Review Komik Justice League vs Suicide Squad #6 (2017)

Di cerita sebelumnya, Max Lord bersama Superman menguasai White House. Bosan dengan sikap Superman yang kurang asyik, Max Lord membawa Amanda Waller ke sana dan menunjukkan dunia yang kini ada dalam genggamannya berkat eclipso diamond. Waller berusaha membuatnya sadar kembali bahwa ‘dunia idaman’ yang sedang ia lihat saat ini sebenarnya ada dalam ambang kehancuran. Max Lord tersadar, namun efeknya, sosok Eclipso yang selama ini ia tahan dalam tubuhnya berhasil keluar dan menghadang tim gabungan Batman plus Suicide Squad. Apa yang akan terjadi selanjutnya di sinopsis komik Justice League vs Suicide Squad #6 berikut ini?

Sinopsis Komik *SPOILER*

Legendary JLA artist Howard Porter returns for the ultimate showdown between the Suicide Squad, the Justice League and the forces of [REDACTED]. Unlikely heroes emerge from the rubble of DC’s first major event since DC UNIVERSE: REBIRTH, leaving both teams in a place they’ve never been before…and setting the stage for the all-new JUSTICE LEAGUE OF AMERICA.

Story: Joshua Williamson
Art: Howard Porter
Color: Alex Sinclair
Letter: Rob Leigh
Judul Edisi: –
Tanggal Rilis: 25 Januari 2017

Batman dan anggota Suicide Squad yang tersisa bertarung dengan para anggota Justice League yang sudah dikontrol oleh Eclipso di halaman Gedung Putih. Belum apa-apa, Eclipso sudah berhasil mempengaruhi Deadshot. Teringat bahwa kelemahan Eclipso ada pada sinar matahari, Batman meminta Killer Frost untuk membuat prisma yang dapat mengubah heat blast Superman menjadi cahaya matahari. Dengan situasi yang makin terdesak akibat anggota Suicide Squad lainnya sudah menjadi pengikut Eclipso, Batman meminta Lobo untuk menghadang mereka sementara Killer Frost bersiap-siap dan dirinya sendiri memancing Superman.

Strategi itu ternyata berhasil. Serangan Heat Blast Superman mengenai prisma dan pancarannya memantul ke Superman dan yang lainnya dalam bentuk sinar matahari. Eclipso memang masih belum kalah, tapi para anggota Justice League dan Suicide Squad yang sebelumnya di bawah kendali Eclipsi sudah kembali tersadar. Karena energi Killer Frost sudah terkuras habis, Batman meminta Killer Frost untuk menyerap energinya, meski dengan resiko ia bakal mati. Untunglah, rekan-rekan Batman dan Suicide Squad segera bergabung kembali, lantas meminta Killer Frost untuk menggunakan energi mereka semua.

Dengan mengambil sebagian dari energi masing-masing anggota Justice Legue dan Suicide Squad, serangan terakhir terhadap Eclipso dilancarkan. Eclipso sempat berusaha untuk mencegah dan mengontrol Killer Frost, namun tekad Killer Frost yang kuat berhasil membuatnya tetap mampu mengendalikan dirinya. Eclipso pun kalah. Amanda Waller kemudian meminta Killer Frost untuk membunuh Max Lord. Sempat bimbang, Killer Frost memilih untuk tidak melakukannya dan menyatakan keluar dari Suicide Squad.

Batman kini mengakui bahwa tim Task Force X alias Suicide Squad besutan Waller tidak buruk-buruk amat. Namun begitu, ia meminta Waller untuk melepaskan Killer Frost. Dengan berat hati Waller melakukannya, walau dengan ancaman bahwa Batman tidak akan mungkin bisa selamanya mengontrol Killer Frost.

Batman menghampiri Lobo yang hendak pergi menggunakan motor terbang kesayangannya. Karena sebelumnya Batman telah ‘membantunya’ melepaskan diri dari kontrol Max Lord, Lobo merasa berhutang budi dan mempersilahkan Batman untuk kapan saja meminta jasanya secara gratis. Batman ternyata tidak membuang waktu dan tanpa basa-basi meminta Lobo untuk bergabung dengan Justice League (of America).

Dalam tahanan Waller, Max Lord akhirnya menyadari bahwa sedari awal semua ini adalah rencana Waller yang bertujuan agar Batman mau menerima keberadaan Suicide Squad. Ia sedikit tidak percaya dengan strategi nekat Waller tersebut, yang berpotensi menimbulkan masalah di kemudian hari, mengingat para tahanan The Catacomb yang berbahaya kini sudah kembali terlepas. Terutama Rustam yang hendak membalas dendam pada Waller. Waller tidak membantahnya dan tenang memberitahu Max Lord bahwa ia sudah menyiapkan Max Lord untuk mengisi timnya yang selanjutnya: Task Force XI.


Well, seandainya DC tidak menelurkan beberapa komik one-shot pengantar JLA Rebirth, mungkin saya tidak akan pernah menyangka endingnya bakal berujung ke sana. Keren. Aneka kejutan dan penampakan masa depan di ending mini seri Justice League vs. Suicide Squad ini juga bikin tambah penasaran tentang kelanjutan jagad DC di era Rebirth, yang bahkan masih belum ada separuh perjalanan. Kira-kira berkhianatnya Deadshot nantinya dari Suicide Squad (di arc Suicide Squad setelah ini) ada hubungannya dengan event ini gak ya?

Tema artikel yang berhubungan: , , ,

Reply