Kumpulan Sinopsis Komik-Komik Tie-In Dark Nights: Metal

Sebagai sebuah major event, sudah sewajarnya kehadiran Dark Nights: Metal dibarengi dengan berbagai tie-in. Mulai dari yang berupa one-shot hingga yang berupa cerita cross-over. Untuk yang disebut belakangan, ada arc Gotham Resistance yang dimuat di Teen Titans #12, Nightwing #29, Suicide Squad #26, dan Green Arrow 32; serta arc Bats Out Of Hell di The Flash #33, Justice League #32, Hal Jordan and the Green Lantern Corps #32, dan Justice League #33. Karena sifatnya sebagai materi pendukung, kita memang tidak diwajibkan untuk membaca semua komik tie-in yang ada. Apalagi jika kita pada dasarnya tidak demen dengan seri komik yang bersangkutan. Nah, untuk memudahkan teman-teman mengikuti semua cerita tie-in dari Dark Nights: Metal, saya coba untuk membuat kompilasi sinopsis singkatnya di sini.

Berikut ini adalah kumpulan sinopsis komik-komik tie-in dari event Dark Nights: Metal yang berupa one-shot, urut berdasarkan tanggal rilisnya. Selamat menikmati 🙂

Sinopsis Komik Batman: The Red Death

As the events of DARK NIGHTS: METAL rock the DC Universe, the creatures of the Dark Multiverse stand ready to invade our world! How can even the World’s Greatest Heroes stop a horde of deadly beings that appear to be powerful, nightmare versions of familiar figures? Find out in these special tie-in issues!

Story: Joshua Williamson
Art: Carmine Di Giandomenico
Color: Ivan Plascencia
Letter: Tom Napolitano
Judul Edisi: Ride The Lightning
Tanggal Rilis: 20 September 2017

Earth -52, Gotham City. Batman (Bruce Wayne) meminta The Flash (Barry Allen) untuk menyerahkan speed force miliknya agar ia bisa menyelamatkan dunia, khususnya Gotham City. Batman yang di sini digambarkan sudah mulai uzur dan sudah pula kehilangan rekan-rekannya (Jason Todd, Tim Drake, Damian Wayne, dan Dick Grayson) akhirnya menggunakan cara terakhir untuk mendapatkan speed force: membunuh The Flash.

Dengan kekuatan speed force, Batman merubah namanya menjadi The Red Death. Sayangnya, usahanya sudah terlambat. Dunianya tetap saja menuju kehancuran. Di saat itulah Barbatos menghubunginya dan mengajaknya bergabung untuk menjajah dunia lain.

Earth-0, Central City. 3 hari setelah munculnya Challengers Mountain di Gotham City. The Red Death muncul di sana dan langsung berniat untuk mengubah Central City menjadi serupa dengan Gotham City di jagatnya. The Flash berusaha untuk mencegahnya, namun kekuatannya tidak berarti sama sekali di hadapan The Red Death. Sebelum Red Death membunuhnya, Doctor Fate tiba-tiba membukakan portal bagi The Flash untuk kabur.

Sinopsis Komik Batman: The Murder Machine

As the events of DARK NIGHTS: METAL rock the DC Universe, the creatures of the Dark Multiverse stand ready to invade our world! How can even the World’s Greatest Heroes stop a horde of deadly beings that appear to be powerful, nightmare versions of familiar figures? Find out in these special tie-in issues!

Story: Frank Tieri, James Tynion IV
Art: Ricardo Federici
Color: Rain Beredo
Letter: Tom Napolitano
Judul Edisi: Heavy Metal
Tanggal Rilis: 27 September 2017

Earth-0. Sambil mencoba mencari keberadaan Batman yang menghilang pasca Dark Nights: Metal #1, dari Justice League Watchtower Cyborg (Victor Stone) mengkontak ayahnya (Silas Stone) dan memintanya meninggalkan S.T.A.R. Labs untuk berpindah ke tempat aman, mengingat Gotham City sekarang sudah ‘hancur’. Beberapa saat kemudian sistem mendeteksi kedatangan Batman di Watchtower. Mengira itu adalah Batman yang ia cari-cari, Cyborg menyambutnya. Tanpa disangka, yang datang adalah The Murder Machine, yang tanpa basa-basi langsung melumpuhkan Cyborg.

