Review Komik Superman #2 (2016)

Fakta bahwa popularitas jajaran komik DC Comics di era New 52 lalu berada di bawah komik-komik terbitan Marvel bukanlah sesuatu yang patut disembunyikan karena memang keputusan menghadirkan era New 52 diyakini banyak pihak sebagai kesalahan besar dari pihak DC Comics. Untungnya pada akhirnya mereka mau mendengarkan jeritan hati fans dan mengganti era tersebut dengan era DC Rebirth, yang menghadirkan kembali sejarah serta karakter-karakter yang hilang di jaman New 52. Terbukti, penjualan beberapa judul dalam jajaran Rebirth mampu mengungguli deretan Civil War II-nya Marvel, yang meski memiliki pendukung artwork yang kuat, tapi miskin ide cerita (bukan cuma saya loh yang berpendapat gini, fans Marvel jangan marah ya :D).

Salah satu yang digadang bakal menemukan kembali masa kejayaannya adalah seri komik Superman pasca Rebirth, yang di arc perdananya justru lebih mengangkat karakter Jonathan Kent (anak Clark Kent dan Lois Lane). Di edisi sebelumnya, tanpa sengaja Jon kembali menggunakan kekuatannya dan mengakibatkan jatuhnya korban jiwa: Goldie, kucing milik Lois, yang terpanggang habis akibat terkena heat vision milik Jon. Anggota Justice League ternyata mengetahui peristiwa tersebut dan perwakilan mereka, Batman dan Wonder Woman, mendatangi Clark Kent untuk membahasnya. Setelah mereka pergi, Clark tiba-tiba mendatangi kamar Jon dan memintanya untuk ikut pergi dengannya. Apa yang kira-kira bakal terjadi? Apakah Jon bakal dihukum? Atau dikurung di Fortress of Solitude / Watch Tower hingga bisa mengendalikan kekuatannya? Yuk mari kita simak kelanjutan kisahnya di sinopsis komik Superman #2 berikut ini. Cusss.

Sinopsis Komik *SPOILER*

superman_2

“THE SON OF SUPERMAN” Chapter Two: In #2, Superboy takes flight as he accompanies his father, the Man of Steel, on their first mission together to confront a creature more dangerous than anyone realizes. Will the duo triumph…or will they die when they face the lethal force of the Eradicator?

Story: Patrick Gleason, Peter J. Tomasi
Art: Mick Gray (Inker) / Patrick Gleason (Penciller)
Color: John Kalisz
Letter: Rob Leigh
Judul Edisi: The Son of Superman Part Two
Tanggal Rilis: 6 Juli 2016

Superman ternyata membawa Jon untuk membantunya menyelamatkan sebuah kapal selam berisi uranium yang tersangkut di gunung es. Usai melakukan hal tersebut, muncul monster gurita raksasa yang terlihat bertindak karena dikontrol oleh sebuah kristal. Clark meminta Jon untuk membantunya menghancurkan alat pengontrol tersebut dengan menggunakan heat vision-nya. Meski awalnya menolak dan gagal, Clark terus meyakinkannya untuk mencoba, hingga pada akhirnya ia berhasil.

117_04

Jon mengaku bahwa ia telah menggunakan kekuatannya secara diam-diam dan tidak sengaja membunuh Goldie. Superman mengatakan bahwa ia sebenarnya telah mengetahui hal tersebut dan meminta Jon untuk berterus terang kepada Lois. Beberapa saat kemudian terlihat mereka bertiga (Clark, Jon, dan Lois) bersama-sama mengubur dan mengenang kepergian Goldie. RIP Goldie.

Beberapa saat kemudian, Lois yang mengetahui bahwa Clark membawa Jon untuk berlatih memintanya untuk tetap berhati-hati dan tidak tergesa-gesa dalam menangani kekuatan super milik Jon. Jon sendiri yang sedang hangout di atas pohon didatangi oleh Kathy yang menyatakan bahwa ia tidak mempermasalahkan apa yang telah ia lihat sebelumnya dan menganggap wajar bahwa setiap orang memiliki rahasia yang tidak ingin diketahui semua orang. Namun saat Kathy hendak menyentuh tangan Jon, tiba-tiba dahan pohon yang diduduki Jon patah dan ia terjatuh dengan kepala membentur tanah.

117_15

Kathy kemudian meminta bantuan kakeknya untuk membawa Jon yang tidak sadarkan diri pulang ke rumah. Clark dan Lois yang mengetahui hal tersebut terkaget-kaget. Kakek Cathy menawarkan diri untuk membawanya ke rumah sakit, tapi Clark dengan ketus menyatakan bahwa ia sendiri yang akan mengurusnya. Setelah Cathy dan kakeknya pergi, Clark mengatakan pada Lois bahwa ia tidak melihat ada sesuatu yang aneh pada tubuh Jon, sehingga satu-satunya cara untuk mendeteksi penyebab pingsannya Jon adalah dengan membawanya ke Fortress of Solitude.

Sementara itu, bercak darah milik Jon, bekas dari pertempurannya melawan gurita raksasa di malam sebelumnya, tiba-tiba menjadi ‘hidup’, terbang ke Fortress of Solitude, dan menjelma menjadi… Eradicator!


Sepertinya kesuksesan seri komik Superman pasca Rebirth bakal terus berlanjut. Cerita mungkin tidak / belum ada seru-serunya, tapi emosinya itu men, terasa banget di hampir setiap framenya. Buat yang belum pernah ngikutin komik-komik DC pre New 52, elemen emosi inilah yang sedikit demi sedikit hilang di era New 52. Senang akhirnya DC menemukan cara untuk membawanya kembali, terutama di seri komik manusia besi ini, yang di era New 52 lalu benar-benar terpuruk peringkatnya.

But eniwei… itu darahnya Jon bisa terbang sendiri dan jadi Eradicator gimana ceritanya ya???

Tema artikel yang berhubungan: , ,  komik superman 2.

Reply