Review Komik Poison Ivy: Cycle of Life and Death #4 (2016)

Poison Ivy: Cycle of Life and Death edisi #3 lalu penuh dengan berbagai kejadian menarik dan mengejutkan. Salah dua di antaranya adalah si rekan kerja rese’ Winston yang menjadi hidangan para tanaman peliharaan Pamela serta Darshan yang tiba-tiba nyelonong masuk ke apartemen tempat tinggal Pamela dan akhirnya mengetahui identitas rahasianya. Bagaimana dengan edisi #4 ini? Akankah bakal berisi banyak momen surprise pula? Yang pasti, Cat Woman, satu dari dua sahabat Poison Ivy sudah hadir dan siap membantunya menyelesaikan misteri kematian Lucia dan Grimley. Yuk simak kelanjutan kisahnya.

Sinopsis Komik *SPOILER*

poisonivy4

Catwoman and Poison Ivy—reunited! As the body count rises at the Gotham Botanical Gardens labs, Ivy needs Selina’s help to solve the puzzle…a mystery that seems to involve Ivy’s blossoming children!

Story: Amy Chu
Art: Robson Rocha, Julio Ferreira, Ethan Van Scifer (Pencils) / Jay Leisten (Inks)
Color: Ulises Arreola
Judul Edisi: Secrets in the Garden
Tanggal Rilis: 20 April 2016

Darshan akhirnya mengetahui siapa sebenarnya Pamela Isley sebenarnya, rekan kerja yang ia diam-diam jatuh hati. Selain itu, bersama dengan Selena Kyle (Cat Woman), mereka mengetahui bahwa Pam sudah ‘melahirkan’ dua orang anak hasil rekayasa genetik, Rose dan Hazel, yang ternyata lumayan bandel juga (kompak ngegangguin Selena, hehehe).

Berbekal info mengenai ruangan rahasia yang diberitahukan oleh Darshan sebelumnya, bertiga mereka mengatur rencana untuk bisa masuk ke area terlarang Gotham Bothanical Gardens. Seperti sudah diduga sebelumnya, tempat tersebut ternyata tidak benar-benar terabaikan, malah sebaliknya, dijaga ketat oleh pihak keamanan. Untungnya Darshan mengetahui bahwa bangunan tersebut memiliki lorong uap (steam tunnel) yang dapat dimanfaatkan untuk menyusup masuk tanpa ketahuan.

34_05

Kejutan menanti begitu mereka berhasil masuk. Pertama, Poison Ivy mendengar ada suara seseorang (yang termasuk dalam spesiesnya) yang meminta pertolongan. Dan kedua, mendadak para ilmuwan yang bekerja di area tersebut tiba-tiba berlari ketakutan dan berbunyi pengumuman bahwa tempat tersebut saat ini dalam kondisi lockdown. Tanpa mempedulikan usulan Darshan dan Selina untuk meninggalkan tempat tersebut, Pamela pun berjalan mencari sumber dari suara tersebut sembari terus berkomunikasi dengannya yang menceritakan bahwa tempat tersebut berisi banyak orang jahat.

Dalam perjalanannya mereka mencapai sebuah ruang kontrol, yang tidak hanya berisi layar monitor yang mengawasi seluruh bagian gedung, tapi juga catatan penelitian Pamela yang sebelumnya hilang. Setelah melewati ruangan lain yang berisikan tubuh ilmuwan yang sebagian tubuhnya sudah berubah menjadi kayu, mereka menemukan Victor Lee yang bersembunyi di sebuah ruangan. Pam juga menemukan gadis kecil yang sebelumnya meminta pertolongan kepadanya di dalam jalur udara.

34_15

Saat itu pula ia tersadar bahwa ruangan tersebut berisi hasil percobaan Victor dari catatan penelitian milik Pam, ratusan ‘mayat bayi hasil rekayasa genetik dengan DNA tumbuhan’. Pam yang kalap pun menghancurkan tempat tersebut, meninggalkan Victor di dalamnya.


Sekali lagi muncul penampakan musuh utama Poison Ivy di mini seri ini, tapi ya lagi-lagi hanya berupa bayangan. Clayface kah? Entahlah, tapi sepertinya di edisi mendatang sudah bakal ketahuan. Yang cukup menghibur adalah percakapan antara Pamela dan Selina, terutama Selina yang sempat-sempatnya menyarankan Pam untuk menggunakan jurus hipnotis pheromone-nya pada Darshan. Sayangnya, giliran cerita sudah mulai seru, justru gambarnya yang mengalami penurunan kualitas. Wajah-wajah karakternya jadi jelek banget!

Tema artikel yang berhubungan: , , ,

Reply