Earth -44 Dark Multiverse, sebulan sebelumnya. Koalisi para villain membunuh Alfred yang ogah memberitahukan keberadaan Batman pada mereka. Tidak bisa move on, Batman minta bantuan Cyborg untuk menyelesaikan Alfred AI yang sedang ia kerjakan selama ini.

Earth-0. Mendengar niat The Murder Machine untuk melakukan sesuatu dengan ayahnya membuat Cyborg bersemangat kembali untuk bertarung. Tanpa diduga, The Murder Machine menghadirkan sosok Alfred dalam bentuk hologram.

Earth -44. Alfred AI yang dikembangkan Batman bersama Cyborg ternyata mampu menduplikasi diri mereka sendiri dan secara agresif membunuh para villain di kota Gotham demi melindungi Batman / Bruce Wayne. Cyborg menyarankan agar Batman menghancurkannya, tapi Batman tidak ingin kehilangan Alfred untuk kedua kalinya. Ia memilih untuk mencoba memperbaikinya.

Earth-0. The Murder Machine menceritakan bahwa kehidupannya berubah semenjak ia membiarkan Alfred AI masuk ke dalam dirinya dan merubahnya menjadi seperti yang sekarang. Terungkap pula bahwa tujuan utama The Murder Machine bukanlah sistem Watchtower, melainkan S.T.A.R. Labs di Detroit, tempat Silas berada.

Seperti yang terjadi pada Cyborg versi Earth -44, Cyborg Earth-0 kini takluk di tangan The Murder Machine. Bahkan tubuhnya termutilasi berkat ‘bantuan’ Dark Knight yang lain, yang menyusul tiba di Watchtower.

Di penghujung halaman, Batman Who Laughs menyatakan bahwa mereka beruntung dia (Cyborg? Silas?) tidak tahu bagaimana cara memanfaatkan metal yang ia miliki. Karena jika itu terjadi, maka akan menjadi masalah bagi mereka, para Dark Knight.

Sinopsis Komik Batman: The Dawnbreaker

As the events of DARK NIGHTS: METAL rock the DC Universe, the creatures of the Dark Multiverse stand ready to invade our world! How can even the World’s Greatest Heroes stop a horde of deadly beings that appear to be powerful, nightmare versions of familiar figures? Find out in these special tie-in issues!

Story: Sam Humpheries
Art: Ethan Van Sciver
Color: Jason Wright
Letter: Tom Napolitano
Judul Edisi: Fear Of The Dark
Tanggal Rilis: 4 Oktober 2017

Earth -32. Gotham City. Setelah membunuh Thomas dan Martha Wayne, Joe Chill pergi meninggalkan Bruce Wayne. Setelah sempat syok sejenak, Bruce berniat untuk mengejar Joe. Di saat itulah cincin Green Lantern terbang menghampirinya dan menyatakan bahwa Bruce berhak untuk menggunakan cincin tersebut. Berubah menjadi Green Lantern, dengan dibalut rasa amarahnya, Bruce mengeksekusi Joe tanpa mengindahkan peringatan dari cincin.

Bruce terus menggunakan kekuatan Green Lantern untuk menghabisi satu demi satu penjahat yang ada di Gotham City. Letnan Gordon dan Detektif Bullock yang mencoba menghentikannya pun tidak luput jadi korban. Bruce yang sudah dipenuhi kegelapan juga dengan mudahnya membantai Green Lantern Corps dan The Guardians yang berniat untuk mengambil kembali cicin Green Lantern dari tangannya.

Pasca kejadian tersebut, Bruce berubah menjadi The Dawnbreaker. Sesaat kemudian, dunia tiba-tiba dipenuhi kegelapan dan The Dawnbreaker sudah berada di hadapan Batman Who Laughs, yang mengajaknya untuk bergabung dengannya (dan The Red Death plus The Murder Machine), untuk bersama-sama menghancurkan jagat multiverse yang dipenuhi dengan cahaya. Jika ia mau melakukannya, bos Batman Who Laughs, Barbatos, akan mengabulkan keinginan Bruce yang terdalam: menghidupkan kembali kedua orang tuanya.

