Review Komik Superman/Wonder Woman #28 (2016)

Lanjut kejar setoran ketinggalan, kali ini ada lanjutan dari arc The Final Days of Superman. Tepatnya kisah bagian ke-empat yang ada di komik Superman/Wonder Woman #28. Pada cerita sebelumnya, setelah memberitahukan kondisinya kepada Supergirl dan mewariskan Fortress of Solitude kepadanya, tanpa diduga mereka berdua menemukan Wonder Woman di pintu masuk Fortress dalam keadaan geram karena mengetahui Superman tidak kunjung mengabarkan kondisinya kepada dirinya. Apa yang sebenarnya terjadi? Bagaimana reaksi Wonder Woman? Dan bagaimana pula kelanjutan nasib si Superman kw? Cekidot kelanjutan kisahnya di sinopsis berspoiler di bawah ini.

Sinopsis Komik *SPOILER*

supermanwonderwoman28

In part four of “The Final Days of Superman,” Wonder Woman and Kal-El, along with Steve Trevor, come face to face with the solar man calling himself Superman. But will this creature be Superman’s savior—or destroyer? And what is Ulysses’ role in all of this?

Story: Peter J. Tomasi
Art: Ed Benes
Color: Alex Sinclair
Judul Edisi: The Final Days of Superman Part Four: Last Kiss
Tanggal Rilis: 27 April 2016

Dengan wajah sedih, Diana menemui Clark dan mengatakan bahwa ia mengetahui tentang kondisi Superman dari Batman. Supergirl yang tahu bahwa mereka berdua sedang dalam momen yang tidak bisa diganggu gugat pun sadar diri dan meninggalkan tempat tersebut. Superman mengaku bahwa ia sengaja meletakkan Wonder Woman di posisi terakhir karena sebenarnya ia tidak kuasa untuk mengatakan hal tersebut kepadanya. Setelah masalah clear, Diana menanyakan kepada Clark, apakah ia mencintainya. Dan Clark menjawabnya dengan sebuah ciuman.

19_05
Sebuah atau dua buah panggilan membuyarkan momen romantis mereka. Satu berasal dari Jimmy Olsen, sedang yang satu lagi dari Steve. Intinya sama, mereka menginformasikan mengenai Superman kw yang baru saja mengacau di Daily Planet dan sekarang ditahan di markas A.R.G.U.S. Superman dan Wonder Woman pun segera bergegas menuju ke TKP. Steve yang menyambut mereka melihat bahwa tubuh Superman masih terpengaruh dengan sel kryptonite dan ia menawarkan bantuannya. Namun Superman mengabaikannya dan memilih untuk memperhatikan penampakan Superman kw — yang kemudian ia sadari memiliki energi yang sama dengan energi solar flare miliknya, terutama yang ia keluarkan pada saat melawan Ulysses beberapa waktu lalu.

Sementara Wonder Woman dan Steve menjaga Neil, Superman memilih untuk menemui Neil a.k.a. Ulysses yang ditahan di bagian lain markas A.R.G.U.S. Saat Clark mencoba untuk mengetahui apakah solar flare berpengaruh secara psikologis terhadap Ulysses, si Superman kw ternyata berhasil meloloskan diri dan mulai menyerang Diana dan Steve. Aksi Superman kw tersebut membuat aliran energi di A.R.G.U.S sempat down dan dimanfaatkan oleh Ulysses untuk keluar dari ‘penjaranya’ dan langsung menyerang Superman.

19_13

Pada akhirnya, si Superman kw berhasil kabur dari tempat tersebut dan Ulysses berhenti menyerang Superman. Bukan karena menyerah, melainkan karena ia menyadari bahwa dari dalam tubuhnya sebenarnya Superman sudah ‘mati’…


Satu pertanyaan besar terjawab. Bagi yang tidak mengikuti kisah Superman sebelum-sebelumnya, pasca identitasnya terbuka, Superman memilih untuk memutuskan hubungan dengan Wonder Woman dan menjaga jarak darinya karena merasa bahwa Diana telah membohongi dirinya. Namun adegan ciuman keduanya di edisi ini setidaknya menjawab bagaimana perasaan Clark sebenarnya kepada Wonder Woman, yang ternyata tidak berubah.

Hal menarik lainnya adalah sikap Superman kw pada Wonder Woman, yang menyajikan suatu simpulan bahwa energi solar flare tidak hanya membuatnya merasa sebagai Superman / Clark Kent, melainkan juga memiliki perasaan yang sama dengan Superman / Clark. Sepertinya sih begitu. Yang jelas, makin gak sabar nunggu kelanjutan ceritanya.

Reply