Review Komik Supergirl #4 (2016)

Di cerita sebelumnya, Supergirl (Kara Zor-El) yang mulai percaya bahwa Cyborg Superman adalah benar ayahnya mendatangi Argo City. Ia kaget mendapati penduduk Argo City sudah dibangkitkan kembali oleh ayahnya… sebagai cyborg. Untuk menyempurnakan prosesnya, Zor-El mengatakan bahwa dibutuhkan satu orang manusia per cyborg. Ia pun berniat untuk menyerbu bumi dan mengorbankan seluruh penduduk bumi demi membangkitkan kembali kaumnya. Supergirl yang berusaha mencegahnya langsung ia kurung dengan menggunakan techno-adaptive bonds. Sementara Eliza, yang menemaninya mendatangi Argo City, sudah tertangkap dan menjadi korban pertama misi eliminasi umat manusia Zor-El, dengan menjadi sumber energi bagi Alura, ibu Kara. Apa yang akan terjadi selanjutnya di sinopsis komik Supergirl #4 berikut ini?

Sinopsis Komik *SPOILER*

“REIGN OF THE CYBORG SUPERMEN” part four! Supergirl struggles to escape the perverse reincarnation of Argo City as her father, the Cyborg Superman, attacks National City and her new home with the DEO! To face her ultimate test as a hero, Kara must let go of her past and embrace the future.

Story: Steve Orlando
Art: Brian Ching
Color: Michael Atiyeh
Letter: Steve Wands
Judul Edisi: Reign of The Cyborg Superman Part Four
Tanggal Rilis: 14 Desember 2016

National City. Zor-El dan pasukannya tiba di bumi dan mulai menyerang penduduk bumi tanpa basa-basi. Cameron Chase berkoordinasi dengan Jeremiah Danvers dan Dr. Veritas untuk menghadapi mereka, sembari mempertanyakan keberadaan Supergirl. Di kantor CatCo, Rubel memberitahu Cat Grant bahwa invasi cyborg yang mengenakan simbol mirip Supergirl itu juga kemungkinan besar berlangsung secara digital, dengan munculnya simbol-simbol aneh di layar komputer.

Argo City, tubuh Eliza semakin lama semakin melemah karena energinya sedikit demi sedikit diserap oleh Alura. Alura yang sudah dicuci otak oleh Zor-El menganggap Eliza sebagai penipu, sama seperti penduduk bumi lainnya, yang menipu Kara dengan membuatnya merasa bumi sebagai kampung halamannya. Dengan bersusah payah Supergirl berusaha untuk meyakinkan ibunya bahwa Eliza (dan penduduk bumi lainnya) tidak seperti yang disebutkan oleh Zor-El.

“Aku tidak percaya kepadanya (Zor-El), tapi aku percaya kepadamu, ibu,” ujar Kara.

Kata-kata itu membuat hati Alura terbuka. Perlahan ia menghampiri Eliza dan menghentikan proses transfer energi. Eliza pulih, namun Alura kini benar-benar tiada. Supergirl sendiri akhirnya bisa memahami cara kerja kurungannya dan berhasil menghancurkan kurungan tersebut.

Kembali ke National City. Kepolisian dan D.E.O berusaha mati-matian untuk bertahan dari serangan Cyborg Superman dan pasukannya. Namun nyawa Jeremiah kini berada di ujung tanduk dengan Zor-El yang sudah berada di hadapannya, bersiap untuk menghabisinya.


Tidak banyak yang bisa diceritakan di sinopsis kali ini karena kebanyakan halaman berisi dialog, terutama antara Kara dengan ibunya. Lumayan menarik sih, gak membosankan untuk dibaca. Tapi terus terang, secara keseluruhan (di luar dialog tadi), ceritanya masih tetap membosankan. Saya belum bisa menemukan gregetnya, mengingat seperti sudah saya sampaikan di sinopsis edisi-edisi sebelumnya, tema terlalu biasa dan sudah sering diangkat. Semoga edisi berikutnya arc ini sudah dibungkus.

Tema artikel yang berhubungan: , ,

Reply