Earth-0. The Dawnbreaker tiba di Coast City dan langsung berniat untuk membawanya ke dalam kegelapan. Green Lantern (Hal Jordan) muncul dan mengkonfrontasinya. Seperti di Earth -32, The Dawnbreaker dapat dengan mudah mengalahkan Green Lantern. Sebelum ditelan sepenuhnya oleh kegelapan, Doctor Fate berhasil membawa Green Lantern kabur.

Sinopsis Komik Batman: The Drowned

As the events of DARK NIGHTS: METAL rock the DC Universe, the creatures of the Dark Multiverse stand ready to invade our world! How can the World’s Greatest Heroes stop a horde of deadly beings that appear to be powerful nightmare versions of familiar figures? Find out in these special tie-in issues!

Story: Dan Abnett
Art: Philip Tan, Tyler Kirkham
Color: Dean White, Arif Prianto
Letter: Tom Napolitano
Judul Edisi: The Rise of The Ancient Mariner
Tanggal Rilis: 18 Oktober 2017

Earth-0. Amnesty Bay. The Drowned muncul dari dasar samudera dan langsung menenggelamkan kota pesisir Amnesty Bay. Tak lama, Aquaman (Arthur Curry) dan Mera muncul, mempertanyakan tindakannya itu. Pertarungan di antara mereka pun dimulai.

Earth -11, bertahun-tahun sebelumnya. Batwoman (Bryce Wayne) yang kecewa karena kekasihnya, Sylvester Kyle (Catman?), terbunuh oleh metahuman, selama 18 bulan gencar membantai semua metahuman yang ada di dunia. Semuanya, kecuali penduduk Atlantis di bawah pimpinan Aquawoman. Meski pada akhirnya berhasil membunuh Aquawoman, namun tindakannya berbuntut tenggelamnya kota Gotham akibat aksi balas dendam penduduk Atlantis.

Sadar tidak bisa mengalahkan mereka sebagai ‘manusia biasa’, Bryce mengoperasi dirinya dengan DNA hybrid yang termutasi, sehingga punya kemampuan yang sama dengan para manusia Atlantis. Ia bahkan menciptakan tentara Dead Water untuk membantunya. Dan ya, kali ini The Drowned a.k.a Bryce berhasil menghabisi semua penduduk Atlantis.

Beberapa waktu kemudian, The Drowned bertemu dengan Batman Who Laughs, yang mengajaknya untuk bergabung dengan timnya.

Earth-0. The Drowned mengerahkan Dead Water untuk menyerang Aquaman dan Mera. Strategi ini sukses. Mera tertangkap dan diubah menjadi pasukan Dead Water, sementara Aquaman berhasil diselamatkan oleh Doctor Fate sebelum sempat dibunuh oleh The Drowned.

Sinopsis Komik Batman: The Merciless

As the events of DARK NIGHTS: METAL rock the DC Universe, the creatures of the Dark Multiverse stand ready to invade our world! How can the World’s Greatest Heroes stop a horde of deadly beings that appear to be powerful nightmare versions of familiar figures? Find out in these special tie-in issues!

Story: Peter J. Tomasi
Art: Francis Manapul
Letter: Tom Napolitano
Judul Edisi: Wrath Child
Tanggal Rilis: 25 Oktober 2017

Earth-0. Langley, Virginia. Perwakilan dari berbagai pihak pemerintah (D.E.O, A.R.G.U.S, Task Force X, S.H.A.D.E) berkumpul dengan pihak militer untuk membahas mengenai keamanan dunia pasca munculnya pegunungan di Gotham City dan hilangnya seluruh anggota Justice League. Ego masing-masing membawa suasana rapat menjadi panas. Pun begitu, adu debat langsung terhenti begitu The Merciless tiba-tiba muncul di hadapan mereka.

