Review Komik The Beauty #1 (2015)

Ternyata feeling saya tepat! The Beauty #1 turns out to be a great comic with interesting story and beautiful graphics. Sepertinya kebanyakan komik terbitan penerbit Image Comics, yang satu ini juga ada unsur-unsur NSFW / 17+, tapi untuk edisi perdana ini tidak terlalu ekstrim kok. Gak tau juga ntar di edisi-edisi selanjutnya. Semoga aja sih tetep seperti ini porsinya, kadang kalo kebanyakan adegan-adegan plus-plus-nya malah jadi gak nyaman bacanya…

Yuk langsung cekidot sinopsis (with spoiler) dan reviewnya di bawah ini.

thebeauty_1

JUDUL: –
WRITER: Jeremy Haun, Jason A. Hurley
ART: Jeremy Haun
TANGGAL TERBIT: 12 Agustus 2015

Alkisah, sejak dua tahun lalu, sebuah penyakit seksual jenis baru muncul. Bukannya membuat orang yang terjangkit menjadi sengsara, namun justru sebaliknya. Siapa saja yang terkena virus ini, kalo cewek bakal jadi cantik, sedang kalo cowok ya bakal jadi tampan! Uban hilang, wajah jadi kencang, kulit cerah, lemak tiada. Perfect pokoknya. Karena efeknya yang demikian maka ‘penderita’ penyakit ini disebut dengan nama “The Beauty”.

Saat ini, masyarakat telah terbagi menjadi dua kubu. Yang satu adalah pihak yang pro dan sudah terjangkit virus tersebut, sedangkan pihak lainnya adalah mereka yang anti dan menentang keras keberadaannya. Belakangan, aksi dari grup yang kontra pun semakin liar. Tidak hanya sekedar mendemo dan beropini, mereka juga mulai ‘membasmi’ para kaum The Beauty. Selain itu, bisnis esek-esek model baru pun muncul, yaitu yang khusus menyediakan pasangan bervirus, sehingga yang menggunakan jasa mereka bisa turut bertransformasi menjadi The Beauty.

Tensi akibat adanya virus ini semakin meningkat dengan munculnya kasus baru dimana seorang penderita tiba-tiba tubuhnya meledak dari dalam tanpa sebab. Tubuhnya tidak hancur, melainkan menjadi keras seperti pasir padat. Dua orang detektif dari Beauty Task Force (unit polisi untuk menyelidiki kasus-kasus yang berkaitan dengan The Beauty), Foster dan Kara, ditugaskan untuk menanganinya. Tapi di tengah penyelidikan, datang tim Center for Disease Control yang mengambil alih TKP dan penyelidikan dengan alasan kejadian tersebut sudah menjadi perhatian pusat.

ss_tb1_2

Masih kesal dan heran dengan kasus mereka yang diambil alih secara mendadak, Foster dan Kara mendapat tugas untuk menangkap salah seorang aktivitas Anti-Beauty yang sejak lama sudah menjadi target operasi, Eddie Bennets. Oh ya, Kara sendiri merupakan salah satu dari The Beauty, meski ia sendiri tidak menginginkannya.

ss_tb1_3

Setelah melakukan pengejaran, Eddie berhasil dilumpuhkan. Atau lebih tepatnya dimatikan sih, karena ia akan menembak Kara. Sebelum menghembuskan nafas terakhir, ia mengatakan bahwa apa yang ia lakukan adalah untuk menyelamatkan mereka semua, sambil menunjuk pada sebuah alat yang tergeletak di pojokan.


Diakui atau tidak, rasanya hampir semua orang mendambakan punya penampilan yang sempurna. Yang berduit bisa langsung menuju meja operasi plastik, sedang yang kantongnya cekak setidaknya bisa berandai-andai di tempat tidur. Cerita ini diangkat dari ‘kebutuhan hidup’ manusia yang satu itu, tentang kecantikan dan ketampanan wajah. Tapi pertanyaan berikutnya yang muncul adalah, jika semua orang memiliki wajah cantik dan tampan, kira-kira bakal jadi apa dunia ini?

Yah, daripada bingung mikirin jawabannya, mending baca gih komik The Beauty ini. Setidaknya untuk edisi perdananya ini highly recommended 🙂

Tema artikel yang berhubungan: , ,

Reply