Review Komik Suicide Squad #19 (2017)

Di cerita sebelumnya, General Zod berhasil lepas dari kontrol Amanda Waller dengan secara nekat melubangi sendiri kepalanya dan mencopot bom kryptonite yang tertanam di otaknya. Ia yang geram dengan ulah Waller berniat untuk menghabisinya sekaligus membuka portal Black Vault agar pasukannya yang tertawan di Phantom Zone bisa keluar dari sana. Suicide Squad berusaha keras untuk mencegahnya, namun tiba-tiba muncullah Eradicator dan juga Cyborg Superman. Apa yang akan terjadi selanjutnya di sinopsis Suicide Squad #19 berikut ini?

Sinopsis Komik *SPOILER

“EARTHLINGS ON FIRE” finale! The saga of the Black Vault comes to an appropriately insane finale when General Zod breaks free of Amanda Waller’s control, lays waste to the Suicide Squad and prepares to welcome an army of Kryptonian conquerors from the twisted realm within the Black Vault. But help arrives from the least likely allies: the Eradicator and Cyborg-Superman!

Story: Rob Williams
Art: Sandu Florea (Inks) / Ned Edwards (Pencils)
Color: Tomeu Morey
Letter: Pat Bressau
Judul Edisi: Alone
Tanggal Rilis: 14 Juni 2017

Eradicator dan Cyborg Superman tanpa basa-basi mendeklarasikan niat mereka untuk menjemput General Zod. Zod tidak berniat pergi begitu saja sebelum berhasil mengeluarkan pasukannya dari dalam Phantom Zone melalui Black Vault. Mendengar hal tersebut, Amanda Waller memerintahkan Suicide Squad untuk melakukan segala cara untuk menghentikan rencana Zod atau ia akan membunuh mereka.

Cyborg Superman berusaha meyakinkan Zod untuk lebih fokus pada misi yang mereka tawarkan: bekerja sama membunuh Superman. Zod yang tidak terima diperintah oleh Cyborg Superman jadi emosi dan menghajarnya. Eradicator yang berusaha membantu Cyborg Superman juga tidak luput dari hantaman Zod. Melihat kemampuan Zod yang di luar perkiraannya, Cyborg Superman mengatur ulang strategi dengan Eradicator dan memastikan Zod tidak mendapatkan pasukan kryptonian-nya karena kekuatan mereka semua bakal mengacaukan rencana balas dendam ‘Revenge Squad’.

Waller akhirnya mendapat ide untuk menutup kembali portal Black Vault, yaitu dengan menggunakan bom kryptonite milik Zod. Rick Flag, yang masih bisa bertahan setelah sebelumnya terkena serangan telak dari Zod, mengajukan diri untuk maju sebagai martir, dimana ia akan melompat masuk ke dalam Black Vault dengan membawa bom tersebut di saat ada kesempatan.

Dengan bantuan dari Eradicator dan Cyborg Superman yang kini juga berusaha menghentikan Zod, Katana berhasil membuka jalan masuk bagi Flag ke dalam Black Vault dengan pedangnya. Tidak membuang waktu, Flag melompat ke dalam Black Vault. Tidak lama kemudian, Black Vault meledak dan menghilang, bersama Flag.

Eradicator dan Cyborg Superman akhirnya berhasil meyakinkan Zod untuk bergabung dengan mereka. Sepeninggal mereka bertiga, Harley Quinn menjadi syok berat karena kehilangan Flag, sementara Waller masih termangu membayangkan bagaimana jadinya Suicide Squad yang baru saja kehilangan pemimpin mereka, satu-satunya orang yang waras di tim tersebut.


Pertama-tama, cerita di komik ini terjadi sebelum Action Comics #981. Jadi yang bingung dengan perkembangan cerita di komik tersebut, sebaiknya baca dulu komik yang ini. Kedua, kisah hubungan asmara Harley Quinn dan Rick Flag yang cukup singkat di arc ini sukses membuat saya bersimpati terhadap Harley. Yah, kita tahu, meski ‘gila’, kalau soal cinta dia gak pernah main-main. Akankah Rick Flag hidup lagi? Entahlah. Seri komik ini penuh kejutan soalnya. Ada yang dibunuh tetap mati, tapi ada juga yang hidup kembali. Jadi 50:50 kemungkinannya Flag muncul lagi. Harapan saya sih tidak. Pengen lihat siapa yang akan jadi penggantinya. Siapa tahu ceritanya bisa jadi lebih berkembang lagi.

Tema artikel yang berhubungan: , ,

Reply