Menyadari The Merciless berniat untuk merebut Valhalla (bom yang terbuat dari gabungan teknologi sonik Modoran, partikel Chemo, dan Kryptonian sun stone), General Lane segera mengaktifkan kode nuklir untuk meluncurkan bom Valhalla yang dimaksud ke tempat mereka berada. Steve Trevor berusaha menghentikannya, namun dicegah oleh Amanda Waller, yang setuju dengan tindakan Lane.

Earth -12, pasca Final War. Perang besar-besaran melawan Ares membuat nyawa Wonder Woman melayang. Diliputi amarah, Batman mengambil helm perang milik Ares yang terlepas dan memakainya, membuatnya berubah menjadi The Merciless yang memiliki kekuatan setara dewa perang. Ares pun berhasil ia kalahkan.

Pasca kejadian tersebut, Batman Who Laughs muncul dan mengajaknya untuk bergabung bersama dengan The Red Death, The Murder Machine, The Drowned, dan The Dawnbreaker, guna menaklukan dunia lain di luar sana.

Earth-0. Bom Valhalla dijatuhkan. Alih-alih meledak, The Merciless justru mampu menyerapnya. Entah apa yang kemudian terjadi, tapi di penghujung halaman, terlihat para tokoh perwakilan yang tadinya berkumpul kini bersimpuh di sekeliling The Merciless.

Selain itu, dari narasi, terkuak fakta bahwa sebelumnya Wonder Woman dari Earth -12 belumlah meninggal. The Merciless sendiri lah yang pada akhirnya membunuh Wonder Woman, saat mengetahui Wonder Woman berniat untuk melepaskan helm Ares yang ia kenakan.

Sinopsis Komik Batman: The Devastator

As the events of DARK NIGHTS: METAL rock the DC Universe, the creatures of the Dark Multiverse stand ready to invade our world! How can the World’s Greatest Heroes stop a horde of deadly beings that appear to be powerful nightmare versions of familiar figures? Find out in these special tie-in issues!

Story: Frank Tieri, James Tynion IV
Art: Tony S. Daniel (Pencils) / Danny Miki (Inks)
Color: Tomeu Morey
Letter: Tom Napolitano
Judul Edisi: Symphony of Destruction
Tanggal Rilis: 1 November 2017

Earth-0. The Devastator diperintah oleh Barbatos untuk mengambil Cosmic Tuning Fork yang tersimpan di Fortress of Solitude. Para superhero mencoba mencegahnya, termasuk juga Lobo, tapi semuanya gagal.

Sehari sebelumnya, di Metropolis, Lois Lane sedang mencari informasi mengenai apa yang sedang terjadi, termasuk menghilangnya Superman. Tanpa sengaja ia bertemu dengan Bruce Wayne, yang mengajaknya untuk mengobrol sebentar. Tanpa disangka, sosok tersebut bukanlah benar-benar Bruce, melainkan The Devastator. Dan The Devastator menyatakan bahwa tujuannya datang adalah untuk menyelamatkan Lois dari Superman.

Earth -1, beberapa tahun sebelumnya. Metropolis. Superman berubah menjadi jahat tanpa diketahui pasti penyebabnya. Ia bahkan tega membunuh Lois Lane, istrinya sendiri. Untuk bisa mengalahkannya, satu-satunya anggota Justice League yang tersisa, Batman, menginfeksi dirinya sendiri dengan Doomsday Virus.

Meski berhasil membunuh Superman, Batman a.k.a The Devastator menyesali dirinya yang selama ini menahan diri untuk menggunakan cara tersebut, sehingga sudah terlanjur menimbulkan banyak korban jiwa. Di saat galau, datanglah Batman Who Laughs, memberitahunya keberadaan dunia lain dimana semua orang percaya dan mencintai Superman.

Earth-0. Satu demi satu penduduk Metropolis terinfeksi oleh Doomsday Virus. Tubuh Lois sendiri masih bisa bertahan akibat adanya paparan radiasi matahari yang tidak sengaja ia dapatkan selama berada di dekat Superman. Sesaat kemudian Supergirl, Guardian, dan Superwoman muncul.

Lois memanfaatkan kesempatan dimana ketiganya bertarung melawan The Devastator untuk pulang ke apartemennya, menemui Jon. Mengingat virus Doomsday sudah mulai menunjukkan efeknya, Lois memutuskan untuk mengurung Jon di dalam kamar apartemen (yang sudah didesain khusus untuk menjadi safe room di saat genting).

