Review Komik Superman/Wonder Woman #21 (2015)

Ini dia part terakhir dari seluruh arc event Truth yang ada sub-arc event Truth, Dark Truth. Setelah Action Comics dan Batman/Superman memperkenalkan dua orang supervilain (Wrath dan Savage), akankah ada supervilain baru yang dihadirkan di sini? Jawabannya… ada di bawah ini, hehehe. Tapi sebelum itu, mari sedikit kita rekap kisah arc Dark Truth yang berlangsung mulai Superman/Wonder Woman #18 hingga #21.

Alkisah, pasca hilangnya kekuatan Superman, muncul misteri baru dimana kawan-kawan Clark menghilang secara tiba-tiba. Bahkan termasuk Steel dan juga Lana Lang. Tidak hanya itu saja, properti milik Clark dan keluarganya di Smallville juga tiba-tiba menghilang tak berbekas, seolah-olah ia dan keluarga (angkat) nya tidak pernah eksis.

Hasil penyelidikan membawa Clark ke gedung putih dimana ia bertemu dengan presiden Obama yang mengakui bahwa pihak pemerintah, melalui A.R.G.U.S. yang dipimpin oleh Steve Trevors, berada di belakang penculikan kawan-kawan Clark. Tujuannya adalah untuk mencari tahu siapa Clark Kent sebenarnya dan apa tujuannya selama ini merahasiakan identitasnya sebagai Superman.

Di waktu yang sama, entah bagaimana caranya, Wonder Woman ternyata telah mengetahui lokasi penahanan teman-teman Clark dan ia sudah berada di sana untuk membebaskan mereka. Apa yang sebenarnya terjadi? Bagaimana Diana mengetahui lokasi tempat tersebut? Berhasilkah Superman membebaskan sahabat-sahabatnya? Cekidot jawabannya di sinopsis komik Superman/Wonder Woman #21 berikut ini 🙂

Sinopsis dan Review

supermanwonderwoman_21

The epic “Truth” arc hits close to the heart as dark secrets come to light, forcing Superman and Wonder Woman to question whether their relationship can work in this new world of identities revealed and questionable actions.

JUDUL EDISI: Dark Truth Part Four – Truth Hits Everybody
WRITER: Peter J. Tomasi
ART: Jaime Mendoza, Doug Mahnke, Mark Irwin, Sean Parsons, Scott Hanna
COLOR: Wil Quintana, Ulises Arreola, Tomeu Morey
TANGGAL RILIS: 16 September 2015

Finally, Tomasi membeberkan siapa orang yang selama ini mengawasi aksi Superman dan Wonder Woman, serta mengirimkan tim Suicide Squad untuk menyerang mereka. Ia adalah Mr. Bend alias kepala staff presiden Obama! Dan misi “seizure protocol” yang sempat ia singgung di Superman/Wonder Woman #19 ternyata bukan tentang duo Clark dan Diana, melainkan tentang Firestorm. Mr. Bend mengincar energi nuklir yang ia miliki dan dengan sedikit tipu daya, anak buahnya sukses menangkap Firestorm.

33_01

Cerita berpindah ke tempat kawan-kawan Clark ditahan oleh A.R.G.U.S, tepatnya di Salvation Tech Emergency Evaluation Laboratories, Manassas, Virginia. Wonder Woman, atau lebih tepatnya seorang petugas lab entah siapa itu, menginterogasi Louis Lane. Sayang tidak ada info baru yang diperoleh darinya (padahal saya mengharapkan karena di edisi sebelumnya seolah-olah Louis menyimpan ‘sesuatu’).

Tiba-tiba Superman datang. Ia kaget melihat Diana ada di sana dan kesal karena ia tidak memberitahukannya kepadanya. Diana pun menjelaskan bahwa ia diberitahu oleh Steve Trevor mengenai kawan-kawan Clark yang ditahan di tempat tersebut. Setelah Clark menceritakan bahwa Trevor lah yang menginformasikan pada dirinya mengenai keberadaan laboratorium tersebut, mereka mulai menyadari bahwa ada yang tidak beres.

