat kemudian Lee Young masuk untuk menemui Byung-Yeon. Ia pun ikut kaget setelah melihat ada Ra-On sedang tergeletak di lantai.

adegan_moonlight_2c

Tak lama Ra-On pun tersadar. Melihat ada Lee Young di sana, ia lantas bertanya siapa sebenarnya dirinya. Lee Young segera memberi tanda pada Byung-Yeon agar tidak memberitahukan yang sebenarnya pada Ra-On. Karena tidak dijawab, Ra-On jadi penasaran terhadap tutup kepala yang digunakan Lee Young. Saat hendak menyentuhnya, Byung-Yeon segera mencegahnya dan membentaknya karena ia tidak berhak untuk menyentuhnya.

Lee Young meminta Byung-Yeon untuk tidak terlalu keras pada Ra-On. Walau sempat kebingungan dengan sikap Byung-Yeon, Ra-On tidak terlalu memusingkannya dan malah merebut gelas yang hendak diminum Lee Young. Tidak itu saja, ia malah menghabiskan minuman yang ada sehingga mulai sedikit mabuk. Lee Young mencoba mengerjainya dengan memainkan jarinya di depan wajah Ra-On. Tanpa disangka, Ra-On yang yakin bahwa esok hari ia pasti gagal ujian, menggigit jari Lee Young.

Esok harinya, Ra-On benar-benar mengumpulkan lembar jawaban yang masih kosong. Kasim Jong-Ja mengingatkan bahwa hal tersebut bisa membuatnya ditendang dari istana, namun Ra-On berdalih bahwa ia memang tidak bisa menemukan jawabannya, sehingga mau tidak mau Jong-Ja menerima lembaran tersebut. Keluar dari ruangan, Do-Gi dan Sung-Yeol menanyakan mengapa ia tidak menjawab dengan asal-asalan saja. Sambil diam-diam tersenyum, Ra-On menjawab bahwa hal itu sudah terlambat.

Tiba-tiba datang kasim Sung yang meminta mereka bertiga untuk ikut dengannya ke pesta Perdana Menteri Kim Hun (Cheon Ho-Jin). Ternyata ia meminta mereka untuk membantu menyiapkan hidangan pesta. Tugas Ra-On adalah menangkap dan membawa 20 ekor ayam dari kandangnya. Satu demi satu ia berhasil menangkapnya. Ayam keempat kebetulan lari hinga ke atap sebuah bangunan. Pantang menyerah, Ra-On tetap mengejarnya. Namun saat menyergapnya, ayam tersebut menghindar dan ia pun terjatuh. Untunglah, ternyata ada Kim Yoon-Sung (Jin Young) yang berdiri tepat di bawahnya dan dengan sigap menangkapnya.

adegan_moonlight_2d

Dalam perjalanan kembali ke istana, Yoon-Sung yang sepertinya sudah mengetahui bahwa Ra-On adalah seorang wanita menggodanya dengan mengatakan bahwa ia tidak mungkin menjadi kasim, karena tidak ada kasim yang secantik dirinya. Namun ia segera menambahkan bahwa seorang pria pun bisa saja berwajah cantik. Salting, Ra-On pun pergi meninggalkannya.

Kasim Sung kaget mendapati 20 ekor ayam yang telah ditangkap oleh Ra-On dimana hampir semuanya dalam keadaan setengah mati. Ia ternyata menyuruh Ra-On melakukan hal tersebut hanya untuk mengerjainya saja dan ia yakin Ra-On tidak mungkin bisa melakukannya. Sedangkan ayam-ayam itu sendiri sebenarnya cukup berharga bagi kerajaan.

Pesta pun dimulai. Lee Young datang bersama dengan Byung-Yeon yang mengawalnya. Dengan canggung, perdana menteri Kim Hun menyambutnya karena ia tidak menyangka bahwa Lee Young akan datang. Melihat suasana yang agak tegang, Lee Young menanyakan apa yang sedang terjadi. Kim Hun menjawab bahwa baru saja ada orang tidak dikenal yang menerobos masuk ke area pesta. Melihat ada sebuah panah dengan secarik kertas tertancap di tiang, Lee Young segera mengambil dan membaca isi kertas tersebut.

Ada makhluk-makhluk yang berbudi luhur. Para pejabat adalah makhluk berbudi luhur.
Semua orang tidak bersalah. Kemiskinan ini satu-satunya dosa mereka.
Para pejabat diperas oleh orang-orang… Orang-orang yang hidup dalam kemiskinan karena pejabat.

Lee Young lantas menanyakan apakah faktanya benar seperti itu. Karena tidak ada yang berani menjawab, ia pun menjawabnya sendiri, bahwa pejabat tidak bisa disalahkan atas kemiskinan yang dialami oleh rakyat.

