Review Komik Justice League #10 (2016)

Di cerita sebelumnya, The Flash memberi ide untuk memanfaatkan protokol keamanan darurat yang ada di cincin Green Lanterns untuk menghilangkan semua makhluk dan monster ciptaan cincin hijau tersebut yang sedang menyerang anggota Justice League. Usaha itu ternyata berhasil. Sementara itu, Batman berhasil mendapat petunjuk mengenai virus yang menyerang sistem komputer Cyborg dan juga miliknya. Apa yang akan terjadi selanjutnya di sinopsis komik Justice League #10 berikut ini?

Sinopsis Komik *SPOILER*

“OUTBREAK” part three! The identity of the Justice League’s mysterious new villain is revealed as the League uncovers a shocking connection to the Kindred invasion. This mysterious new foe ups the ante by releasing dozens of the team’s enemies from prisons around the world!

Story: Bryan Hitch
Art: Daniel Henriques (Inks) / Neil Edwards (Pencils)
Color: Adriano Lucas
Letter: Richard Starkins & Comicraft
Judul Edisi: Outbreak Part Three
Tanggal Rilis: 7 Desember 2016

Setelah masuk ke dalam rumah, James Palmer memberitahu Batman serta anggota Justice League lainnya bahwa yang menjadi korban dari The Kindred bukan hanya istrinya, Diane Palmer. Meski satu-satunya korban jiwa hanyalah Diane, namun banyak tetangga mereka yang mengalami efek samping dari The Kindred. Mulai dari melamun, meracau, dan lain sebagainya. Ia sendiri mengaku sama sekali tidak menyalahkan Justice League atas apa yang terjadi pada istrinya dan selama ini berada di garasi untuk menyelesaikan urusan pekerjaannya yang sempat terbengkalai. Kalau pun ada yang ingin ia lakukan, itu hanyalah menghack sistem milik perusahaan Luthor maupun Wayne, mengambil uang mereka dan membagikannya pada penduduk yang menjadi korban The Kindred.

Pembicaraan berlanjut pada potongan source code buatan James yang menjadi bagian dari source code virus yang menyerang Justice League. James dengan yakin menyatakan bahwa ia sudah menyimpannya baik-baik dan tidak mungkin seseorang dapat mengambilnya begitu saja. Tanpa disangka, anaknya, Lily, menimpali bahwa ialah sebenarnya yang sudah menggunakan kode sumber ayahnya tanpa ijin sebagai bagian dari program yang ia buat, Genie. Program tersebut mampu untuk melakukan apa saja yang diinginkan oleh penggunanya. Dan dengan tambahan source code milik James, Genie bahkan mampu untuk menembus semua sistem firewall yang ada.

Lily memberitahu mereka bahwa ia sama sekali tidak berniat untuk menggunakan programnya itu untuk menyerang siapa pun. Ia hanya menginstallnya di iPad miliknya untuk dipamerkan ke teman-temannya. Setelah diperiksa, ternyata Bobby yang menggunakan iPad milik Lily, dan tentu saja bukan kebetulan kalau ia juga tanpa sengaja menggunakan program milik Genie. Masalahnya kini, Bobby baru saja menanyakan pada Genie bagaimana seandainya Justice League kalah dan ibunya masih hidup. Genie merespon dengan menyiapkan sebuah game bernama The Villains, dimana seluruh penjahat super akan hadir untuk mengeroyok Justice League.

Cyborg hendak mematikan sistem Genie, namun Batman memberitahunya bahwa semua sudah terlambat. Ia benar. Satu demi satu super-villain bermunculan di rumah keluarga Palmer. Mulai dari Giganta, Count Vertigo, Gizmo, Plastique, Heatstroke, Jinx, Mammoth, Major Disaster, Coldsnap, Shimmer, Girder, hingga Psimon. Batman segera mengamankan keluarga Palmer di dalam rumah mereka, sementara yang lain berusaha menghadapi komplotan villain tersebut. Saat Lily hendak mematikan sistem Genie, tanpa disangka Scarecrow muncul dan melumpuhkan mereka semua.

Di luar rumah, nasib Wonder Woman dkk tidak jauh berbeda. Muncul satu sosok villain yang membuat mereka tidak bisa lagi bersantai-santai. Ia adalah Amazo.


Finally, issue Justice League pasca Rebirth yang ceritanya bisa dimengerti dengan mudah. Walau jika dicari-cari kesalahannya masih ada sih. Terutama tentang Genie, program dengan kemampuan sehebat itu, yang dibuat oleh seorang anak kecil. Tapi mengingat selama ini Hitch belum berhasil menghadirkan edisi Justice League yang gamblang, saya beri acungan jempol untuk Justice League #10 kali ini. Suka juga dengan kehadiran banyak super-villain yang anti mainstream alias jarang nongol.

Tema artikel yang berhubungan: , ,

Reply