Review Komik Justice League #8 (2016)

Di arc yang gak jelas sebelumnya, ada satu hal yang jelas, Green Lantern Jessica Cruz memutuskan untuk keluar dari Justice League pasca insiden melawan musuh yang gak jelas asal usul dan namanya itu. Akankah ini memberi dampak yang besar bagi Justice League? Atau biasa saja seperti saat dulu Green Lantern Hal Jordan melakukan hal yang sama? Entahlah. Yang pasti saat ini arc baru sudah hadir, Outbreak. Seperti apa ceritanya? Cekidot langsung sinopsis (dan spoilernya) berikut ini.

Sinopsis Komik *SPOILER*

justiceleague_8

“OUTBREAK” part one! Someone is hacking into the Justice League’s computers, causing the Batcave’s weapons and security systems to turn against the Dark Knight and the Watchtower satellite to plummet to Earth—with Cyborg trapped on board.

Story: Bryan Hitch
Art: Neil Edwards (Pencils) / Daniel Henriques (Inks)
Color: Tony Avina
Letter: Richard Starking & Comicraft
Judul Edisi: Outbreak Part One
Tanggal Rilis: 2 November 2016

Hadirnya The Kindred beberapa waktu lalu menimbulkan ribuan korban jiwa di seluruh penjuru dunia. Untungnya hanya satu yang meninggal, Diane Palmer. Saat ini sedang dilangsungkan pemakamannya. Di BatCave, Batman (Bruce Wayne) dan Alfred sedang memperbaiki markas dan juga peralatan mereka yang rusak pasca diserbu oleh Superman yang kalap di edisi sebelumnya. Mereka juga menginstall sistem keamanan baru dimana seluruh kendaraan mereka kini dilengkapi dengan sistem pertahanan otomatis.

Di Watchtower, Cyborg yang sedang mengamati newsfeed pemakaman Diane Palmer tiba-tiba merasakan ada yang janggal di sana, semacam kode tambahan yang tersembunyi di dalam photon (entah apa pula ini maksudnya). Namun saat itu sudah terlambat baginya untuk bertindak karena kode tersebut telah masuk ke dalam tubuhnya, dan berlanjut masuk ke sistem watchtower.

Akibatnya, kini sistem komputer di BatCave juga ikut tercemar dan auto-defense dari kendaraan-kendaraan Batman yang baru saja terinstall langsung aktif, dengan target utama menyerang Batman. Batman berusaha untuk mematikan dan mengoverride sistem dengan perintah suara, tapi ditolak. Bahkan kode aksesnya pun ditolak. Ia pun berusaha mati-matian untuk menghindar dari serangan kendaraan-kendaraannya sendiri.

Di Watchtower, dengan sistem operasi yang sudah tersusupi, Cyborg tidak bisa lagi mengontrol tubuhnya. Entah siapa yang ada di belakang kejadian itu, tapi yang jelas ia mengarahkan Cyborg untuk menuju pintu keluar watchtower. Lagi-lagi tidak jelas bagaimana caranya, tiba-tiba watchtower sudah jatuh dan kini dalam perjalanan menghujam bumi. Cyborg pun mati-matian berusaha untuk mengejar dan menangkapnya.

Kembali ke BatCave. Alfred berusaha untuk me-reroute akses komputer tapi tidak ada gunanya. Akhirnya ia menyarankan bosnya untuk menggunakan cara yang lebih to-the-point… langsung menghancurkan kendaraan-kendaraan tersebut. Dan Alfred pun memulainya dengan menggunakan bazoka untuk menyerang T-Rex simpanan Batman yang ada di BatCave (???).

Di kediaman keluarga Palmer, Bobby, anak Diana Palmer, heran karena sejak pulang dari pekamaman ayah mereka mengurung diri di dalam garasi. Sementara itu, tepat sebelum watchtower menghantam kota San Fransisco, Cyborg berhasil mengakses fungsi boom tube miliknya dan menteleport watchtower kembali ke angkasa. Apesnya, ia sendiri terjatuh ke jalanan. Sesaat kemudian, anggota Justice League minus Batman dan Superman, berdatangan ke tempat Cyborg terjatuh, mengaku mendapat sinyal darurat darinya. Cyborg segera menyadari bahwa ia masih belum berhasil mengambil alih sistemnya kembali dan siapapun itu yang melakukannya, ia juga yang mengembalikan watchtower serta memanggil Justice League.

Di BatCave, tersisa satu kendaraan lagi yang belum dihancurkan. Batman berniat untuk tidak menghancurkannya demi mengambil sampel virus yang telah menyerang sistem komputernya. Alfred mengusulkan untuk menggunakan sepeda motor pre-digital yang mereka miliki. Batman menyetujuinya. Ia pun segera mengendarainya untuk memancing Bat-Mobile yang tersisa sementara Alfred masuk ke dalamnya untuk mengunduh virus tersebut. Usahanya berhasil. Tapi sesaat sebelumnya, Bat-Mobile sempat melepaskan rudal ke arah Batman. Batman memang berhasil menghindar, tapi rudal tersebut meledakkan pilar penyangga gua dan mengakibatkan gua ambruk dan *sepertinya* menimpa Batman.

Di San Fransisco, Cyborg berusaha menjelaskan bahwa ada yang berhasil meng-hack sistem Watchtower dan juga sistem operasinya, sehingga ia tidak bisa mengontrol dirinya sendiri. Di saat itu, tubuhnya bergerak sendiri meraih Green Lantern Simon Baz, mengakses green ring miliknya, dan mengeluarkan berbagai makhluk dari dalam cincin tersebut.


Well, awalnya tampak menjanjikan, tapi semakin lama kebiasaan Hitch kumat. Cerita jadi makin gak jelas dan membingungkan. Saya jadi curiga akan adanya dua kemungkinan: (1) Hitch tahu apa yang akan ia ceritakan tapi jatah halaman tidak cukup sehingga terpaksa disingkat; atau (2) Hitch tahu poin-poin cerita yang akan ia buat tapi tidak tahu bagaimana merangkaikannya. Entah mana yang benar. Ditambah lagi, edisi ini terbit bersamaan dengan Cyborg #4, yang ceritanya si Cyborg juga tidak bisa mengontrol tubuhnya sendiri. Kesan membosankan jadi makin terasa. Hitch OUT please.

Tema artikel yang berhubungan: , ,

Reply