Raja yang tidak bisa mengatur pejabat yang sebenarnya harus disalahkan“, ujarnya.

adegan_moonlight_2e

Semua yang ada di sana terkejut mendengar jawaban Lee Young. Entah benar atau tidak, Lee Young melanjutkan bahwa yang barusan ia katakan hanya sekedar bercanda karena semua yang ada di sana terlihat begitu serius. Ia pun meminta satu dari mereka untuk menuangkan minuman ke gelasnya, tapi lagi-lagi tidak ada yang mau melakukannya. Saat itulah Yoon-Sung datang dan meminta ijin untuk menuangkan minuman baginya.

Keduanya lantas minum bersama. Dari percakapan yang terjadi, Yoon-Sung ternyata adalah teman lama Lee Young. Tapi entah kenapa, hubungan keduanya kini memburuk. Jo Man-Hyung (Lee Dae-Yeon) yang mengamati mereka dari kejauhan mengatakan pada Kim Hun bahwa Yoon-Sung lebih pantas menjadi putra mahkota ketimbang Lee Young. Satu-satunya kekurangannya adalah ia terlahir dari keluarga Kim.

Ingatan Kim Hun kembali ke 8 tahun yang lalu, dimana ia menerima kabar dari peramal kerajaan mengenai wajah cucunya, Yoon-Sung. Si peramal mengatakan bahwa sebenarnya masa depan Yoon-Sung cukup baik, hanya saja ia akan mati muda. Selain itu, salah seorang temannya, yang mengenakan tutup kepala bermotif bangau, membawa energi yang buruk baginya. Kim Hun geram mendengar hal itu dan meminta si peramal untuk tidak membocorkannya kepada siapa pun.

Dalam perjalanan pulang, Lee Young menanyakan pada Byung-Yeon apakah orang yang menembakkan panah tersebut mengenakan topeng. Byung-Yeon berbalik bertanya apakah Lee Yeong mengenalinya. Lee Young tidak menjawab dan meneruskan langkahnya.

Di kamarnya, Ra-On tiba-tiba mendatangi Lee Young dengan membawakan sepiring ayam rebus. Mendengar ayam tersebut adalah milik perdana menteri Kim Hun, Lee Young tidak mau memakannya. Karena melihat Lee Young sedang kesal, Ra-On terus memaksanya untuk memakan ayam tersebut. Ia mengatakan bahwa orang yang lapar saat sedang marah akan merasa lebih sengsara. Lee Young mengatakan bahwa ia tidak pernah merasa lapar selama ini. Ra-On percaya hal itu, tapi menurutnya, meski tidak pernah merasa lapar, Lee Young pasti sering merasa patah hati, karena orang yang patah hati akan cenderung berbohong dengan mengatakan bahwa dirinya baik-baik saja.

Sementara itu, putri kerajaan sedang memeriksa lembar jawaban calon kasim saat ia menyadari bahwa tulisan pada lembar jawaban Do-Gi adalah sama dengan tulisan yang ada di surat cintanya beberapa waktu lalu. Lembar jawaban Do-Gi memang kebetulan ditulis oleh Ra-On, yang berniat membantunya agar lulus ujian. Ra-On sendiri pada saat itu sedang asyik menyantap ayam rebus yang ia buat bersama Lee Young (yang akhirnya mau memakannya) dan Byung-Yeon. Ia sempat mengatakan bahwa siang tadi ia melihat putra mahkota kerajaan. Lee Young dan Byung-Yeon langsung menghentikan makannya karena kaget, tapi menjadi lega kembali setelah Ra-On menambahkan bahwa yang ia lihat hanyalah bagian belakang kepalanya saja.

Tanpa menyadari bahwa putra mahkota yang dimaksud ada di hadapannya, Ra-On meneruskan dengan bergosip masalah julukan putra mahkota, “kotoran”, yang tanpa diduga disambut oleh Byung-Yeon. Ra-On mengatakan bahwa menurut orang-orang darah pangeran adalah darah campuran antara binatang dengan manusia. Itu sebabnya ia tidak tahu kapan ia boleh atau tidak boleh menggongong. Lee Young yang sudah tidak tahan lagi menahan emosi segera menjejalkan ayam ke mulut Ra-On. Byung-Yeon sendiri sempat tersenyum mendengar kata-kata Ra-On barusan. Ra-On yang melihatnya menganggap Byung-Yeon punya kesulitan dalam mengungkapkan ekspresinya karena ia hanya tersenyum secara diam-diam. Takut dimarahi oleh Lee Young, Byung-Yeon pun berpura-pura tersedak makanan.

Esok harinya, dengan dikawal oleh beberapa prajurit kerajaan, putri raja menyergap Ra-On dan membawanya ke suatu tempat. Setelah mengkonfirmasi bahwa benar Ra-On yang menulis surat tersebut, ia berniat untuk membunuhnya. Tiba-tiba ada seseorang yang memintanya untuk berhenti. Dan orang tersebut adalah Lee Young.

Preview Episode 3

» Sinopsis ep 3 selengkapnya

Reply