Review Komik Suicide Squad #2 (2016)

Sebuah ‘cosmic item’ terjatuh di Siberia, Rusia. Untuk mencegah konflik internasional, Amanda Waller memerintahkan Task Force X untuk menyusup masuk ke Rusia dan ‘mengamankan’ benda yang tidak diketahui persis bentuk dan fungsinya itu. Tim Suicide Squad kali ini terdiri atas Rick Flag, Katana, Harley Quinn, Deadshot, Captain Boomerang, June Moone (a.k.a Enchantress), dan Killer Croc. Saat ini mereka sudah berada di atas… atau mungkin lebih tepatnya di bawah daratan Rusia, terjatuh ke dalam lautan es. Apa yang akan terjadi selanjutnya? Apakah sebenarnya ‘cosmic item’ yang dimaksud? Simak jawabannya di sinopsis komik Suicide Squad #2 berikut ini, kawan.

Sinopsis Komik *SPOILER*

suicidesquad_2

“THE BLACK VAULT” part 2! What was meant to be a routine mission to retrieve a “cosmic item” from an undersea fortress has become a nightmare beyond anything the Suicide Squad ever expected. And with half the team down, it’s up to Harley Quinn, Katana, and a demon-possessed graphic designer named June Moore to save the Squad from the most dangerous man in the DC Universe. That’s right…they’re screwed.

Story: Rob Williams
Art: Scott Williams (Inks) / Jim Lee (Pencils)
Color: Alex Sinclair
Letter: Nate Piekos of Blambot™
Judul Edisi: The Black Vault Part Two: Blitzkrieg Bof
Tanggal Rilis: 14 September 2016

Waller mengawasi kondisi anak buahnya dari penjara Belle Reve. Dia sedikit terganggu dengan keberadaan Harcourt, perwakilan dari NSA, yang mengaku ngefans dengan Waller dan ingin melihat langsung kinerja Suicide Squad. Saat itu, Harley Quinn dkk sedang sibuk berjuang untuk bisa masuk ke dalam penjara bawah es yang ada di Siberia, sembari berusaha untuk tidak mati mengingat mereka sudah cukup lama berada di dalam air dan kostum mereka pun sudah dipenuhi oleh air. Katana mencoba menyelamatkan yang lain dengan cara membuka satu persatu kostum mereka, tapi di sisi lain, sikap heroiknya membuat daya tahan hidupnya paling cepat menurun.

Untungnya, Deadshot dan Boomerang berhasil menghancurkan tembok penjara — Deadshot menembakkan roket dan Captain Boomerang mengarahkannya dengan bumerang! — bersama Rick Flag, ketiganya terhisap masuk ke dalam bangunan penjara (karena pengaruh tekanan udara). Tiba-tiba sesosok tangan raksasa menjebol tembok dan membuat Boomerang ketakutan, mengira itu adalah alien. Yang masuk kemudian ternyata adalah Killer Croc, bersama dengan Katana, Harley Quinn, dan June.

Belum sempat meredakan nafas, pasukan penjaga sudah menghujani mereka dengan tembakan. Croc melemparkan Katana dan Harley ke arah mereka. Selanjutnya bisa ditebak, satu demi satu tewas di tangan Katana dan Harley. Tak butuh waktu lama bagi mereka untuk akhirnya menemukan sosok orang yang dicari, yang bisa membantu membawa mereka ke tempat ‘cosmic item’ disimpan. Sosok tersebut adalah Hack. Ia memiliki kemampuan untuk mengubah dirinya (dan orang lain) menjadi bentuk digital dan berpindah tempat melalui jaringan komputer.

47_07

Tibalah mereka di sebuah ruangan tersembunyi dengan ‘cosmic item’ berbentuk bola lingkaran berwarna hitam di tengah-tengah ruangan. Hack, berdasarkan informasi yang ia peroleh, menyebutkan nama yang kemungkinan terkait dengan benda tersebut: Phantom Zone! Mendengarnya, Rick Flag segera memerintahkan anak buahnya untuk mundur dan pergi dari tempat tersebut. Terlambat bagi Boomerang, yang malah mendekat karena melihat ada sesuatu di dalamnya. Tiba-tiba sebuah kilat muncul dari dalam dan menghancurkan Boomerang hingga hanya menyisakan sepatunya!!

47_11

Sesaat kemudian, sepasang tangan keluar dari dalam Phantom Zone, diikuti dengan tubuh seseorang. General Zod.


Endingnya bener-bener ngagetin. Lah baru edisi dua kok ya sudah ada yang mati, hehehe. Mantap ini ceritanya, seenggaknya benar-benar menunjukkan bahwa misi yang dijalani oleh Task Force X benar-benar misi bunuh diri alias suicide.

Tema artikel yang berhubungan: , ,

Reply