Review Komik Justice League / Power Rangers #2 (2017)

Di cerita sebelumnya, si ranger hitam Zack terlempar ke dimensi tempat Justice League berada bersama dengan Lord Zedd. Apes, Batman yang mendeteksi keberadaannya segera memintanya untuk menyerahkan diri. Tidak terima, Zack pun melawan. Begitu pula dengan rekan-rekan Power Rangers lainnya yang kemudian datang untuk menolong Zack. Karena terdesak, kali ini Batman meminta bantuan anggota Justice League yang lain. The Flash yang pertama datang sayangnya tidak bisa berbuat apa-apa saat kemudian ranger pink Kimberly mengeluarkan “Pterodactyl Dinozord Power” dan membawa Batman pergi. Apa yang akan terjadi selanjutnya di komik Justice League / Power Rangers #2 berikut ini?

Sinopsis Komik *SPOILER*

Lost in another dimension, the Power Rangers must face a team unlike any they’ve ever encountered! In a world teeming with god-like heroes and villains as monstrous as Lord Zedd, it will take more than superpowers to survive. Can the Power Rangers work with the Justice League to find a way back home? Co-published with BOOM! Studios.

Story: Tom Taylor
Art: Stephen Byrne
Color: –
Letter: –
Judul Edisi: –
Tanggal Rilis: 8 Februari 2017

Sementara Kimberly membawa Batman dengan pesawatnya, ranger lainnya bersiaga penuh, menyadari The Flash sedang diam-diam mengawasi mereka tanpa bisa terlihat dari pandangan akibat jurus gerak kilatnya. Tak lama Kimberly mengabarkan bahwa ada seseorang yang sedang terbang ‘menemaninya’ di luar. Yang ia maksud ternyata adalah Superman.

Green Lantern tiba di tempat The Flash dan segera menggunakan cincin hijaunya untuk mengurung Power Rangers. Tidak tinggal diam, mereka mengaktifkan pesawat masing-masing — Mastodon, Triceratops, Tyrannosaurus, dan Dragonzord — untuk memecahkan belenggu Green Lantern.

Jason, si ranger merah, segera mengatur strategi untuk menyerang The Flash dan Green Lantern sembari tetap menjaga keamanan penduduk sipil di sekitar TKP. Cyborg yang datang beberapa saat kemudian pun ikut serta bertarung tanpa basa-basi. Untunglah tak lama Superman muncul, bersama Kimberly dan juga Wonder Woman, yang sudah menggunakan lasso of truth-nya pada Kimberly.

Kesalahpahaman di antara Justice League dan Power Rangers klir sudah. Zack mengaku memulai menyerang karena di dunianya, secara normal, orang yang bertingkah dan menggunakan kostum seperti Batman adalah penjahat. Batman merespon dalam diam dan memasang tampang dingin. Power Rangers lantas memberitahu Justice League mengenai Lord Zedd yang ikut terbawa ke dimensi tempat mereka tinggal dan itu sebabnya mereka tidak bisa langsung kembali ke dunia mereka.

Lord Zedd sendiri tanpa disangka terlempar ke markas Brainiac. Mengetahui ‘hobi’ Brainiac dalam mengkoleksi kota dari berbagai penjuru dunia dan dimensi, Zedd tidak membuang waktu untuk mengajaknya bekerjasama. Ia akan membantu Brainiac mendapatkan kota baru untuk ia koleksi, asalkan ia bisa ‘meminjam’ beberapa makhluk yang ada di wadah kaca koleksi Brainiac.

Makhluk-makhluk tersebut, monster gurita berukuran raksasa, dilepas oleh Zedd di berbagai kota besar. Justice League dan Power Rangers pun bergegas menuju ke tempat-tempat tersebut untuk menangkap mereka sebelum sempat membuat kehancuran.


Ngakak parah di edisi ini pas bagian Zack ngomongin tentang Batman. Apalagi dengan sikap Batman yang dingin dan tengil. Pertarungan antara Justice League dengan robot Power Rangers juga lumayan seru, sayangnya hanya sebentar. Sudah keburu baikan lagi, sehingga gak mungkin bisa ngarepin ada adegan kelanjutannya di edisi-edisi berikutnya. Untuk pemilihan tokoh antagonisnya, sebetulnya sudah agak bosan dengan Brainiac, tapi yah kita lihat saja cerita selanjutnya, semoga gak jadi membosankan.

Reply