Review Komik Eclipse #6 (2017)

Di cerita sebelumnya, Rose / Cielo tetap merasa hidupnya tidak tenang meski pendeta albino yang berusaha membunuhnya sudah berhasil dikalahkan. Ia mencoba mencari David Baxter (Bax) untuk meminta bantuan, namun Bax sendiri saat itu sedang diminta untuk menangani suatu misi di pinggiran kota. Pertemuan tanpa sengaja dengan kapten James Averly membuat Cielo mempercayai niat Averly untuk membantunya. Sementara itu, Bax menyadari bahwa ada sesuatu di balik misi yang ditugaskan kepadanya. Sesuatu yang tanpa disangka berkaitan dengan misteri kemampuan pendeta albino untuk bertahan dari radiasi sinar matahari. Apa yang akan terjadi selanjutnya di sinopsis komik Eclipse #6 berikut ini?

Sinopsis Komik *SPOILER*

As Cielo digs further for answers, she meets a new ally in the city’s seedy and secret Underground, but also finds herself pursued by her father’s agents. Meanwhile, Bax has discovered a new man in the wasteland who doesn’t burn in the sunlight, but to learn more, Bax must confront an old friend turned dangerous enemy.

Story: Zack Kaplan
Art / Cover: Giovanni Timpano
Tanggal Rilis: 19 April 2017

Berbekal pin berbentuk sayap yang ia temukan dalam kumpulan barang bukti kasus pendeta-anti-sinar-matahari, Cielo pergi menemui orang yang dikenal dengan nama The Conductor di pasar gelap. Tanpa disangka, The Conductor memberitahunya bahwa Cielo saat ini sedang diperalat oleh ayahnya sendiri untuk membawa mereka menuju tempat The Conductor berada agar bisa menahannya. Dan ternyata benar, tak lama kemudian, kapten Averly, walikota Brandt, dan anak buah mereka datang untuk menangkap The Conductor. Seraya memberikan lentera yang ia bawa pada Cielo, The Conductor mempersilahkan Cielo untuk melihat sendiri kebenaran yang ada. Ia juga sempat menegaskan bahwa pertanyaannya bukan “kenapa” pendeta tersebut berniat untuk membunuh Cielo, melainkan “darimana” pendeta tersebut berasal.

Ayah Cielo berusaha membujuk Cielo untuk mendekat ke arahnya, namun Cielo lebih mempercayai The Conductor. Setelah mengambil lentera dari tangan The Conductor, Cielo bergegas berlari menuju arah yang ditunjuk oleh The Conductor. Satu demi satu anak buah walikota yang mengejar Cielo terpaksa meregang nyawa, terkena paparan sinar matahari tanpa sengaja. Namun walikota Brandt yang memang menyayangi Cielo tetap keukeuh mengejarnya, hingga akhirnya ia melihat sendiri bagaimana Cielo tercebur ke dalam saluran pembuangan air dan terbawa arus menuju lubang keluar.

Sementara itu, Bax (David Baxter) diminta untuk bernegoisasi dengan mantan walikota Holden, bahan makanan atau apalah ditukar dengan si manusia-anti-sinar-matahari. Holden ternyata telah bersiap menunggunya di dalam dan sama sekali tidak berniat untuk melakukan negosiasi. Ia menegaskan bahwa Bax mungkin sama sekali tidak tahu apa yang sebenarnya telah terjadi dan ia telah dimanfaatkan untuk membuat Holden dan pasukannya lengah. Benar saja, tak lama datanglah sepasukan tentara lengkap dengan tank, yang tanpa basa-basi meledakkan tembok ‘benteng’ markas Holden, mengakibatkan sinar matahari masuk ke dalam dan membunuh orang-orang di sana…


Beuh, makin seruuuu. Sepertinya makin jelas bahwa walikota Brandt (dan kapten James Averly) punya agenda jahat yang disembunyikan selama ini. Tidak hanya tega memperalat Bax, Cielo sendiri pun ia manfaatkan. Sayangnya untuk misteri manusia-anti-sinar-matahari masih belum juga ada petunjuk. Semoga bukan sengaja untuk diulur lagi ke miniseri putaran ketiga.

Tema artikel yang berhubungan: , , ,

Reply