Sambil menuju ruangan tempat teman-teman Clark ditahan, ia membahas masalah tersebut dengan Diana. Ia tidak suka dengan cara Diana yang menginterogasi mereka dengan menggunakan tali lasonya, sedangkan Diana sendiri melakukannya karena Trevor menyatakan bahwa cara tersebut akan membuat pihak militer dan pemerintah mau membebaskan para tahanan. Clark tetap tidak terima dengan alasan Diana tersebut.

Saat ber-reuni dengan teman-temannya, Diana menyadari bahwa tempat mereka ditahan ternyata adalah semacam penjara bagi penjahat-penjahat (supervilain) yang pernah ditangkap oleh Superman dan Wonder Woman. Mendadak tabung yang menawan mereka terbuka dan para penjahat terlepas. Tapi tidak itu juga, para prajurit militer yang ada di TKP tiba-tiba berubah menjadi pasukan bayangan (seperti yang ada di Action Comics) dan mulai menyerang Superman dan para penjahat tersebut. Anehnya, mereka hanya menyerang penjahat-penjahat yang memiliki kekuatan super. Tidak sekedar menyerang, melainkan seperti menyerap kekuatan mereka. Jadi inget ama Regent di komik Amazing Spider-Man: Renew Your Vows.

Mengkhawatirkan kondisi teman-temannya, Clark meminta semua orang untuk keluar menyelamatkan diri mereka dan meninggalkannya sendiri melawan pasukan bayangan. Diana tidak bisa melakukannya dan ia kembali tepat di saat Superman akan tertangkap dan terbawa ke dalam blackhole yang diciptakan oleh pasukan bayangan untuk melarikan diri. Di saat itu juga kawan-kawan Clark pun kembali dan menyerang monster-monster bayangan dengan menggunakan senjata api.

33_19

Clark pun selamat. Tapi ia menganggap Diana (dan juga sebelumnya Louis) telah mengkhianati kepercayaannya. Ia pun menggunakan teleport transponder untuk pergi ke Watchtower meninggalkan mereka.

Di penghujung halaman, Presiden Obama memutuskan untuk memecat Mr. Bend. Mr. Bend kemudian pulang ke rumahnya, masuk ke dalam sebuah lubang di dalam pohon di belakang rumahnya, dan bertemu dengan Wrath (baca arc Hard Truth di Action Comics #21-24) dan juga Savage (baca arc Truth Hurts di Batman/Superman #21-24) di sana.


Oke, saya paham pasca Convergence DC melakukan beberapa perubahan terhadap karakter-karakter mereka. Tapi sikap Clark Kent di edisi ini benar-benar luar biasa nyebelin. Wonder Woman melakukan segalanya untuk dirinya, termasuk menyelamatkan nyawanya, namun balasannya adalah ia menganggap Diana telah mengkhianati kepercayaannya? Kalau saya jadi Diana udah saya tamparin tuh si Clark. Songong banget. Si Steel juga lebih aneh lagi. Selama ini sosok Steel terkenal kalem dan rendah hati. Tapi di sini sifatnya berubah 180 derajat dengan ‘membully’ petugas lab yang ada di TKP.

Tapi yang paling terasa aneh adalah kekuatan Superman yang tidak terlihat kalau benar-benar hilang atau sedang dalam kondisi lemah. Apalagi jika dibandingkan dengan kekuatannya di arc-arc event Truth lainnya. Menjadi pertanyaan bagaimana sebenarnya lini masa dari ketiga arc event Truth ini (Dark Truth, Hard Truth, dan Truth Hurts). Jika menilik dari waktu hadirnya ketiga musuh Superman, berarti urutannya adalah Hard Truth, Truth Hurts, baru kemudian Dark Truth. Tapi ingat, di bagian akhir Hard Truth (Action Comics #24), Clark sudah bisa menerima bahwa dirinya masih membutuhkan bantuan dari orang lain, sudah tidak songong lagi seperti di komik ini. Semoga DC bakal segera ngasih penjelasannya.

Tema artikel yang berhubungan: , , , ,

Reply