Review Komik Justice League #52 (2016)

Arc “Darkseid Wars” memang sudah usai di Justice League #50, begitu pula dengan serial Justice League yang bakal berhenti di angka 52 ini. Tapi cerita di edisi #52 ini ternyata cukup menarik untuk disimak karena menjadi penghubung yang signifikan antara cerita sebelum dan sesudah DC Universe Rebirth. Terutama karena event di buku ini terjadi tepat sebelum kisah Action Comics #957. Penasaran? Yuk simak sinopsisnya berikut ini. Cekidot!

Sinopsis Komik *SPOILER*

justiceleague_52

Story: Dan Jurgens
Art: Tom Grummett (Penciller) / Danny Miki, Mark Morales, Scott Hanna (Inkers)
Color: Gabe Eltaeb
Letter: Carlos M. Mangual
Judul Edisi: That Which You Manifest Is Before You
Tanggal Rilis: 22 Juni 2016

Jubah milik almarhum Superman (versi New 52) kini dimiliki oleh pihak Daily Planet, dimana Perry White menginginkan jubah tersebut dipajang di sana untuk mengenang jasa Superman yang bekerja di sana sebagai Clark Kent. Lex Luthor, yang kini memiliki kostum tempur berlambang S, hasil pemberian warga Apokolips (baca arc ‘Darkseid Wars’), berniat untuk mengambilnya, tapi tidak diperbolehkan oleh Perry. Saat itu pula datang anggota Justice League lainnya, yang menanyakan kenapa ia kembali ke bumi. Lex pun menanyakan bagaimana Superman bisa meninggal karena pada saat kejadian tersebut ia masih berada di Apokolips.

Setelah mengetahui sedikit banyak tentang kejadian yang mengakibatkan Superman menghembuskan nafas terakhir (tapi tidak dengan keberadaan Superman ‘baru’ yang berasal dari Pre New 52 yang sengaja tidak diceritakan oleh Batman dkk), Lex meninggalkan tempat tersebut. Perlu diketahui, baju tempur miliknya terintegrasi dengan mother box, yang tidak hanya memberikan kekuatan super kepadanya, melainkan juga pengetahuan dan insting super. Termasuk ketika sesaat kemudian ia mendeteksi adanya aksi pencurian senjata yang sedang berlangsung.

Justice League #52 (2016) - Page 11

Tidak seperti Superman yang berusaha tidak menimbulkan korban jiwa, Lex a.k.a The Man of Steel tidak peduli akan hal tersebut. Yang penting baginya penjahat berhasil ditaklukkan. Demikian pula saat ia mengalahkan komplotan penjahat tersebut satu demi satu, yang justru menimbulkan rasa takut di seorang penduduk sipil yang kebetulan sempat disandera oleh salah satu penjahat.

Usai ‘membasmi’ kejahatan, Lex membesuk Lena di rumah sakit, saudarinya yang beberapa waktu lalu menembaknya dan kini dalam keadaan koma. Ia juga membeli saham Daily Planet, mengambil jubah Superman, dan menggunakannya, sembari mengucap janji (pada Lena) dalam hati bahwa ia akan menjadi sosok yang patut untuk dibanggakan sebagai Superman.


Wooooowwwww, Lex tobat, saudara-saudara!!! Satu lagi kejutan menarik di era Rebirth yang bikin gak sabar untuk terus diikuti kelanjutannya. Tapi jujur agak sedikit mual denger.. eh baca kata-kata Perry yang bilang kalau Clark sudah bagaikan anak dia sendiri. Lupa ya kalau di event Truth kemarin, setelah tahu identitas asli Superman, dia yang paling nyakitin hati Clark dengan kata-katanya?! #emosijiwa

Tema artikel yang berhubungan: , ,

Reply