Review Komik Detective Comics #955 (2017)

Di cerita sebelumnya, Ra’s Al Ghul yang pura-pura membantu Shiva, membuka kembali seluruh ingatan Batman tentang League of Shadows yang selama ini sengaja ia kunci. Sementara itu, Orphan (Cassandra Cain) yang sebelumnya dikalahkan oleh Shiva, ternyata mampu bangkit kembali dan kini seorang diri berjuang melawan pasukan League of Shadows yang jumlahnya ribuan. Di The Belfry, Ulysses dan pasukan The Colony datang untuk membebaskan General Jacob Kane beserta tahanan lainnya. Menyadari bahwa League of Shadows sudah tidak mungkin dikalahkan, Kane berniat untuk menghancurkan kota Gotham dengan membawa serta seluruh League of Shadows. Apa yang akan terjadi selanjutnya di sinopsis komik Detective Comics #955 berikut ini?

Sinopsis Komik *SPOILER*

“League Of Shadows” part five! All of her teammates are broken—or dead. There’s only one fighter left to stand between the League of Shadows and Gotham City’s total destruction. This is Cassandra Cain’s greatest battle—the fight she was born for! Do not miss the most astounding action sequence of the year!

Story: James T Tynion IV
Art: Marcio Takara
Color: Marcelo Maiolo
Letter: Sal Cipriano
Judul Edisi: League of Shadows Part Five: Fists of Fury
Tanggal Rilis: 26 April 2017

Kate Kane (BatWoman), Luke Fox (BatWing), dan Jean-Paul Valley (Azrael) ditawan oleh pasukan League of Shadows di dalam gorong-gorong kota Gotham. Sementara itu, tersaji adegan flashback saat Cassandra Cain (Orphan) sempat mengistirahatkan diri sejenak di kamar apartemennya pasca dikalahkan oleh Shiva. Saat terbangun, ia mendapati dirinya tidak sendiri. Ada wanita lain, rekannya di tempat kursus balet, Christine Montglair, yang ternyata tidak hanya sekedar menungguinya, melainkan juga sudah membalut luka-lukanya. Christine bahkan mengaku bahwa ia sudah menyadari bahwa Cassandra adalah Orphan, pahlawan kota Gotham yang sering beraksi bersama Batman.

Orphan yang terpuruk pasca kejadian dengan Shiva akhirnya bersemangat kembali berkat masukan dari Christine, yang membandingkan Orphan dengan sosok pahlawan wanita dalam buku dongeng anak-anak yang sering ia baca sejak kecil. Setelah memberitahu siapa namanya yang sebenarnya, Orphan pun pergi meninggalkan apartemennya untuk menyerang pasukan League of Shadows seperti yang sudah terlihat di edisi sebelumnya.

Aksi Orphan menghadapi ribuan pasukan League of Shadows sampai juga ke telinga Shiva, yang saat itu baru saja meminta anak buahnya untuk mencopoti kostum yang dikenakan Batman agar ia tidak bisa berkutik. Entah bagaimana ceritanya, pada akhirnya Batman, Clayface, BatWoman, BatWing, dan juga Azrael telah siap kembali untuk membantu Orphan menghadapi Shiva.

Sementara itu, Ulysses ternyata benar-benar mengambil kostum milik Red Robin dari BatCave. Ia juga sudah menyiapkan strategi untuk mewujudkan perintah General Kane untuk membumihanguskan kota Gotham beserta seluruh pasukan League of Shadows. Saya kurang paham dengan penjelasannya yang terlalu ilmiah, tapi dari sorot mata Ulysses dan Kane, sepertinya itu adalah sesuatu yang sangat mematikan dan sadis.


Ceritanya mungkin tidak bermasalah, tapi artworknya yang, entahlah, artistik namun justru membuat cerita jadi membingungkan. Cerita juga agak terkesan dipaksakan karena banyak plot hole yang tidak terlihat. Seperti bagaimana Clayface yang sudah hancur berkeping-keping bisa pulih kembali. Atau Batman yang dalam kondisi dirantai bisa tiba-tiba sudah menghilang dari hadapan Shiva dan bergabung dengan Orphan. Atau bagaimana BatWoman, BatWing, dan Azrael terlepas dari tawanan League of Shadows. Semuanya tidak dijelaskan.

Di sisi lain, karakter Ulysses semakin lama semakin terlihat sifat maniaknya. Saya curiga suatu saat dia bakal jadi sosok villain yang bisa memusingkan Batman dkk.

Tema artikel yang berhubungan: , , ,

Reply