Review Komik Justice League of America #4 (2017)

Di cerita sebelumnya, JLA (Justice League of America) menjalin kontak dengan Bogna, pimpinan kelompok pemberontak Kravia. Alih-alih langsung bertindak seperti yang selama ini mereka lakukan, Batman dkk menanyakan pada Bogna bantuan apa yang mereka harapkan dari JLA. Jawabannya tentu saja, untuk mengalahkan Lord Havok dan anggota The Extremists lainnya. Mereka pun lantas berbagi tugas untuk menghadapi anggota The Extremists, seperti Batman, Vixen, dan Bogna menyerbu langsung ke markas Lord Havok di ibukota Kravia, Kravikoras. Apa yang akan terjadi selanjutnya di sinopsis komik Justice League of America #4 berikut ini?

Sinopsis Komik *SPOILER*

“THE EXTREMIST AGENDA” finale! The new JLA’s first adventure comes to a (multiple-)earth-shattering conclusion as Batman and his team takes the fight directly to Lord Havok.

Story: Steve Orlando
Art: Joe Prado, Scott Hanna (Inks) / Ivan Reis (Pencils)
Color: Marcelo Maiolo
Letter: Clayton Cowles
Judul Edisi: The Extremists Finale
Tanggal Rilis: 12 April 2017

Tidak perlu dijelaskan detil bahwa masing-masing anggota Justice League of America berhasil menyelesaikan tugas mereka dengan baik. Pengecualian terhadap The Rays. Bukan apa-apa, Dreamslayer yang harusnya ia kalahnya justru mendadak galau sendiri, dan pergi begitu saja meninggalkan The Rays yang kebingungan, berniat untuk menyelamatkan nyawa seseorang.

Tak lama kemudian, Black Canary, Killer Frost, dan Lobo bergabung dengan Batman, Bogna, dan Vixen di Kravikoras. Tapi pada akhirnya, Vixen lah yang sukses menaklukkan Lord Havok, dengan jurus racun kodok yang diam-diam ia aktifkan. Dan dengan tegas, Bogna menyatakan bahwa Lord Havok dkk akan menerima hukumannya di penjara Kravia sesuai dengan kejahatan yang telah ia lakukan.

Beberapa hari kemudian, di Sanctuary, markas JLA, Killer Frost dan Black Canary diam-diam membahas mengenai perubahan sikap Batman. Meski baik, mereka curiga ada sesuatu yang disembunyikan oleh Batman dari mereka. Terutama melihat aksi Batman yang tampak menahan diri dan berusaha untuk tidak terlalu ikut campur.

Di Angor, beberapa waktu lalu, Lord Havok membunuh Crusader, pemilik tameng bertuliskan Liberty yang sempat ia ambil alih dan kini berada di tangan JLA. Blue Jay, rekan Crusader, syok melihatnya. Namun belum sempat berbuat sesuatu, Dreamslayer sudah menyerangnya. Untuk meloloskan diri, Blue Jay mengubah dirinya menjadi sangat kecil (seperti kemampuan The Atom) dan sepertinya sekarang terjebak dalam dunia molekul.


Mungkin gak ya Blue Jay terperangkap di dunia yang sama dengan The Atom (Ray Palmer)? Siapa tahu nanti dia yang nyelamatin Ray Palmer, lantas ikut bergabung dengan JLA. Yang pasti saya setuju dengan mbak Killer Frost dan mbak Black Canary. Batman terlalu mencurigakan di JLA ini. Entah memang benar ingin berubah atau ada udang di balik batu yang belum mau ia beberkan. Semoga bukan yang kedua, karena saya termasuk yang bete dengan sikap Batman yang selalu main rahasia-rahasiaan, bahkan dengan rekan setimnya sendiri.

Tema artikel yang berhubungan: , , ,

Reply