Di penghujung halaman, terlihat bahwa Devastator telah berhasil menyelesaikan misinya, mengambil Cosmic Tuning Fork, dan menggunakannya untuk memanfaatkan energi dari Superman yang terkurung di Dark Tower.

Sinopsis Komik Batman: Lost

Trapped in the Dark Multiverse, Batman must face his greatest fears!

Story: Scott Snyder, James Tynion IV, Joshua Williamson
Art: Doug Mahnke, Yanick Paquette, Jorge Jimenez (Pencils) / Jaime Mendoza, Paquette, Jimenez (Inks)
Color: Wil Quintana, Nathan Fairbairn, Alejandro Sanchez
Letter: Tom Napolitano
Tanggal Rilis: 8 November 2017

Janet menghampiri kakeknya, Bruce Wayne, yang sedang leyeh-leyeh di kursi. Ia memintanya untuk membacakan salah satu cerita Batman. Bruce mempersilahkan Janet untuk memilih salah satu buku cerita tentang Batman yang ada di rak. Terlihat beberapa arc ikonik, semacam Hush, Knightfall, dan Court of The Owls. Yang dipilih oleh Janet adalah The Case of The Chemical Syndicate.

Bruce mulai bercerita. Alurnya ternyata justru semacam gabungan antara kisah-kisah lama Batman yang sedikit menyimpang hingga dark multiverse. Pada akhirnya, muncul Barbatos yang menyatakan bahwa semua yang terjadi pada Batman selama ini adalah karena ia yang telah mengaturnya. Alih-alih membantah, respon Bruce justru semakin menguatkan pernyataan tersebut.

Di penghujung halaman, terlihat sosok Batman yang sedang tertawan di Dark Tower (seperti terlihat di ending Dark Nights: Metal #3), terperangkap dalam bayangan cerita tentang dirinya di masa tua sedang mendongeng kepada Janet (seperti di awal cerita).

Sinopsis Komik The Batman Who Laughs

As the events of DARK NIGHTS: METAL rock the DC Universe, the creatures of the Dark Multiverse stand ready to invade our world! How can the World’s Greatest Heroes stop a horde of deadly beings that appear to be powerful nightmare versions of familiar figures? Find out in these special tie-in issues!

Story: James Tynion IV
Art: Reilly Rossmo
Color: Ivan Plascencia
Letter: Tom Napolitano
Tanggal Rilis: 15 November 2017

Earth -22, beberapa tahun lalu. Gotham City. Aksi Joker yang sudah kelewat brutal membuat Batman tidak bisa lagi menahan dirinya dan membunuh Joker. Aksinya tersebut ternyata memicu aktifnya racun yang diam-diam disiapkan Joker untuk menginfeksi siapa saja yang membunuhnya. Racun tersebut akan membuat siapa saja yang terinfeksi bakal berubah menjadi seperti Joker.

Batman terlambat menyadari hal tersebut dan racun sudah terlanjur merasuk ke dalam tubuhnya. Hanya dalam beberapa hari, ia sudah berubah total dan tanpa ampun membantai rekan-rekannya sendiri. Termasuk Batgirl, Red Hood, Robin, dan Nightwing. Seminggu kemudian, seluruh superhero sudah dibunuh olehnya. Bahkan Superman (dan keluarganya) pun tidak luput dari aksi sadisnya.

Pasca kejadian tersebut, Barbatos mendatanginya dan mengajaknya menjadi pengikutnya.


Hingga saat artikel ini ditulis, hanya tersisa satu tie-in one-shot lagi yang memang belum dirilis, yaitu “Hawkman Found”. Nanti akan saya tambahkan di atas apabila sudah terbit. Dari keseluruhan judul tie-in one-shot, tiga favorit saya adalah The Drowned, The Devastator, dan The Merciless. Batman Who Laughs sebenarnya juga keren, hanya sayang ceritanya terlalu singkat. Bagaimana menurut pendapat teman-teman?

Tema artikel yang berhubungan: , ,  komik terbaru batmanreview curcol co.

Reply