Sinopsis 7 First Kisses Episode 8 (4 Januari 2017) *TAMAT*

Di sinopsis 7 First Kisses episode sebelumnya, Min Soo Jin (Lee Cho Hee) terpilih untuk menjadi bintang iklan bersama dengan Lee Jong Suk. Mereka berperan sebagai sepasang kekasih yang sedang berjalan-jalan di mall. Saat adegan terakhir yang merupakan adegan ciuman, mau tidak mau seperti biasa waktu kembali berputar. Pembedanya, kali ini Choi Ji Woo muncul dan mempersilahkan Soo Jin untuk memilih salah satu dari enam selebritis yang sudah ia kencani. Masa depannya akan tergantung dari pilihannya. Apa yang kira-kira akan terjadi di sinopsis drama korea First Kiss For The Seventh Time episode 6 berikut ini?

Dok. gambar dan video © Naver (Web Drama) of Korea Selatan

Sinopsis Episode 8

Judul Episode: Last Gift

Diminta memilih satu di antara 6 selebriti sebagai pasangannya membuat Soo Jin tidak hanya bingung, melainkan juga girang. Hal ini terbawa dalam tingkahnya dalam bekerja hingga membuat kedua rekannya heran.

Beberapa saat kemudian ketiganya terkejut melihat sosok seorang pria yang melangkah perlahan mendekati mereka. Ia adalah Lee Min Ho, seorang penulis buku travel berjudul “Traveling To Find Myself”.

“Oh, Lee Min-Ho-kuuuu,” respon Soo Jin saat Min Ho menyapa mereka.

“Apa aku mengenalmu?” tanya Min Ho bingung.

“Bukankah kamu model dari Lotte Duty Free?” tanya Soo Jin.

Melihat wajah Min Ho yang kebingungan, Soo Jin pun menyangka bahwa ia mendapat alternatif pilihan ke-8 dari si malaikat Choi Ji Woo.

“Apa ini belum berakhir?” tanya Soo Jin dalam hati.

Begitu tahu Min Ho adalah seorang penulis buku travel, Soo Jin mengira bahwa Min Ho pastinya akan mengajaknya untuk pergi travelling. Dengan pede ia melangkah keluar dari balik counter dan menuju tepat ke hadapan Min Ho.

“Oh, kamu penulis Lee Min Ho? Kapan kita pernah bertemu sebelumnya?” tanya Soo Jin pede.

“Apa? Aku tidak mengerti,” jawab Min Ho.

“Well, aku yakin kita sudah pernah bertemu sebelumnya. Mungkin dari gereja atau pekerjaan? Apakah aku pernah mengajarkanmu sesuatu? Bahasa Cina?”

“Tidak, aku tidak ingat pernah bertemu denganmu.”

“Oh, lalu kenapa kamu datang kepadaku?” tanya Soo Jin.

“Oh, aku punya pertanyaan tentang Lotte Duty Shop dan ini adalah meja informasi, bukan?” jawab Min Ho.

“Ah, kamu tidak perlu berpura-pura begitu,” respon Soo Jin sembari memukul lengan Min Ho. “Kamu hendak mengajakku pergi berkencan, bukan? Itu sebabnya kamu menghampiriku.”

Min Ho bengong, tidak tahu apa yang dibicarakan oleh Soo Jin.

“Hei, hei, apa yang kamu lakukan?” panggil rekan Soo Jin. “Kamu hilang akal karena ada pria tampan berdiri di hadapanmu?”

“Aku saja tidak gugup,” lanjut rekannya sembari menyodorkan buku karangan Min Ho di meja informasi dengan tangan gemetar (karena gugup).

“Maafkan dia,” timpal rekan Soo Jin yang satu lagi, “Kondisinya sedang tidak baik hari ini. Sepertinya ada engselnya yang lepas.”

Bukannya malu, Soo Jin masih tetap tersenyum-senyum mendengar perkataan temannya. Ia benar-benar yakin Min Ho adalah pria kiriman Ji Woo, sama seperti keenam selebriti sebelumnya.

“Ooh, kalian tidak tahu apa yang kalian bicarakan,” respon Soo Jin pada kedua temannya.

Soo Jin lantas kembali menoleh ke arah Min Ho dan bertanya, “Min Ho, apakah kamu mau nomer telponku? Pada akhirnya, kamu bakal menyukaiku.”

Min Ho semakin bengong mendengar ucapan tengil Soo Jin barusan.

“Aku rasa kamu salah paham,” ujarnya setelah sedari tadi terdiam kebingungan.

Min Ho kemudian beralih ke kedua rekan Soo Jin dan menanyakan perihal barang duty free yang telah ia beli. Keduanya pun menjelaskan hal tersebut pada Min Ho, meninggalkan Soo Jin yang akhirnya sadar bahwa yang terjadi saat ini bukanlah skenario dari si malaikat. Sambil menutupi wajahnya yang memerah karena malu, Soo Jin diam-diam mengambil buku karangan Min Ho dan melihat-lihat isinya.

Soo Jin melangkah keluar dari mall tempatnya bekerja sembari membaca buku karangan Min Ho. Tak lama ia sampai pada halaman terakhir. Entah apa yang ia baca, tapi Soo Jin terlihat senang membacanya. Ia pun mendekap buku tersebut di dadanya sambil tersenyum.

“Permisi,” suara seseorang dari belakang tiba-tiba mengagetkannya.

Soo Jin menoleh. Ada Min Ho berdiri di sana, yang lantas melangkah perlahan menghampiri Soo Jin.

“Aku minta maaf atas apa yang terjadi tadi,” ujar Soo Jin setelah memberi hormat.

“Tidak masalah. Semua orang membuat kesalahan,” balas Min Ho.

“Aku salah mengiramu dengan orang lain,” lanjut Soo Jin. “Oh, aku baru saja menyelesaikan bukumu dan aku sungguh menikmatinya. Um, dari buku, ‘It’s daily life to search for something that will love me, but searching for something I will love is a journey.’ Aku sangat suka kutipan itu.”

“Ah, kamu membacanya,” respon Min Ho seraya tersenyum.

“Ya. Belakangan ini aku mengalami semacam perjalanan dan yang kamu tulis sungguh berbicara kepadaku.”

“Aku menulis itu secara khusus untuk memberi pembacaku inti dari pemikiranku. Kebanyakan dari mereka tidak memahaminya.”

“Oh, begitu,” ujar Soo Jin sambil mengangguk-angguk. “Well, kenapa kamu tadi memanggilku?”

“Oh, kamu menjatuhkan ini. Ini milikmu,” jawab Min Ho sembari mengambil sebuah kartu dari dalam saku jasnya dan memberikannya pada Soo Jin.

Soo Jin perlahan menerimanya dengan sedikit heran. Kartu tersebut ternyata sama dengan kartu-kartu yang ia terima sebelumnya dari Choi Ji Woo, dan kali ini terdapat wajah Lee Min Ho di sana. Keduanya lantas bertatapan dengan saling tersenyum.

Tema artikel yang berhubungan: , , ,  Sinopsis 7 first kiss epidode 8.

Reply